His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Secercah Kenangan Kim Muda 3


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


***


~Kala itu


"Aku tidak akan pernah membohongimu Cia... aku menyayangimu seperti adikku sendiri selama ini... tapi aku tidak bisa menerima cinta dan bercinta denganmu saat dirimu hanya diselimuti oleh obsesi untuk memiliki diriku seperti para gadis lainnya yang dengan sengaja melemparkan diri mereka padaku hanya untuk menghabiskan malam bersamaku... buanglah ambisi tidak berguna itu, dan sadarilah cintamu pada orang yang selama ini selalu tulus menyayangi dan mencintaimu... memang dia sedikit brengsek karena kamu bukanlah wanita pertamanya... tapi aku yakin dia adalah orang yang baik dan bisa menjagamu... jika dia berani macam-macam aku berjanji akan menghabisi nyawanya untukmu..." ujar Kim kala itu sambil menatap Patricia dan Maxim bergantian


"dia yang selama ini telah menghabiskan malam denganmu... memperlakukanmu dengan lembut dan penuh cinta, dia bahkan diam-diam menyukaimu saat kamu mengejar-ngejarku... bukankah kamu sudah merasa sangat nyaman dengannya? dia bisa memberikan kenyamanan itu, dan... dia adalah ayah biologis dari anak yang kamu kandung sekarang... sayangi dia bersama Pria bernama Maxim ini... ya aku tahu dia tidak setampan diriku tapi dia juga tidak begitu jelek kan... dia juga pintar aku bisa menjaminnya..." ujar Kim pada Patricia


"Tapi Kim..." sahut Patricia tapi langsung di potong oleh Kim kala itu...


"Jika masih ada keraguan dalam hatimu... setelah anak itu lahir, kamu bisa melakukan tes DNA padanya, dan aku bisa janjikan satu hal padamu Cia... jika anak itu bukan anaknya maka aku yang akan menggantikannya untuk menjadi suamimu... aku bisa janjikan itu semua... tapi percayalah padaku, ini adalah hal yang tepat... memiliki pendamping hidup orang yang bisa membuat kita nyaman akan sangat membahagiakan... selain itu, obsesimu padaku juga bisa kamu wujudkan... aku bisa menjadi adik yang selalu ada untukmu..." ujar Kim panjang lebar


"Apa?! adik?! berapa umurmu sebenarnya Kim Hans?" teriak Maxim saat mendengar penuturan terakhir dari Kim saat itu


"Aku baru berumur 18 tahun... and women can legal sex with me just from this year... hahaha... maaf sudah membohongimu bahwa aku sudah berumur 21 tahun..." sahut Kim sambil tertawa puas


"dasar... seharusnya kau memanggilku kakak!" protes Maxim, namun saat melihat tatapan mata Kim yang tajam... itu membuat nyalinya menciut lagi...


"tidak akan... itu tidak akan pernah" sahut Kim dengan gaya sombongnya yang dibuat-buat kala itu...


Lalu tanpa mereka sadari Patricia tertawa melihat tingkah konyol yang mereka lakukan saat itu...

__ADS_1


***


~Kembali ke saat ini


"sebenarnya aku tidak tahu kenapa Kim bisa dengan mudah membuat Patricia percaya dengan apa yang ia katakan saat itu dengan sangat mudahnya... laki-laki dingin itu seakan punya kemampuan untuk mencuci otak seseorang sehingga orang-orang di sekitarnya selalu mau melakukan apapun yang ia katakan... karismatik, mungkin itu bisa menggambarkan karakteristik dirinya yang sangat mengikat siapapun untuk mendekatinya... Kim Hans muda yang sangat spesial..." ujar Maxim lagi lalu menyantap sesendok puding lagi...


"jadi Patricia setuju menikah denganmu?" tanya Aom


"tidak semudah itu... saat itu kandungannya baru berusia dua minggu, dia masih berpikir keras untuk menentukan keputusan apa yang akan ia ambil... kami yang berumur 20 tahun masih sangat muda untuk menikah tentunya... tapi setiap hari aku melakukan pendekatan yang tak kenal menyerah untuk membuatnya yakin bahwa aku bisa membahagiakan dirinya seperti yang Kim katakan... setelah 2 bulan, akhirnya kami berdua memutuskan untuk menikah..." sahut Maxim


"tapi tidak berhenti disitu... keluarga Patricia tidak mudah memberikan izinnya, tentu saja itu terjadi... orang biasa sepertiku, mana mungkin diterima dengan tangan terbuka oleh mereka... berbeda dengan Kim yang selalu membuat siapa saja ingin menerima dirinya... tapi disitulah titik dimana aku benar-benar jatuh cinta pada sosok Kim Hans dan karakter yang dia miliki dalam dirinya..." ujar Maxim


"apa?! kau jatuh cinta pada Kim?!" seru Aom hingga membuat para anak buah Kim yang menjaganya sempat menoleh dan memberikan perhatian lebih pada meja mereka itu...


"santai sajalah... tidak perlu menatapku begitu... makna dari jatuh cinta tidak sesederhana dan sesempit itu Aom... Aku jatuh cinta padanya karena ia benar-benar orang yang layak dicintai oleh siapapun... dia memiliki karakter yang sangat baik di dalam dirinya yang terlihat kejam, dingin, dan tak berperasaan pada siapapun..." ujar Maxim


"saat itu apa kau tahu apa yang ia lakukan agar keluarga Patricia mau memberikan restu padaku?" tanya Maxim, namun sebelum sempat Aom menjawab Maxim sudah berbicara lagi...


"Kim menggunakan janji yang ayah Patricia berikan padanya... bahwa mereka sekeluarga besar akan mengabulkan satu permintaan Kim, apapun itu... jadi bisa kau bayangkan bukan? betapa mahalnya pernikahanku ini? karena hanya dengan satu janji itu saja... Kim bisa memiliki apapun yang ia inginkan di dunia ini... apapun pasti akan diusahakan oleh keluarga kaya raya itu... tapi Kim malah menggunakan janji itu untuk membantuku mendapatkan restu untuk menikah dengan Patricia... sungguh, sampai matipun aku tidak akan pernah melupakan hal ini Aom..." ujar Maxim lagi


"lalu sekarang Patricia dan anakmu dimana?" tanya Aom penasaran,


Namun seketika itu juga Maxim diam, ia sibuk memakan puding itu hingga tak bersisa...


"Hey Max..." ujar Aom sambil menepuk bahu Maxim pelan, ia dapat menangkap gelagat yang mencurigakan dari diri Maxim saat ini...

__ADS_1


"Hmmm... mereka berdua? mereka sudah sangat tenang dan nyaman... di surga..." sahut Maxim sambil menatap Kim yang baru saja turun dari panggung itu setelah selesai meresmikan acara malam ini...


"Maafkan aku Max..." sahut Aom yang merasa bersalah karena mengungkit sesuatu yang sangat menyakitkan untuk dikenang tentunya


"Maafkan aku Aom, tapi jika kamu bertanya lagi tentang istri dan anakku... aku rasa aku tidak sanggup untuk menjawab apapun..." sahut Maxim dengan wajah datarnya


"Maafkan aku..." ujar Aom lagi yang merasa sangat bersalah karena membuat Maxim mengingat hal pahit dalam hidupnya....


"Hahaha... tapi apa kamu sadar sesuatu Aom? siapapun orang yang benar-benar dekat dengan Kim mu itu pasti memiliki sebuah kesamaan satu sama lainnya..." ujar Maxim tiba-tiba... mungkin ia sedang berusaha untuk menghilangkan rasa canggung yang tiba-tiba tercipta diantara mereka saat ini...


"Huh? maksudnya? hmmm aku tidak menyadarinya..." sahut Aom sambil mengingat-ingat, Nan, Mario, Zee, Jeab, Maxim...


Apa yang sekiranya sama-sama mereka miliki?


Apa kesamaan dari orang-orang yang bisa berada di dekat Kim dan memiliki posisi sebagi teman Kim...


Benar-benar posisi sebagai teman bagi seorang Kim Hans?


______________________


jangan lupa vote like dan komentarnya guys...


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2