
HAPPY READING GUYS
________________________
"jika secara psikologis, memang ada beberapa pola pikir yang sangat ekstrim dimiliki seseorang... yang pada intinya memungkinkan cara pandang orang berubah menjadi sangat menekan dirinya untuk selalu memilih untuk mengorbankan dirinya sebagai pilihan terbaik atau sebaliknya, memungkinkan orang untuk memilih selalu mengorbankan orang lain sebagai pilihan terbaik dalam keadaan apapun... dan tentunya ini secara ekstrim..." pikir Aom
"lalu Kim berada di sisi mana?" gumam Aom yang kebingungan dalam hatinya
"dari cara Maxim menyampaikan ini tadi, tentu saja bukan pola pikir biasa menurutku... tapi aku bukan pakar psikologi... aku tidak bisa memastikannya... pria yang sering disebut pria dingin tak berperasaan seperti Kim ini benar-benar seperti sebuah kotak pandora yang misterius... selalu punya kejutan dalam dirinya yang tak dapat diketahui oleh orang lain selain dirinya sendiri... siapapun bisa salah menafsirkan mana sifatnya yang asli dan mana sifatnya yang hanya dibuat-buat untuk tujuan tertentu..." pikir Aom, semakin Aom pikirkan otaknya jadi semakin rumit...
"sayang... ayo turun..." ujar Kim sambil mengulurkan tangannya pada Aom yang masih tenggelam dalam lamunannya sendiri...
"ah kita sudah sampai ya?" tanya Aom sambil menyambut uluran tangan Kim, Aom memperhatikan wajahnya... Kim tersenyum, namun wajahnya yang sedingin salju itu menunjukkan bahwa ada sesuatu lain yang sedang Kim pikirkan saat ini...
Mereka berdua pun masuk kedalam rumah, sedangkan Petjah langsung pergi ke mansion bawah tempat ia tinggal bersama anak buah lainnya...
"sayang... apa kamu benar-benar marah karena aku dekat dengan Maxim hari ini?" tanya Aom ketika sudah berada di ruang ganti mereka, sambil membukakan dasi yang Kim pakai hari ini...
"tidak... aku sebenarnya sudah tahu kenapa kamu tertarik dengan Maxim... bukan hanya tentang fashion, tapi lebih kepada ingin tahu beberapa cerita masa laluku kan?" ujar Kim dengan entengnya sambil tersenyum penuh kemenangan saat melihat wajah terkejut Aom...
__ADS_1
"kamu sudah tahu? apa kamu tersinggung karena aku berusaha menggali masa lalumu?" tanya Aom lagi
"tidak sama sekali sayang, bukankah aku sudah pernah bilang kamu boleh tanya apapun tentang masa laluku... aku akan menjawab apapun dengan jujur, tidak akan ada kebohongan padamu... hanya saja aku terganggu ketika melihat wajah Max... dia pasti teringat Patricia karena obrolan kalian... walaupun dia terlihat seceria itu, tapi kenangan pahit tetaplah susah dilupakan..." sahut Kim lalu ia menggenggam tangan Aom,
"aku mohon padamu jangan mengungkit tentang masa lalu apapun pada Max, karena itu bisa membuatnya terpuruk lagi... aku memintanya untuk bekerja lagi padaku saja harus menunggu selama hampir 12 tahun lamanya... dia kehilangan istri dan anaknya saat berumur 29 tahun, terlalu muda untuk menjadi seorang duda... dan semua itu masih ada kaitannya denganku..." ujar Kim lagi
"walaupun kata-katamu sangat dingin dan kadang tidak berperasaan pada sahabat-sahabatmu itu, tapi sebenarnya kamu menyayangi mereka semua kan?" tanya Aom sambil membingkaikan tangannya di wajah Kim yang tampan ini...
"tapi kenapa kematian istri dan anaknya bisa berkaitan denganmu sayang?" tanya Aom
"dia membantu pekerjaanku untuk melakukan invansi bisnis di wilayah USA khususnya di pusat perekonomian dunia... New York... tapi karena saingan bisnis disana terlalu kejam, ia yang juga menjadi pemegang saham dari perusahaan besar papanya Patricia harus selalu menerima teror... saat itu ayahku masih hidup, dan aku dipercaya untuk mengembangkan jaringan kami sampai ke negeri paman Sam itu... usiaku bahkan belum genap 17 tahun ketika itu... aku yakin Max pasti sudah menceritakan secara garis besar tentang aku saat ada di New York kan sayang? jangan bilang tidak karena aku tahu kamu bohong kalau bilang tidak..." sahut Kim yang langsung membuat Aom tersenyum kikuk...
Kim membuka kemejanya, lalu menanggalkan celananya juga... hingga tersisa boxernya saja...
"ganti baju, kita mandi baru lanjutkan ceritanya lagi..." sahut Kim sambil tersenyum penuh arti pada Aom
"tapi janji tidak akan membuatku kelelahan karena acara 'mandi' kita ini sayang? aku mau mendengarkan ceritamu agar aku tidak mati penasaran..." sahut Aom
Cuuuppphhh!!!!
__ADS_1
Lalu dengan cepat Kim mencium bibir Aom dan menyesapnya dengan penuh minat... seakan-akan ia sedang menikmati permen yang sangat enak untuk ia cicipi dan tak rela untuk ia lepaskan begitu saja...
"jangan pernah berkata tentang kematian walaupun itu cuma kata kiasan... aku mau kamu menemaniku selamanya, aku ingin menua bersamamu... jadi mana mungkin aku biarkan itu terjadi sayang..." ujar Kim setelah melepaskan Aom dari ciuman hotnya itu
"aku tidak bermaksud begitu... aku dengan senang hati mau menemanimu... kita akan menua bersama, melihat cucu-cucu kita nantinya... kita baru berumur 40 tahunan... kehidupan kita masih panjang kan... dan permintaanku hanya satu, aku hanya minta pada tuhan agar aku bisa menikmati setiap detik dalam hidupku bersamamu, ibu dan anak-anak kita..." sahut Aom
"baiklah, cukup ngobrolnya... aku harus menagih janji pada seseorang yang katanya akan memuaskan aku malam ini..." ujar Kim yang langsung menggendong Aom ala bridal style menuju kamar mandi mereka itu...
Mereka berendam air hangat dengan kelopak mawar merah dan beberapa aroma terapi yang dapat merilekskan tubuh dan pikiran... namun karena tangan-tangan Kim yang nakal menjelajahi setiap jengkal tubuh Aom yang polos di dalam bak mandi mereka ini, bukannya rileks tapi tubuh Aom semakin menegang karena gairahnya meningkatkan... begitu juga dengan Kim...
"jadi ini yang Petjah maksud tentang semua perintah yang kamu berikan sudah di selesaikan? termasuk semua ini?" tanya Aom sambil mengalungkan tangannya di tengkuk Kim...
"tentu saja... aku menyiapkan semua ini, agar bisa beristirahat dengan nyaman di rumah... melepaskan semua kepenatan setelah bekerja... lagi pula besok tidak ada agenda penting... lalu lusa kita akan ke Pattaya menemui ibu, aku ingin membujuknya untuk tinggal disini lagi..." sahut Kim
"jadi kita benar-benar akan ke Pattaya?" tanya Aom lagi
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
__ADS_1
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐