His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Acara Kantor 1


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Kim menggandeng tangan Aom menuju ke garasi mobilnya yang luas itu...


Kemudian ia memilih mobil Porsche hitamnya yang akan digunakan untuk mengantar dirinya dan Aom menuju perusahaan hari ini...


"bawa mobil Porschenya..." perintah Kim pada anak buahnya itu


"baik tuan..." sahutnya lalu bergegas menyiapkan mobilnya...


"silahkan tuan putriku... ah, maksudnya ratuku..." canda Kim pada Aom saat ia membukakan pintu untuk istrinya itu


"kamu ini ada-ada saja Kim..." sahut Aom sambil geleng-geleng kepala melihat Kimnya ini...


Selama di perjalanan menuju kantor pusat Hans Group, Kim benar-benar disibukkan oleh telepon dari Zee... yang terus menerus menelepon Kim sedari mereka berangkat tadi...


"huh, aku hampir lupa hahaha..." ujar Kim saat menutup teleponnya...


"kenapa sayang? apa ada masalah di perusahaan?" tanya Aom yang nampak khawatir


"tidak sayang... hanya saja aku lupa kalau hari ini ada peluncuran produk baru, parfum dan beberapa kosmetik lainnya yang baru dari salah satu cabang Hans Group... jadi aku harus menghadirinya..." sahut Kim dengan enteng


"kenapa tumben sekali kamu lupa akan jadwalmu? tidak seperti tuan Kim yang biasanya..." ledek Aom karena biasanya Kim adalah orang yang sangat perfeksionis dalam segala hal...


"ini terjadi karena fokusku terbagi sayang... aku tidak mungkin bisa bekerja dengan baik jika istriku sedang cemburu dan tak mau berbicara sepeatah katapun padaku..." ujar Kim sambil tersenyum tipis pada Aom,

__ADS_1


"ooo... jadi maksudmu ini semua karena kesalahanku begitu?" tanya Aom sambil memasang wajah yang seolah-olah sedang menantang Kim


"tidak... ini bukan kesalahanmu... ini hanya sebuah kelemahan yang puluhan tahun tak bisa kuatasi... aku terlalu mencintai putri dari paman Manaying dengan segenap hati dan jiwaku... sampai-sampai aku bisa melakukan apapun untuk dirinya... bahkan jika untuk kebahagiaannya aku rela menyerahkan nyawaku padanya..." sahut Kim dengan lembut namun benar-benar serius...


"jangan mengatakan hal-hal seperti itu lagi, atau aku akan benar-benar marah padamu..." ujar Aom sambil menarik Kim menghadap kepadanya


"aku hanya mengatakan kebenarannya... kamu dan anak-anak adalah kelemahan terbesarku... hanya itu sayang... aku tidak pernah berharap jika itu suatu hari harus terjadi karena apapun itu aku tidak akan mau... kecuali kamu yang mau..." sahut Kim dengan serius... bahkan Aom dapat melihat keseriusannya di dalam mata Kim yang sedang menatapnya dengan lekat...


"aku tidak akan pernah memintamu untuk pergi Kim... tidak akan pernah... apapun yang terjadi!" sahut Aom lalu ia mengecup bibir Kim singkat dan menjauhkan dirinya sebelum Kim memulai aksi nakalnya di mobil ini...


"sayang... itu tidak cukup... lebih lama..." goda Kim pada Aom


"jangan nakal... kita sudah sampai di kantor, kamu harus bekerja dengan baik sayang..." sahut Aom sambil turun dari mobil mereka itu dan langsung masuk ke dalam kantor meninggalkan Kim yang masih duduk di mobil...


"menurutmu apa Aom ku itu suatu hari akan meninggalkan aku?" tanya Kim pada anak buahnya itu


"aku hanya berharap aku bisa selalu melindungi mereka.... oo iya bagaimana kabar anakmu Petjah?" tanya Kim padanya


"dia baik tuan... dia sedang berusaha menyelesaikan studinya di Chicago dan juga segera menyelesaikan tugas yang anda berikan padanya di New York tuan... terimakasih karena tuan telah membiayai kuliah putra saya satu-satunya itu..." sahutnya sambil membungkukkan badan kepada Kim setelah mereka keluar dari dalam mobil itu...


"tidak masalah... kau juga kan sudah sangat berjasa dalam hidupku, jika tidak ada keluargamu mungkin aku tidak akan pernah bisa kembali kesini lagi, jadi jangan terlalu formal seperti ini, aku tidak suka..." ujar Kim sambil berjalan masuk kedalam kantornya...


"tuhan terima kasih karena telah mengirimkan orang baik ini kepada keluargaku..." doa Petjah dalam hatinya...


***


Setelah menyelesaikan pekerjaannya yang begitu banyak di kantor, masih ada 2 jam lagi sebelum acara peluncuran produk baru itu dilakukan...

__ADS_1


Kim bangun dari kursi tempatnya sedari tadi menyelesaikan semua perjanjian bisnis yang menumpuk begitu banyaknya...


"sayang... apa semuanya sudah selesai?" tanya Aom yang sedari tadi ikut membantu Kim bekerja dengan membereskan berkas-berkas yang sudah selesai dan juga memberitahukan rincian dari berkas perjanjian kerja sama itu agar Kim tidak terlalu lelah untuk membaca semua dokumen itu secara detail satu persatu...


"sudah sayang... ayo kita pergi..." sahut Kim sambil menggenggam tangan Aom


"kemana? bukannya sebentar lagi akan ada acara peluncuran produk kosmetik yang baru itu?" tanya Aom karena Kim mengajaknya pergi padahal ia masih memiliki agenda lainnya yang harus ia hadiri sebagai presiden direktur Hans Group saat ini...


"kita akan pergi ke butik sayang... bukannya kamu ingin memilihkan dan membelikanku jas yang bagus menurutmu, seperti yang kamu katakan pagi tadi?" tanya Kim pada Aom yang enggan untuk beranjak dari tempat duduknya itu...


"iya aku mau sayang, tapikan kamu masih ada acara.... apa waktunya akan cukup jika kita pergi sayang? memangnya jam berapa acaranya nanti?" tanya Aom lagi


"cukup, pasti cukup sayang... acaranya masih 2 jam lagi... lagi pula acara seremonial seperti itu, akan dimulai bukan pada jam yang ditentukan... itu masih waktunya registrasi untuk para undangan, sedangkan aku kan tidak perlu registrasi... aku presdirnya..." sahut Kim


"hooiiih... sombongnya pak Presdir satu ini... hahaha" ujar Aom sambil tertawa kecil


"aku tidak sombong sayang... itu kenyataannya... dan kamu ini adalah istri kesayangannya Presdir Hans Group yang terkemuka ini... ayo cepat, kita berangkat..." ajak Kim sambil memasukkan ponselnya kedalam saku jasnya...


" baiklah ayo sayang..." sahut Aom


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2