
HAPPY READING GUYS
________________________
"kenapa hal seperti ini bisa terjadi?! dia baru saja ditangkap kemarin malam!" teriak Charka kepada para bawahannya yang melaporkan situasi dan kondisi saat ini...
"kami juga tidak paham kenapa tiba-tiba masyarakat masuk dalam mode Chaos seperti ini pak... tapi yang jelas jika keadaan seperti ini terjadi 3 hari berturut-turut maka stabilitas negara akan benar-benar terguncang baik secara moral dan material... mereka semua mengancam akan melakukan mogok kerja... jika itu terjadi dalam beberapa hari saja banyak perusahaan besar yang akan mulai collapse karena tidak ada pegawai yang bekerja untuk mengoperasikan bisnisnya..." sahut salah seorang bawahan Charka itu sambil menundukkan kepalanya karena tahu apa yang disampaikannya saat ini pasti hanya akan menambah kemarahan dari atasannya yang sangat ambisius ini...
"dasar bedebah sialan! tapi aku yakin pasti ada cara untuk meredakan emosi masyarakat dan juga tetap menahan Kim untuk diinterogasi hingga dia mengakui perbuatannya! cepat kalian buat rumor lain yang dapat sedikit meredam tensi dari masyarakat yang mulai meninggi ini..." perintah Charka kepada para bawahannya itu...
"kau memang seperti ikan hiu di lautan Kim Hans! berada di puncak rantai makanan membuatmu sangat sulit untuk dikalahkan!" geram Charka...
Namun belum sempat ia memikirkan sebuah cara yang akan ia gunakan untuk keluar dari situasi krisis ini, telepon kantornya berbunyi...
Kriiiing!!!
"Hallo, selamat pagi..." ujar Charka menyapa seorang yang entah siapa sudah menghubunginya pagi-pagi begini ke kantor badan intelijen negara...
"apa yang bisa kau jelaskan hari ini kepala badan intelijen negara? hanya dalam semalam kau bisa membuat negara mengalami Chaos seperti ini! kau bilang kau dan bawahanmu akan bisa membersihkan para mafia itu dengan membuat pasukan khusus dan juga menugaskan beberapa agen terpercaya untuk tugas ini atas nama menjaga stabilitas dan keutuhan negara ini dari rongrongan kekuatan kemafiaan yang semakin besar ini!" ujar sang perdana menteri tanpa basa-basi lagi yang langsung meminta pertanggungjawaban dari Charka selaku kepala badan intelijen negara yang memimpin misi rahasia ini...
"mohon tenang sebentar tuan perdana menteri... anda jangan cemas... saya pasti akan mengatasi semua ini dengan cepat... tolong bersabar dan tunggu hasilnya..." sahut Charka sambil berusaha untuk menekan emosinya...
"cepat selesaikan dengan cara yang bersih seperti biasanya! ini masalah yang sangat serius jangan sampai ada kesalahan ataupun kelalaian yang terjadi!" ujar sang perdana menteri sebelum memutuskan sambungan teleponnya itu...
__ADS_1
"sial! sial! sial! kenapa semuanya jadi seperti ini!" teriak Charka sambil membanting gagang telepon itu...
"tapi tunggu dulu... ini pasti tidak sesederhana ini... mereka tidak hanya akan diam saja melihat Kim ditahan, terlebih lagi istrinya... Aom Shusar... kira-kira apa yang akan dilakukannya untuk menghadapi situasi ini? akankah dia mengambil keputusan untuk melawan BIN yang sebelumnya sempat menjadi 'rumahnya' ini?! hahaha... aku jadi semakin penasaran sekarang!" ujar Charka sambil tersenyum menyeringai...
***
Di sisi lain, di dalam sebuah ruang bawah tanah tersembunyi yang ada di bawah mansion besar dekat lapangan golf milik Kim di kawasan perbukitan private itu saat ini sedang berkumpul banyak orang untuk membahas apa yang bisa mereka lakukan untuk segera mengamankan Kim dari tuduhan yang dilayangkan kepadanya...
"jadi bukti yang memberatkan Kim adalah sebuah video beresolusi tinggi yang dimiliki oleh mereka entah dengan cara apa... tapi aku yakin itu pasti adalah video dari kamera yang langsung terhubung secara daring kepada komputer yang mereka gunakan disana... karena kami sudah melakukan pembersihan bukti fisik dengan segala cara... bahkan memori dari kamera pengawas yang terpasang di mobil Anan juga sudah dihancurkan sampai jadi debu..." ujar Zee menjelaskan informasi yang telah ia dapatkan...
"benar paman... aku setuju dengan apa yang paman sampaikan, sekarang yang paling penting untuk dilakukan adalah menghapus semua file video itu dari semua data base... jika data base yang terhubung ke internet semua itu akan sangat mudah dilakukan dengan kemampuan hack yang dimiliki oleh paman Nan dan juga Tao, tapi apa yang harus kita lakukan untuk menghilangkan bukti yang tersimpan di data base badan intelijen? karena itu sangat private dan berkeamanan tinggi..." sahut Art
"kita harus menyusup kesana kak... tapi jika ingin lebih ekstrim kita harus membuat kekacauan terlebih dahulu agar semuanya aman..." sahut Naw
"ada satu cara..." ujar Aom menginterupsi putra-putranya yang sedang berdiskusi ini...
"langsung menyelinap masuk tanpa melewati lantai dasar gedungnya... tapi langsung ke titik tertinggi dan tempat ruang data base itu berada..." ujar Aom sambil mengerutkan keningnya memikirkan cara terbaik yang bisa dilakukan agar semua itu dapat dilakukan dengan sempurna tanpa membangunkan penjagaan badan intelijen...
"pesawat... helikopter, parasut..." gumam Art yang masih nampak serius berpikir...
"jenius... kau benar-benar mewarisi pemikiran Kim yang brilian Art... dan paman rasa Tan juga sudah mulai mewarisi sifat kewaspadaan, sifat detail dan perfeksionis dari ayahmu Kim itu... hahaha... perpaduan yang pas... kalian hanya perlu pengalaman yang lebih banyak saja..." sahut Mario setelah mengamati diskusi para pemuda itu untuk mencari solusi terbaik...
"hahaha... sepertinya generasi kita sudah memiliki masing-masing penerus yang sangat cocok, Kim bahkan memiliki 2 orang... hahaha..." sahut Nan menimpali dengan riang gembira seperti biasanya...
__ADS_1
"............." Aom hanya diam dan berfokus pada tiga hal yang menurutnya menarik...
"helikopter, parasut, puncak gedung..." gumam Aom di dalam hatinya berulang kali...
"ya... ini bisa dilakukan!" ujar Aom dengan penuh antusiasme...
"coba kita dengarkan apa yang sedang dipikirkan oleh mantan salah satu agen khusus yang hebat negara kita ini..." ujar Zee dan Jeab tertarik pada apa yang sedang Aom buat di layar pad besar seukuran penampang meja dihadapan mereka itu...
Apapun yang dituliskan diatas permukaan alat elektronik canggih itu akan langsung muncul di layar besar di hadapan mereka itu...
"mantan agen khusus negara? berarti anggota khusus Badan Intelijen Negara?" gumam Art dan Tan di dalam hati mereka dengan sangat kompak tanpa saling mereka sadari jika mereka sedang berpikiran sama...
"aku punya ide seperti ini coba perhatikan dan lihat apakah ada kekurangan dari semua bagian rencana ini..." ujar Aom mulai menunjukkan skema rencana yang ia buat dan sudah ditampilkan di layar besar itu...
______________________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya...
vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1