His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Kebodohan


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang? Jika perekonomian hancur maka pemerintahan juga perlahan namun pasti akan hancur juga!" Tanya perdana menteri itu kepada Charka,


"Pertama-tama anda harus menarik dukungan dari pihak militer, karena selama ini pihak militer hanya ingin dan mau berpihak penuh kepada sang raja, dan yang kedua jangan sampai pihak kerajaan turun tangan mengatasi segala macam masalah yang terjadi saat ini... Tentu saja saya akan terus mencoba mencari jalan keluar yang terbaik dari setiap masalah yang terjadi, saya sangat yakin tindakan mereka ini tidak akan bisa bertahan lama... Dan kita sebentar lagi akan bisa memukul mundur semua serangan yang mereka berikan hari ini dan esok hari..." Ujar Charka dengan penuh keyakinan dan setelah itu mereka segera membahas tentang rencana-rencana yang akan segera mereka jalankan...


***


Beberapa hari berlalu, tidak ada satupun usaha yang dilakukan oleh pemerintah yang dapat membuahkan hasil... Perekonomian terus semakin memburuk, rakyat mulai kelaparan dan membuat kekacauan dimana-mana...


Kudeta-kudeta kecil namun memberikan dampak yang besar mulai terjadi dimana-mana, semua orang berdemonstrasi dan menuntut digulingkannya rezim pemerintahan yang sedang bertugas karena dinilai tidak sanggup dan tidak bisa menjalankan pemerintahan dengan baik sesuai dengan jalur yang semestinya...


Inflasi terus terjadi dan semakin kuat hingga mencapai angka 400% yang membuat perekonomian semakin memburuk dan mendekati jurang kehancuran...


Mendapatkan tekanan yang begitu besar, Perdana menteri tidak lagi bisa berpikir dengan jernih... Karena perdana menteri merasa memiliki kuasa dan kekuatan atas jabatan yang dimiliki sekarang, ia mengeluarkan perintah agar siapapun yang berani melakukan kudeta akan berhadapan langsung dengan aparat kepolisian yang tak segan-segan akan melakukan tindakan kekerasan jika ada demonstran yang berani membuat kerusuhan lagi...


Namun tindakan ini bukannya dapat menenangkan dan memukul mundur para demonstran, tapi malah semakin memancing kemarahan rakyat sehingga membuat keadaan semakin kacau balau...


"Apa yang si perdana menteri bodoh ini lakukan?! Kenapa rakyat bisa memilih seseorang yang sebodoh ini untuk menjadi pemimpin mereka?!" Geram Charka di dalam kantornya melihat berita yang terus menerus ditayangkan di banyak media...


Tak sempat untuk menemui si perdana menteri itu, Charka sebagai kepala badan intelijen negara dipanggil untuk segera menghadap ke aula kerajaan atas perintah yang mulia raja...

__ADS_1


Di sisi lain, perdana menteri itu juga mendapatkan titah yang sama...


Ia juga diperintahkan untuk menghadap yang mulia raja hari ini juga...


***


Di aula kerajaan,


Yang mulia raja duduk tenang di singgasananya, sedangkan kedua orang yang ia perintahkan untuk menghadap telah duduk bersimpuh di hadapannya...


Di sisi yang mulia raja juga sudah berdiri dengan begitu tegap sang jendral dan juga wakilnya di kemiliteran yang terkenal hanya akan royal kepada pihak kerajaan tidak kepada pihak yang lainnya...


Setelah hampir satu menit membiarkan aura kecanggungan menguasai seisi ruangan aula kerajaan itu karena perdana menteri negeri ini dan juga kepala badan intelijen negara saat ini sedang berlutut dihadapan sang raja, namun sang raja belum mengeluarkan sepatah katapun setelah mereka berdua memberikan penghormatan kepada sang raja...


Ia sebenarnya sangat kesal dan marah karena semua usaha kerasnya selama ini untuk menjatuhkan Kim Hans seakan terbakar hangus semuanya menjadi debu hanya karena tindakan tidak sabaran dari si perdana menteri konyol ini...


Tapi apa mau dikata...


Semuanya sudah berakhir saat ini juga, karena bagaimanapun juga walaupun sang raja selama ini selalu netral, tapi jika dilihat dari dinamika politik negara saat ini, tidak ada alasan untuk sang raja tidak memihak kepada Kim demi ketenangan dan juga kesejahteraan negara dan juga rakyatnya...


"Huuuufffftttt...." Sang raja menghela nafas panjang membuat semuanya menegang menunggu apa yang akan diucapkan dan diperintahkan oleh raja mereka ini...


"Kekacauan besar macam apa ini? Selama aku memerintah setelah puluhan tahun lamanya, hanya di bawah pemerintahan ini lah sampai terjadi kekacauan besar seperti ini... Apa yang kau ambisi kan saat ini hingga berani mempertaruhkan kehidupan seluruh rakyat negeri ini perdana menteri terpilih?" Tanya sang raja yang terlihat mencoba untuk tetap tenang menghadapi kedua pengacau yang sedang berlutut dihadapannya ini...

__ADS_1


"Dan kau sebagai kepala badan intelijen negara, yang mana tugas utamamu adalah menjaga stabilitas negara ini, tapi apa yang bisa kau lakukan? Kenapa bisa-bisanya negara jatuh dalam keadaan chaos ini?" Tanya sang raja lagi yang mulai ditujukan khusus ke arah Charka...


"Maafkan saya yang mulia raja... saya telah berusaha sebaik mungkin untuk terus menjaga stabilitas nasional, akan tetapi semua ini terjadi secara tiba-tiba dan ada kekuatan besar yang memotori ini semua hingga bisa terjadi kekacauan yang begitu besar hanya dalam beberapa hari saja..." Ujar Charka mencoba untuk membersihkan dirinya sendiri dan tidak ingin terlibat dalam masalah pelik ini...


"Sial! Dia mencoba cuci tangan rupanya!" Gumam perdana menteri itu di dalam hatinya karena menyadari bahwa hanya dirinya yang akan di dorong jatuh atas semua kesalahan ini...


"Jika dilihat dari sumber permasalahan yang ada, kemungkinan besar semua ini bersumber dari satu akar permasalahan yaitu penangkapan Kim Hans Suppanad yang telah ditetapkan sebagai tersangka tanpa melalui proses pengadilan oleh perdana menteri yang mulia raja..." Ujar Charka lagi yang sudah mulai mencuci tangannya sampai bersih dari semua masalah ini...


"Tapi yang mulia, saya sama sekali tidak melakukan ini sendirian... Semuanya karena anjuran dari kepala badan intelijen negara juga yang telah menganjurkan untuk menghancurkan kelompok mafia yang besar dan beroperasi secara terang-terangan yang bernama SDG itu yang mulia... Percayalah kepada saya..." ujar perdana menteri itu berusaha untuk tidak jatuh sendirian...


Mendengar semua itu, jendral tersenyum kecil yang hampir benar-benar tidak terlihat... Ia tahu semua ini akan terjadi cepat atau lambat, jikalau pun si perdana menteri tidak membuat kekacauan seperti ini maka dari pihak militer lah yang akan memulai kudeta untuk menggulingkan pemerintahan yang berjalan dengan sangat lamban di bawah kepemimpinan perdana menteri terpilih ini...


"Hanya ada dua pilihan jalan keluar untuk permasalahan ini..." Ujar sang raja kepada si perdana menteri itu...


"Mengundurkan diri dan lepaskan Kim Hans Suppanad, atau hadapi kudeta-kudeta besar yang mungkin akan terjadi setelah ini... pikirkan dan pilih lah dengan bijak... untuk keputusan ini sementara tidak akan ada campur tangan dari kerajaan sampai besok sore... akan tetapi jika pilihan yang kau putuskan adalah untuk mempertahankan kedudukan'mu maka terpaksa pihak kerajaan akan turun tangan untuk memastikan rakyat tetap mendapatkan kesejahteraan yang semestinya..." ujar sang raja memberikan titahnya yang terakhir untuk mereka dan mengibaskan tangannya pertanda semuanya sudah selesai dibicarakan dan mereka telah diperintahkan untuk meninggalkan istana saat ini juga...


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2