His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Upaya Menggali Informasi 1


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


Maxim terus memilah-milah gaun untuk Aom, hingga akhirnya ia menemukan gaun yang sekiranya akan sangat elegan namun kalem jika Aom gunakan...


"akhirnya aku menemukan sesuatu yang bagus untuk nyonya Kim Hans...." ujar Maxim dengan rasa bangga pada usahanya mengobrak-abrik seluruh butiknya untuk mendapatkan gaun yang bisa menyelamatkan masa depannya dari pria menakutkan bernama Kim Hans ini...


"wah... bagus... perpaduan antara sisi elegan dan kalemnya sempurna... aku suka..." ujar Aom saat menerima gaun itu dari tangan Maxim...


"aku coba dulu ya sayang..." ujar Aom kepada Kim lalu ia langsung masuk kedalam ruang ganti butik itu lagi...


"awas jika sampai kau gagal lagi..." ancam Kim pada Maxim


"astaga Kim... aku bersumpah jika ini masih tidak bisa memuaskan kemauanmu maka besok aku akan menutup butikku ini... dan lebih baik kau cari desainer fashion lain... aku akan pensiun..." sahut Maxim frustasi menghadapi teman sekaligus bosnya ini...


"kita lihat saja hasilnya..." ujar Kim lagi sambil tersenyum smirk tanpa melihat kearah Maxim


"ya tuhan... kau benar-benar tega sekali! aku benar-benar tidak mengerti dengan pola berpikirmu... meskipun pernah bekerja bersama dan tinggal bersama hampir 2 tahun aku tetap tidak bisa memahami apapun tentang kau manusia es tak berperasaan!" gerutu Maxim pada Kim dan hanya ditanggapi dengan tawa oleh Kim...


"sayang... bukankah ini bagus? sangat terlihat kalem.... aku suka..." ujar Aom saat ia keluar dari ruang ganti...


Kim menekuk kedua alisnya saat menatap Aom dengan balutan gaun itu...


Namun saat Kim akan mengucapkan sesuatu, Maxim sudah mendahuluinya untuk berbicara saat melihat raut wajah Kim itu...


"baiklah-baiklah... jika kau masih tidak suka dengan gaun ini, besok aku akan menutup butik ini... maka sekarang dengan penuh rasa hormat berikan aku waktu untuk mengenang dan menikmati selama satu hari masa-masa yang telah aku lalui di butik ini sebelum butik ini tutup permanen besok..." ujar Maxim pasrah dengan nasib yang harus ia lalui saat ini... karena apapun yang ingin ia lakukan pasti akan sia-sia rasanya jika dihadapkan dengan seorang Kim Hans...

__ADS_1


"kenapa begitu? butikmu ini kan sangat bagus Max?" tanya Aom yang terkejut mendengar penuturan dari teman suaminya itu...


"padahal aku baru mau memujimu bahwa aku tidak sia-sia membiayai dan menyuruhmu kuliah desainer dulu di New York... tapi karena kau sudah memutuskan untuk menutup butik ini maka ya sudahlah... besok aku akan mengirim anak buahku untuk membantumu mengosongkan butik ini..." ujar Kim berdiri dan langsung berjalan mendekati Aom...


sementara Maxim hanya dapat menganga mendengar ucapan Kim itu...


"aaaa.... tidak tuan Kim... aku hanya bercanda... tidak mungkin aku mau menutup butik ini... aku sudah menuangkan segenap kemampuanku disini... hanya bercanda saja tadi... bercanda... hehehe" ujar Maxim dengan sangat cepat


"ayo kita pergi sayang... setengah jam lagi acara peluncuran produk barunya akan dimulai..." ujar Kim sambil menggandeng tangan Aom dan mengajaknya untuk segera pergi...


"ah, dan satu lagi Max... bawa semua gaun yang kau pikir akan cocok dan terlihat cantik saat Aom mengenakannya... aku akan membeli semuanya..." ujar Kim lagi saat ia menghentikan langkahnya sebentar...


"siap bosku... siap laksanakan bos..." sahut Maxim dengan penuh semangat


"tidak-tidak... aku tarik kata-kataku tadi... tidak apa-apa kalau pelanggannya sejenis dirinya... yang penting dia memborong gaun dan jas buatanku hahaha...." gumam Maxim dalam hatinya sangat senang...


"ya? apa itu sayang?" tanya Kim sambil tersenyum tipis...


"boleh ajak Maxim ke acara ini sebentar? aku ingin berdiskusi masalah fashion dengannya..." sahut Aom dengan penuh harap


"tidak... tidak bisa... aku tidak mau dia ada di dekatmu..." sahut Kim tegas menolak permintaan Aom itu


"bukannya kamu sudah berjanji padaku untuk mengabulkan satu permintaanku sayang? ayolah... lagi pula dia temanmu kan? aku mohon ya..." ujar Aom terus berusaha untuk membujuk Kim nya ini...


"diskusi tentang fashion kan? aku bisa mendatangkan desainer wanita terkenal ke rumah kita besok sayang..." sahut Kim lagi


"iya atau tidak sama sekali..." ujar Aom sambil memasang wajah cemberutnya di depan Kim

__ADS_1


"memangnya apa yang spesial dari si Maxim itu sih sayang? dia cuma desainer seperti yang lainnya, memang desain pakaian yang dia buat bagus-bagus tapi tidak ada nilai tambah lebih lagi daripada itu sehingga membuatmu benar-benar ingin meminta saran fashion darinya..." sahut Kim panjang lebar dan masih tidak mau menyetujui permintaan Aom itu...


"ya ya ya... maaf saja aku tidak bisa menjadi manusia yang spesial" seru Maxim dari sudut butiknya itu


"ya mau bagaimana lagi, kriteria spesialmu terlalu tinggi... dasar kejam" gumam Maxim dalam hatinya


"dia spesial sayang... kamu tahu karena apa?" tanya Aom sambil meletakkan tangannya di bahu Kim dan Kim hanya mengerutkan


keningnya sedikit...


"karena dia tahu akan selera fashionmu sayang... selama ini kamu tidak pernah mengomentari penampilanku... aku tidak tahu kamu suka melihatku mengenakan pakaian seperti apa... tidak salahkan kalau aku ingin membuatmu tak bisa berkedip saat melihat kecantikanku sayang?" sahut Aom lalu ia mengecup pipi Kim dengan lembut dan cepat karena ada Maxim disana...


"astaga... jiwa dudaku menggelora dan bangkit tidak terima!!! hey!!! bisakah kalian bermesraan seperti itu di tempat lain?! kalian mau pamer?!" gerutu Maxim dalam hatinya melihat kedua insan itu sedang bermesraan di depannya...


"baiklah.... tapi nanti kamu harus memberikanku imbalan lebih sayang..." sahut Kim sambil memainkan kedua alisnya...


"dasar modus..." ujar Aom sambil tersenyum lalu ia menatap Maxim yang masih sibuk menggerutui mereka berdua di dalam hatinya...


"hey kau cepat kemari Maxim, istriku mau kau ikut ke acara peluncuran produk baru Hans Group... kau harus mendampinginya sambil memberikan saran fashion kepadanya, cepatlah!" perintah Kim padanya


"oke-oke santai bos... siap..." sahut Maxim dengan entengnya, selain itu ia juga senang karena mendapatkan kesempatan untuk lebih mengenal siapa sebenarnya wanita yang sudah bisa menaklukkan dan mencairkan pria yang kejam seperti gunung es itu...


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...

__ADS_1


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2