
Happy Reading Guys ®
“ Tapi Jeab, projectnya apakah... ” ujar Aom ingin menanyakan lebih lanjut tentang project ini namun Jeab langsung memotongnya,
“ Jika kamu ingin menanyakan tentang legalitas project ini, tentu saja jawabannya tidak, ini masih termasuk project ilegal karena menggunakan manusia sebagai sampel eksperimennya, tapi kamu tidak usah khawatir tidak ada korban jiwa selama penelitian itu dijalankan, memang ada beberapa kegagalan dan memiliki efek yang buruk bagi mereka yang menjadi sampel tapi sekarang mereka sudah kembali sehat dan normal lagi... project ini termasuk ilegal karena hampir mirip dengan project cloning yang dilarang di seluruh dunia dengan alasan tidak memiliki rasa kemanusiaan karena menggunakan manusia sebagai sampel peneliannya ” ujar Jeab meringkas sesingkat mungkin segala macam hal yang mungkin akan Aom tanyakan tentang project ini,
“ Tentu saja aku tidak akan menjelaskan detail berapa banyak janin yang gagal dan harus mati karena tidak dapat bertumbuh dengan normal di awal-awal penelitian ini Aom... ” gumam Jeab dalam hatinya,
“ Mereka yang menjadi sampel itu adalah orang bayaran atau mereka memang orang-orang yang benar-benar ingin punya anak kembar? ” tanya Aom lagi, ia dapat mengerti bahwa Jeab tidak akan mengatakan semuanya tentang penelitian ini padanya tanpa izin dari si bos besar mereka alias Kim Hans,
“ Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang memiliki mimpi untuk memiliki anak namun memiliki banyak kendala dalam prosesnya, hampir 80% di antara mereka memang memiliki mimpi untuk punya anak kembar baik karena alasan lebih praktis dengan memiliki 2 anak secara bersamaan dan alasan banyak alasan lain ” sahut Jeab sambil mengeluarkan satu botol obat untuk Aom,
“ Minum obat ini 2 kali sehari, ini akan membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuhmu dan juga menguatkan janin yang berkembang di dalam perutmu sekarang... Karena setelah sekian banyak eksperimen, dapat aku katakan bahwa kehamilan kembar yang terjadi tidak 100% secara alami memiliki beban yang jauh lebih berat makanya aku dan seluruh team akan lebih berhati-hati mulai sekarang untuk mengurusmu setelah tahu bahwa kamu juga masuk dalam project rahasia ini ” ujar Jeab dengan ekspresi seriusnya
Di sisi lain,
Kim baru saja menyelesaikan dokumen persetujuan untuk pemindahan Art ke rumah sakit yang telah direkomendasikan di Amerika Serikat, meskipun secara umum Art terlihat baik-baik saja dari luar, tapi kerusakan saraf akibat obat mematikan itu malah membuatnya seperti monster yang kebal akan semua rasa sakit. Luka apapun tidak akan bisa membuatnya meringis kesakitan karena kontrol sarafnya sudah benar-benar berubah akibat efek obat itu,
__ADS_1
“ Ayah, aku juga akan tinggal dengan kakak di Los Angeles... lagi pula aku juga akan segera melanjutkan studi lagi ” ujar Tan pada Kim namun ia tidak berani menatap matanya secara langsung,
“ Kamu menganggap kondisi kakakmu saat ini adalah karena kesalahanmu? ” tanya Kim sambil memegang bahu Tan hingga ia mau menatap lurus ke matanya,
“ Maafkan aku ayah, aku... aku sudah gagal menjaga kakak dalam misi ini, seharusnya aku tidak membiarkannya masuk sendirian, seharusnya... ” ujar Tan dengan suara bergetar hebat,
“ Seharusnya apa? seharusnya kamu ikut berada di sana dan membantunya? kamu yakin bisa membantunya? bukan malah bisa menambah masalah? jangan pernah berandai-andai karena tidak ada mesin untuk mengulang waktu yang sudah berlalu, jangan terus menyalahkan dirimu sendiri tapi pahami apa yang menjadi kesalahan dan jadikan itu pelajaran ” ujar Kim sambil menarik putranya untuk duduk di bangku ruang tunggu yang ada di rumah sakit itu,
“ Kamu tahu kenapa ayah memisahkan SDG dan perusahaan untuk kalian berdua? alasannya karena ayah tahu kamu lebih berbakat untuk menjadi bajingan dalam bisnis daripada menjadi bagian dari dunia bawah yang gelap dan tidak pernah bisa menjadi dinamis seperti dalam bisnis... kakakmu lebih tepat untuk SDG dan kamu lebih tepat untuk Hans Group, ayah belum secara resmi mengatakan siapa yang akan melanjutkan apa karena kalian masih terlalu muda dan juga Pim akan menjadi tanggung jawab penuh kalian berdua jika ayah dan ibu sudah tidak ada di dunia ini, karena tidak mungkin musuh dari kedua bidang tidak akan mengincarnya... ” ujar Kim dengan serius,
Plak!
Tiba-tiba Kim menggeplak kepala Tan dengan cukup keras,
“ Sejak kapan putra seorang Kim Hans bisa menjadi orang lemah? kalian hebat namun tentu tidak dapat dibandingkan satu sama lain, memangnya ada di dunia ini orang yang hebat tanpa celah? sejak kapan mentalmu berubah menjadi pengecut seperti ini Tan?! ” ujar Kim dengan nada suara dan tatapan yang dingin pada putranya itu,
“ Aku tidak... Aku... ” ujar Tan dengan suara yang bergetar hebat,
__ADS_1
“ Kalian harus saling melindungi, tapi saat menghadapi jalan buntu otakmu tidak boleh ikut buntu, karena saat keadaan yang terburuk dari yang terburuk terjadi kalian tidak boleh pasrah dan mati bersama... Tindakanmu kali ini sudah benar karena segera memanggil bantuan ketika menemukan keadaan yang ekstrem... Jika seandainya kamu gegabah dan langsung mencoba menolong kakakmu saat itu, berapa persen peningkatan kemungkinan ayah akan kehilangan kedua putra ayah? jangan berpikir macam-macam lagi... Selama kamu sudah melakukan yang terbaik, sisanya biarkan takdir yang bekerja ” ujar Kim langsung merangkul bahu putranya sambil menepuknya pelan,
“ Setelah ini belajar yang benar, bantu kakakmu dengan dana yang tak terbatas hingga ia hanya perlu memikirkan cara untuk memperkuat SDG, kamu tidak perlu menjadi tamengnya karena itu mungkin saja dapat menambah daftar kelemahannya... Kamu hanya perlu menjadi seorang pebisnis terhebat di dunia, kamu memiliki bakat itu jadi jangan terus berusaha mengejar bayangan ayah maupun kakakmu itu, jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri... ” ujar Kim sambil tersenyum pada putranya itu,
“ Ayah... ” ujar Tan sambil menatap mata Kim dengan matanya yang mulai memerah,
“ Ayah sudah tahu sejak dulu kalau kamu selalu merasa kurang dan terus mengejar bayangan kakakmu dan juga ayah, tapi kamu malah melupakan bakat yang sudah kamu bawa sejak lahir, bakat yang kamu miliki dalam bisnis bahkan jauh lebih hebat dari kami berdua, lalu untuk apa mengejar hal yang sangat sulit bahkan hampir mustahil untuk dicapai dalam kurun waktu yang singkat? kamu hanya akan membuang-buang waktu untuk hal itu... ” ujar Kim lalu ia menyeringai tajam,
“ Kenapa tidak padukan bakatmu dalam bisnis dan juga hobby untuk menarik banyak gadis dalam pelukanmu itu menjadi 1? kamu bisa menjadi pebisnis yang paling hebat dengan cepat menggunakan combo itu, lagi pula kamu mewarisi wajah tampan dari ayahmu ini kan hahaha... ” ujar Kim sambil tertawa lepas hingga Tan juga ikut tertawa mendengar ide cemerlang itu,
“ Ayah selalu brilian hahaha ” sahutnya ikut tertawa dan melepaskan beban berat yang ia rasakan setelah kakaknya Art masuk rumah sakit
______________________________________________
See You Tomorrow ~
_____________________
__ADS_1