His Love : The Mafia King

His Love : The Mafia King
Bertemu


__ADS_3

HAPPY READING GUYS


________________________


"lalu apa mereka tertangkap? dia adalah agen 004 maksudku, mantan agen 004... apa kalian berhasil menangkapnya?" tanya Charka yang sudah mulai geram...


"maaf pak... tapi saat kami sampai di gedung sudah benar-benar kosong... anda terikat dan tidak sadarkan diri di ruang database sedangkan puluhan anggota lainnya terkapar di lantai karena peluru bius ini juga pak... kami sudah melakukan penyelidikan secara menyeluruh, akan tetapi tetap saja tidak bisa menemukan bukti apapun terkait penyerangan ini..." sahut bawahannya itu pada Charka...


"dasar bedebah sialan! bagaimana dengan rekaman cctv? kita punya banyak kamera cctv tersembunyi kan?! pasti itu bisa dijadikan bukti!" tanya Charka lagi karena ia yakin pasti ada secercah bukti yang masih tertinggal dan bisa digunakan untuk melawan mereka balik...


"sekali lagi maaf pak... itu benar-benar tidak ada... semua file apapun yang menyangkut mereka sudah hilang dan lenyap tak bersisa sedikitpun... para ahli IT kita juga sudah mencoba memulihkan semua data-data yang hilang tapi tetap gagal total..." sahut bawahannya lagi sambil menundukkan kepalanya di hadapan Charka...


"lalu bagaimana dengan file yang telah tersimpan di internet? seharusnya mereka tidak bisa menyentuhnya kan! karena semua itu bersifat online?" tanya Charka namun bawahannya itu tetap diam karena khawatir atasannya ini akan mengamuk jika semua itu ia jawab secara langsung...


"katakan! apa itu juga ikut lenyap?!" tanya Charka lagi dengan nada suaranya yang sudah mulai meninggi...


"iya pak... semuanya telah hilang... hacker yang melakukannya tidak hanya satu mereka bahkan lebih dari 20 orang, jadi kami tidak dapat mempertahankan sistem keamanannya dari serangan dadakan ini... karena semua sistemnya bersifat daring..." sahut bawahannya itu


"sial!!!! ini tidak bisa dibiarkan! satu-satunya cara yang tersisa adalah cara itu... cepat ambil ponselku!" perintah Charka kepada bawahannya itu...


"ini pak... silahkan..." sahutnya sambil memberikan ponsel itu pada Charka, dan dengan cepat Charka menggunakan ponsel itu untuk menghubungi seseorang...

__ADS_1


***


Sore harinya, akhirnya Aom mendapatkan izin untuk bertemu dengan Kim di dalam ruangan penahanan sementara itu...


"sayang... apa kamu baik-baik saja? pasti sangat tidak nyaman tidur disini kan?" tanya Aom sambil menangkup wajah suaminya yang masih saja terlihat begitu tampan walaupun umurnya sudah 40 tahunan ini...


"aku baik sayang... disini nyaman, tenang dan sunyi... jarang-jarang kan aku bisa merasakan ketenangan ini... hehehe..." sahut Kim sambil terkekeh geli lalu mengecup pipi kiri dan kanan Aom secara bergantian...


"walaupun baru 2 hari, aku sudah sangat merindukanmu... cepatlah keluar dari sini..." rengek Aom pada Kim yang berhasil membuat Kim tertawa melihat tingkah menggemaskan istrinya ini... dia benar-benar tidak seperti seorang ibu dari 3 orang anak yang sudah remaja itu... dia masih sama seperti gadis-gadis muda yang cantik, manja dan menggemaskan di mata Kim...


"sebentar lagi semuanya akan berakhir sayang... tenanglah... aku pasti akan kembali secepatnya ke rumah... oh, ya... bagaimana keadaan di luar sana? kenapa sepertinya para polisi sedang sangat sibuk sehingga tidak ada yang menjagaku disini? apa mereka tidak takut kalau seandainya aku kabur ya? hahaha..." tanya Kim sambil tertawa pelan...


"mereka mana punya waktu menjagamu disini... keadaan di luar sana sangat ricuh dan semakin tidak terkendali... perekonomian semakin terpuruk karena para pekerja melakukan mogok kerja dan berdemo untuk kebebasan'mu... mereka tidak rela melihat seorang Kim Hans Suppanad, orang yang selalu memberikan mereka pekerjaan dan hidup yang layak ini ditahan atas tuduhan seperti ini... mereka bahkan mengatakan bahwa walaupun kau sudah membunuh ratusan bahkan ribuan orang sekalipun... mereka akan tetap mendukungmu karena kau sangat baik dan sering memberikan mereka harapan dan kehidupan baru saat mereka dalam kesulitan, mereka yakin dan percaya bahwa dirimu hanya akan membunuh seseorang yang benar-benar pantas mati... bukan membunuh orang sembarang..." sahut Aom menjelaskan situasi saat ini dengan panjang lebar...


"Aku dan yang lainnya sudah menghapus semua bukti yang bisa memberatkan dirimu dalam kasus imi tanpa meninggalkan sedikitpun jejak sayang... setelah ini apa menurutmu Charka masih bisa melakukan sesuatu tanpa kartu As nya itu?" bisik Aom di telinga Kim yang sedang duduk diatas tempat tidur kecil itu...


"bukankah sudah aku bilang jangan pernah melibatkan dirimu dalam bahaya hanya karena aku?!" tanya Kim dengan nada suaranya yang berhasil membuat Aom terintimidasi...


Sebenarnya Aom tahu Kim akan sangat marah karena dirinya melakukan ini...


tapi Aom juga tidak bisa hanya berdiam diri ketika suaminya ini ditahan disini...

__ADS_1


"k-kamu tahu aku keras kepala bukan? hehehe... lagi pula aku kan tidak apa-apa sayang..." sahut Aom sedikit salah tingkah dihadapan Kim...


"jadi apa ada yang bisa mereka lakukan untuk tetap memaksakan hukum ini padamu?" tanya Aom setengah berbisik pada Kim, ia sedikit cemas karena biasanya mantan atasannya itu selalu saja memiliki cara lain untuk mencapai tujuannya... orang-orang yang menjadi backingan'nya juga adalah orang-orang besar yang berpengaruh di negara ini...


"masih ada satu hal yang bahkan tidak akan pernah bisa dicegah... otoritas perdana menteri negara ini..." bisik Kim sambil mengecup telinga Aom yang langsung membuat pipi Aom merona merah...


"dasar... masih dalam situasi seperti ini kamu masih saja menggodaku sayang..." ujar Aom sambil memalingkan wajahnya yang sudah memerah itu...


"jadi otoritas perdana menteri bisa membuatmu ditahan? benar-benar ditahan?" tanya Aom dengan suara serendah mungkin...


Mereka sengaja berbicara pelan dan hampir benar-benar berbisik untuk menghindari adanya alat penyadap yang di pasang di dalam ruangan kecil ini... selain itu, bahkan terkadang dinding pun punya telinga kan?


ya, ini sebuah peribahasa lama untuk menggambarkan bahwa dimanapun dan kapanpun kemungkinan untuk suatu informasi bocor karena di dengar oleh pihak ketiga selalu ada...


"ya sayang... tapi menurut situasi saat ini, jika perdana menteri ternyata juga sangat berambisi untuk menekan kekuatanku di dunia bawah yang gelap ini dan berusaha sekuat tenaga untuk menekan pengaruh'ku di negara ini ... maka keadaan akan berubah menjadi Chaos... kerusuhan akan terjadi dimana-mana, pergolakan politik negara kita ini tidak akan dapat dihindarkan lagi... apalagi kamu tahu kan bagaimana loyalitas yang dimiliki oleh setiap orang anggota SDG sayang? mereka tidak akan segan-segan untuk melakukan apapun demi membebaskanku dari sini, tapi itu tetaplah tidak benar... itu sangat tidak baik, karena terlalu banyak hal penting yang dipertaruhkan hanya demi kebebasanku ini..." sahut Kim panjang lebar


______________________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


vote like dan komentarnya guys...

__ADS_1


kasi rating juga karyanya Author ya...


⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2