His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Sayang...


__ADS_3

 


HAPPY READING GUYS


 


_______________


“Aku berjanji padamu, apapun yang kamu inginkan akan aku berikan tanpa terkecuali selama aku mampu memberikannya padamu sayang… aku juga berjanji akan selalu ada untukmu sayang… aku tidak akan membiarkanmu melewati ini semua sendiri tanpa kehadiranku disisimu lagi seperti saat kamu mengandung Art sayang…” ucap Kim penuh dengan ketulusan dan ia juga mencium kening Aom cukup lama… seakan ia sedang membagi kebahagiaan yang mereka rasakan berdua…


“Aku mencintaimu suamiku… terima kasih atas segalanya selama ini sayang…” ucap Aom lalu menahan dagu Kim dengan kedua tangannya mengusap lembut pipi lelakinya ini…


Cup!


Aom memberikan ciuman di bibir Kim, ciuman yang sangat manis dan lembut yang membuat Kim tak mau ciuman ini berakhir dengan cepat… hahaha…


Setelah sup buatan ibu dan Art matang mereka segera makan bersama dan bersenda gurau bersama…


kebahagiaan terpancar dengan jelas dari meja makan tersebut…


Selesai makan mama Aom dan beberapa pelayan membereskan piring dan peralatan makan lainnya, sedangkan Aom sedang dalam mode manjanya kepada Kimnya…


“Kim…” ujar Aom


“heemmm... Iya sayang?” sahut Kim lembut sambil mendekap istrinya ini dari belakang


“Gendong…” rengek Aom manja


“Hahaha… oke..oke..” sahut Kim terkekeh melihat tingkah menggemaskan istrinya ini


“Sekarang mau tidur apa mau nonton tv sayang? Atau kamu mau sesuatu?” tanya Kim penuh perhatian

__ADS_1


“Aku mau tidur saja sayang… aku tiba-tiba ngantuk…” sahut Aom sambil mengeratkan pelukannya


Kim langsung menggendong Aom menuju kamarnya, sepanjang langkah kakinya Kim tersenyum karena merasa sangat lucu kenapa Aom bisa seimut ini…


dia sangat menikmati berada di gendongan Kim dengan posisi seperti koala ini…


Sesampainya di dalam kamar tepatnya di depan ranjang empuk mereka itu, Kim menundukkan badannya hendak membaringkan kekasih hatinya ini yang katanya sudah mengantuk sekarang ini…


namun ternyata Aom tidak mau melepaskan pelukannya bahkan ia semakin mengeratkan pelukannya lagi di leher Kim itu…


“Kenapa sayang? Katanya mau tidur? Gimana mau tidur kalau terus kayak gini?” tanya Kim sambil menahan tawanya


“Tidak mau! Aku mau tetap seperti ini…” rengeknya dan berhasil membuat Kim Hansnya ini patuh menuruti apa maunya....


“Oke baiklah… apapun demi Aomku akan aku lakukan meskipun nanti aku sakit pinggang hahaha” sahut Kim diselingi tawanya


Kurang lebih sudah 20 menitan Kim bertahan dalam posisi aneh mereka ini… Kim berhasil bertahan dengan kekuatannya dan menahan pikirannya tetap jernih…


Laki-laki mana yang tidak tergoda jika perempuan yang ia cintai berada dalam pelukannya serta berada di bawah kuasanya sepenuhnya seperti ini…


naluri kelaki-lakiannya terus meronta meminta disalurkan namun Kim menahannya dengan sekuat hatinya…


“Ingat Aom sedang mengandung buah hatimu Kim Hans… jangan terbawa nafsu dan membahayakan mereka berdua… tahan… tahan….” Batin Kim terus mengingatkan dirinya sendiri…


Setelah cukup lama ia mendengar dengkuran halus yang menandakan bahwa Aom sudah benar-benar tertidur dalam pelukannya yang nyaman itu…


Kim melepaskan pelukannya dengan perlahan-lahan agar Aom tidak merasa terganggu dalam tidurnya… setelah membaringkan tubuh istrinya dengan baik Kim menyelimutinya…


Kemudian pintu terbuka dan Art berlari ke dalam kamar dengan antusias menghampiri papa kesayangannya ini…


“pa… ayo kita latihan lagi pa… ayo pa…” bujuk Art mengajak Kim untuk latihan menembak lagi

__ADS_1


“Isssssttttttt….. mamamu sedang tidur jangan berisik sayang… ayo kita keluar…” sahut Kim sambil menyentuhkan jari telunjuknya di bibir manisnya itu mengisyaratkan anaknya untuk diam…


Art mengikuti gerakan Kim dengan menyentuhkan jarinya juga seperti yang Kim lakukan lalu mengikuti langkah papanya keluar kamar…


“baiklah kita akan latihan tapi tidak di dermaga ya anakku sayang…” ujar Kim saat mereka sudah di luar kamar dan menutup pintu tentunya


“Lalu dimana pa? Ada tempat lain ya?” tanya Art dengan polosnya


“tentu saja ada Art… banyak…” sahut Kim sambil mengusap lembut rambut anaknya ini


“Ayo kita pergi sekarang…” ajak Kim


“Let’s Go daddy!” sahut Art dengan antusias


“Bu jika nanti Aom bangun dan menanyakan kami bilang kami srdang latihan di lapangan bawah ya bu… jika ibu dan dia perlu sesuatu segera hubungi aku juga bu…” ujar Kim sambil mencium tangan ibu Wananya ini, begitu juga Art yang ikut mencium tangan neneknya


“Iya Kim tenang saja… tapi jangan terlalu keras latihan ya… Jangan lupa Art masih kecil…” sahut mama Aom mengingatkan


“Tentu saja bu… aku tidak akan memaksanya berlatih keras… bye bye nek…” ujar Kim menirukan gaya Art biasanya berbicara pada Neneknya ini…


“Dasar anak nakal…” ujarnya dan menepuk bahu Kim gemas


“ayo pa… lama sekali…” protes Art karena Kim terlalu lama


“tuh liat itu Bu… bukan aku yang terlalu bersemangat melatihnya tapi dia yang benar-benar suka berlatih layaknya sedang bermain-main saja hahaha…” ujar Kim lalu berjalan mendekati putranya itu


“Bye bye nek!” seru Art sebelum benar-benar keluar dari rumah megah mereka itu…


______________


jangan lupa vote, like dan komentarnya guys....

__ADS_1


__ADS_2