His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Guling Pemisah 1


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"Yup... ayahku bilang kami yang terlahir di keluarga Hans Suppanad memiliki sebuah kutukan, dimana garis keturunan ini hanya akan jatuh cinta sekali seumur hidupnya... dulu saat aku masih kecil, aku sudah jatuh cinta padamu... maka sampai kapan pun di hatiku hanya akan benar-benar diisi olehmu sayang... sekali pun aku tidak bisa memilikimu, tapi aku pasti akan mencintaimu dari jauh... dibalik bayangan gelap, dan sampai kapanpun hanya akan menjadi sejenis pengagum rahasiamu..." ujar Kim sambil menatap mata Aom dengan begitu tulusnya...


"so sweet sekali sayang... muaahh..." ucap Aom sambil mencium bibir Kim cepat


"tapi apa kamu pernah membayangkan bahwa ini akan menjadi sangat tidak adil kepada seseorang yang menjadi istri, namun sama sekali tidak bisa mendapatkan tempat dan rasa cinta dari suaminya sendiri sayang?"


"Seperti Kao?" tanya balik Aom pada Kim, dan Kim mengangguk pelan...


"aku bisa menyayanginya, karena dari awal aku memang sangat menyayangi Kao, dia sahabat dan teman bermainku dari kecil... tapi sampai kapanpun aku tidak benar-benar bisa mencintainya..."


"tapi tunggu dulu, apa tadi itu... aku tidak suka ciuman singkat seperti itu sayang" ujar Kim sambil menggulingkan tubuhnya hingga kini tubuhnya ada diatas tubuh Aom...


"sayang... jangan mulai lagi, aku benar-benar lelah malam ini, jika kamu lanjutkan permainanmu lagi... pasti aku akan bangun siang sekali..." bujuk Aom setelah melihat senyum nakal Kim nya ini...


"tidak... aku tidak pernah memaksamu untuk bercinta bukan? aku hanya akan melakukannya jika kamu juga setuju... tapi ciumanmu tadi itu terlalu singkat, seperti iklan shampo tahu... biar aku ajari kamu cara berciuman yang sesungguhnya..." sahut Kim dengan senyuman manisnya itu...


Kim mencium Aom dengan lembut, awalnya hanya menempel beberapa detik, kemudian menciumnya semakin intens... seakan hanyut dalam ciuman Kim yang memabukkan itu, Aom mulai mengalungkan tangannya di tengkuk Kim... memeluknya erat sambil memperdalam ciuman mereka itu...


ciuman mesra itupun terhenti ketika Kim menyadari bahwa Aom sebentar lagi akan kehabisan napasnya...


"masih saja kalah udara darimu ya sayang... paru-parumu sekuat apa sih sebenarnya, hingga bisa menyimpan oksigen sebanyak itu..." ujar Aom tanpa melepaskan pelukan tangannya di tengkuk Kim itu...


"selalu berkembang setiap saatnya" sahut Kim sambil mengedipkan matanya pada Aom, lalu ia menggulingkan tubuhnya di samping Aom...

__ADS_1


Aom pun kembali merebahkan kepalanya di atas dada bidang suaminya... tempat favorit Aom untuk tidur selain di lengan Kim saat Kim memeluknya...


"tapi setelah aku menyimak dan menyimpulkan dengan baik-baik... bukankah secara tidak langsung kamu sudah mengakui bahwa dirimu sudah jatuh cinta padaku dari saat kita masih kecil sayang?" tanya Aom saat terngiang kembali beberapa kata Kim sebelumnya...


"Ya... dan itu memang benar, tidak perlu aku sembunyikan... karena istriku ini memang cinta pertamaku... dan itu nyata..." sahut Kim dengan entengnya...


"jadi sebenarnya kamu mencintaiku sejak kapan? ayo katakan dengan jujur!" ujar Aom menuntut jawaban yang jelas dari Kim nya


"Hoooaaaammmm.... aku mengantuk sayang... lelah sekali setelah menikmati pertempuran yang indah bersamamu tadi... besok kita lakukan lagi ya... itu sangat nikmat dan menyenangkan..." ujar Kim sambil memeluk tubuh Aom dengan erat dan juga mengecup keningnya sebagai ucapan selamat tidurnya seperti biasanya...


Jelas sekali Kim sedang menghindari percakapan ini dilanjutkan, yang sudah benar-benar pasti ia tahu kemana arahnya...


Kim sudah sangat terbiasa dengan rasa ingin tahu Aom yang benar-benar tinggi ini... rasa penasaran yang juga merupakan salah satu faktor yang benar-benar membuatnya jadi agen rahasia yang hebat...


Karena saat rasa ingin tahu seseorang tidak pernah padam, maka orang itu akan selalu berkembang di bidangnya...


Kim tersenyum senang bisa menjahili istri cantiknya malam ini... ada kepuasan tersendiri dalam hatinya setelah melihat Aom yang kesal karena rasa penasarannya sendiri...


"Kim....." rengek Aom lagi, ia sama sekali tak bisa berkutik lagi karena Kim benar-benar tidak mau melepaskan pelukannya ataupun hanya sekedar melonggarkan pelukannya sedikit saja...


"sayang... kamu harus istirahat... ini sudah sangat malam, besok, lusa dan bertahun-tahun setelah ini kamu masih punya begitu banyak waktu untuk berbincang-bincang panjang lebar denganku... sekarang tidur ya..." sahut Kim lembut sambil mencium pucuk kepala Aom...


Aom diam, namun bukan berarti dia menyerah karena Kim berusaha mengalihkan topiknya...


rasa penasaran yang sangat besar membuatnya tidak bisa tidur...


Hanya dengan mendengarkan hembusan napasnya saja, Kim tahu bahwa Aom belum bisa tidur dan belum berniat untuk tidur...

__ADS_1


Kim tersenyum lagi, namun ia berusaha keras untuk menahan tawanya sendiri...


"aku tahu kamu belum tidur Kim!!! jangan berbohong..." ujar Aom sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kim,


Aom membalas pelukan Kim nya, membuat Kim semakin gemas padanya...


Namun ia masih memutuskan untuk berpura-pura tidur, sampai Aom benar-benar kehilangan kesabarannya...


"aku bilang jangan pura-pura tidur!" gerutu Aom sambil mencubit pinggang Kim,


Hingga akhirnya Kim tidak bisa menahan tawanya lagi setelah Aom kehabisan kesabarannya untuk menunggu...


"hahaha.... jangan cubit-cubit sayang... geli..." sahut Kim sambil tertawa dan melepas pelukannya...


Mendengar Kim tertawa sesenang itu membuat Aom semakin kesal karena tingkah laku jahil dari suaminya itu...


"ayo terus... teruslah nikmati tawamu itu... kau bahagia sekali kan... tapi jangan sentuh aku lagi sekarang!..." ujar Aom kesal lalu mengambil sebuah bantal guling di sampingnya dan menaruhnya diantara mereka berdua, bantal guling itu akhirnya menjadi pembatas dari dua orang yang berstatus suami istri itu di ranjang yang sama...


Sebuah ironi yang tercipta setelah mereka melewati malam yang indah berdua...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2