
HAPPY READING GUYS
________________________
"Bagaimana sayang? apa ini bagus?" tanya Kim sambil merapikan dan melihat pantulan dirinya di cermin besar butik itu...
"kamu tampak begitu tampan sayang... kamu terlihat sangat cocok mengenakan setelan manapun... aku jadi ingin mencoba semua yang ada di butik ini dirimu..." sahut Aom begitu antusias, ia juga nampak terpesona melihat ketampanan Kim, tubuh proporsionalnya yang dibalut dengan setelan jas berwarna abu-abu itu menambahkan kesan cool pada Kimnya...
"sayang... sudahlah... sekarang giliranmu... Max carikan istriku gaun yang indah namun tidak boleh terlihat seksi, cepat" perintah Kim dan dengan senang hati Maxim memilihkan gaun yang indah untuk Aom, istri dari teman lamanya ini...
"kemarilah nyonya Kim, aku akan memilihkan gaun terbaik untukmu...." ujar Maxim mengajak Aom menuju etalase gaun-gaun eksklusif miliknya...
"ini pasti cocok dengan dirimu Aom... gaun ini sama cantiknya denganmu..." ujar Maxim yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Kim...
"kau hanya kusuruh memilihkan gaun, bukan memuji dan merayu istriku! kau sudah bosan hidup?" tanya Kim langsung membuat Maxim menelan ludahnya sendiri...
"Ya... ya, ya... tuan Kim Hans Suppanad yang terhormat... maafkan hambamu yang lancang ini ya..." sahut Maxim
Seberapa takut pun Maxim pada Kim, ia akan tetap berusaha mengatakan sesuatu yang lucu, aneh ataupun terkesan tidak merasa takut pada apapun yang Kim lakukan, padahal jauh di dalam lubuk hatinya malah terjadi kebalikan dari apapun yang ia ucapkan...
tapi hal baiknya adalah sikapnya inilah yang dapat membantunya untuk berteman dengan seorang Kim Hans... hanya orang yang tulus dan pantang menyerah serta selalu melampaui batas-batas dirinya lah yang bisa diakui dan diterima oleh Kim untuk berada di dekatnya... baik sebagai teman ataupun rekan kerjanya...
__ADS_1
Aom hanya geleng-geleng melihat itu, ia memilih untuk tidak berbicara apapun demi ketenangan suasana berbelanja baju saat ini...
Aom langsung mengambil gaun yang dipilihkan oleh Maxim itu dan mencobanya...
Beberapa menit kemudian Aom keluar dari ruang ganti saat ia sudah mengenakan gaun indah itu dengan sempurna di tubuhnya...
"Wow... cantik sekali..." gumam Maxim yang samar-samar masih dapat di dengar oleh Kim yang duduk menunggu di sofa, ia pun langsung menoleh dan matanya membulat sempurna melihat Aom benar-benar cantik dibalut gaun itu... hanya butuh sapuan make up tipis untuk membuat wanita ciptaan tuhan ini benar-benar sempurna saat ini...
"Sial!" umpat Kim tiba-tiba, mendengar umpatan dari Kim itu membuat Maxim kebingungan...
"apa dia tidak menyukainya? padahal istrinya tampak sempurna dengan gaun limited edition milikku ini...." terka Maxim di dalam hatinya, hanya di dalam hati karena ia tak berani berbicara sepatah katapun saat melihat tatapan tajam itu...
"me...memangnya apa yang salah dengan gaun itu tuan Kim Hans? bukannya istrimu tampak begitu cantik dibalut oleh gaun itu?" tanya Maxim dengan segenap keberaniannya
"kau mau memamerkan keindahan istriku?! membuatnya menjadi pusat perhatian?!" tanya Kim lagi sambil mengepalkan tangannya karena kesal...
"Ah?...." ucap Maxim dengan wajah kikuknya karena mendengar ucapan temannya yang sangat menakutkan ini...
"baiklah maaf tuan Kim Hans yang baik hati dan tidak sombong... sebentar saya pilihkan pakaian yang mungkin anda akan suka melihat nyonya Kim memakainya... sebentar ya..." ujar Maxim langsung berlari mencari gaun yang sekiranya tidak akan begitu memancing perhatian namun tetap terlihat elegan...
"jadi dia marah karena istrinya terlihat terlalu cantik sekarang? memangnya kecantikan istrimu itu salahku?! kalau kau ingin dia tidak terlihat cantik di publik untuk apa kau membelikannya gaun segala? suruh saja dia pakai piyama tidur kan beres!" umpat Maxim di dalam hatinya sambil terus mencari sebuah gaun yang sekiranya tidak akan memancing kecemburuan yang tak berdasar dari si suami super posesif itu...
__ADS_1
"sayang... kenapa kamu marah? bukankah gaun ini sangat cantik?" tanya Aom sambil duduk di pangkuan Kim nya itu...
"Ya kamu terlihat sangat cantik sayang... sampai aku merasa sangat tidak rela membaginya dengan siapapun... bahkan sedetikpun aku tidak akan membiarkan lelaki lain menatapmu dengan takjub seperti yang dilakukan oleh orang bodoh itu tadi..." ujar Kim sambil menunjuk Maxim yang masih sibuk mencarikan Aom gaun lagi...
"kan kamu tadi memintanya untuk memilihkan gaun terbaik untukku sayang... jadi ini bukan salah Maxim sayang... ayolah..." ujar Aom berusaha untuk membujuk Kim agar moodnya tidak buruk...
"dia tetap bersalah sayang... enak saja dia mau memamerkan kecantikan istriku ini... tidak boleh, titik!" sahut Kim tegas
"kamu semakin hari semakin menggemaskan sayang..." ujar Aom sambil mencubit pipi Kim dengan gemasnya dan ia berhasil membuat senyuman Kim kembali merekah padanya...
"menggemaskan apanya?! jika pelangganku semua seperti dia, maka lebih baik aku tutup butik ini saja daripada harus stress setiap hari menghadapi pelanggan tak masuk akal seperti ini... untung kau teman baikku... kalau tidak...." gumam Maxim dalam hatinya
"hehehe bercanda... masa aku berani macam-macam pada pria menakutkan ini..." Maxim tertawa dalam hatinya sambil terus memilah-milah gaun untuk Aom...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1