
HAPPY READING GUYS
________________________
Otaknya yang seksi itupun seakan berputar kembali ke masa-masa dimana ia terluka sangat parah setelah diculik oleh orang tak dikenal, yang tak lain adalah musuh dari ayahnya yang notabene adalah bos mafia besar bernama SDG...
Kim yang masihlah hanya seorang anak kecil yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, yang tentunya masih sangat lemah, dan bisa menjadi sasaran empuk untuk musuh-musuh ayahnya itu...
Hari itu dimana Kim kecil untuk pertama kalinya menghadapi nerakanya dunia ini...
untuk pertama kalinya ia tahu bahwa manusia yang hidup di dunia ini bahkan bisa berubah menjadi lebih kejam dari iblis...
Hari itu Kim kecil telah disiksa dengan begitu sadisnya, luka sayatan dan cambukan ada dimana-mana di setiap jengkal tubuhnya...
__ADS_1
Meninggalkan bekas luka yang cukup banyak di kulit mulusnya itu... bisa dikatakan ia sedikit beruntung karena tidak banyak luka yang dalam yang bisa meninggalkan bekas luka di kulitnya...
selama luka itu dirawat dengan baik tentunya...
Walaupun merasa ketakutan bdan kesakitan, tapi Kim sama sekali tidak menangis, malah ia menatap para penculik itu dengan tatapan tajamnya... hingga saat Kim kecil mendengar si penculik bernegosiasi dengan ayahnya, Kim memutuskan untuk kabur... dan akhirnya bisa melarikan diri dari para penculik itu, namun secara tidak sengaja ia terpeleset dari jalanan hutan yang licin akibat baru selesai hujan dan terjatuh ke dalam sungai hingga terbawa arus sungat yang kuat sampai ke sebuah wilayah bernama Pattaya...
"saat itu adalah hari terburuk yang pernah kurasakan saat aku masih kecil... rasa takut, tegang, dan kesakitan aku rasakan di setiap hembusan napasku... aku diculik dan dikurung di dalam gubuk di tengah hutan yang entah ada di daerah mana... mereka menculikku demi memaksa ayahku untuk memberikan wilayah kekuasaannya pada bos si penculik itu... namun ketika aku mau dibawa untuk bertukar dengan ayahku, aku melarikan diri... berlari sejauh yang aku bisa ke dalam hutan, namun karena tanah pijakan yang sangat licin... aku terjatuh ke sebuah sungai yang sangat deras... hingga akhirnya aku ditemukan oleh seseorang dan dibawa ke rumahnya, aku dirawat disana sampai aku sadarkan diri..." ujar Kim sambil tersenyum manis pada Aom, Aom tidak membalas senyuman Kim karena ia benar-benar fokus mendengarkan cerita Kim ini... seakan-akan dia sedang menonton film horror jika dilihat dari ekspresi yang ia tunjukkan...
sedikit ngeri namun sangat antusias...
"saat itu aku benar-benar waspada, apapun yang mereka tanyakan aku hanya diam sambil memikirkan cara untuk pergi... tapi seiring berjalannya waktu, walaupun aku hanya diam beberapa hari belakangan itu, mereka tetap merawat dan menyayangiku seperti halnya gadis kecil yang manis itu... dan suatu hari gadis itu mengajakku berkenalan tapi aku tetap diam walaupun aku sebenarnya sangat ingin berkenalan dengannya juga... saat itu dia berkata 'hai... namaku Aom namamu siapa?' benar-benar imut dan menggemaskan..." ujar Kim lagi yang berhasil membuat wajah Aom merona merah...
"aku tetap diam dan membuatnya marah, namun saat dia mau pergi... tiba-tiba aku merasa tidak rela... aku menghentikkan dan dijawab dengan sinis olehnya 'kau ternyata bisa tersenyum juga ya...' katanya sambil tersenyum penuh kemenangan setelah mendengarku berbicara... setelah saat itu aku mulai terbiasa dengannya... bermain bersama dan sengaja menjahilinya agar dia marah dan bertengkar denganku... itu sangat menyenangkan dan juga menggemaskan... hahaha..." ujar Kim
__ADS_1
"aaaaa.... jadi kamu sengaja memancing emosiku ya!" sahut Aom sambil mencubit pinggang Kim lagi
"hahaha tentu saja... aku lakukan itu agar dia tetap dirumah bermain denganku... dia terlalu hobi menangkap ikan di sungai sehingga sering lupa waktu... tapi aku yakin dia juga menikmati tingkah nakalku saat itu sampai dia memberiku nama panggilan 'Maru' dia tidak lagi memanggilku dengan 'Hei kau!' atau yang lainnya... namun setelah aku benar-benar nyaman bermain dan tinggal di rumah gadis cantik itu, ayahku datang menjemputku dan membawaku pulang... entah sejak kapan muncul sebuah keinginan dalam hatiku untuk membuatnya selalu ada disampingku... saat akan pergi, aku berusaha keras memikirkan apa yang seharusnya aku katakan padanya... tapi otakku tiba-tiba menjadi bodoh, dan aku dengan nekatnya mencium pipinya dan hanya bilang sampai jumpa..." ujar Kim lagi, lalu Aom tiba-tiba memeluk tubuh Kim dengan erat, sedangkan Kim mencium pucuk kepala Aom...
"setelah aku pergi dari sana, setiap hari aku merindukan canda tawa dengan gadis kecil manisku itu... ragaku memang ada di rumah, namun hatiku sudah tertawan disana... namun tidak ada yang bisa aku lakukan selain berlatih menjadi orang yang lebih kuat bersama ayahku, dan aku selalu meminta salah satu orang anak buah ayahku untuk memantau keadaan gadis kecilku itu... hingga aku remaja, dan masuk tingkat 2 sekolah menengah atas,.. seorang gadis cantik, yang selama ini aku hanya melihat potonya saja lewat di hadapan kelasku... bersiap mengikuti program pengenalan sekolah bagi para siswa baru... aku benar-benar senang dan bersemangat... tapi apa dayaku, aku hanya bisa memperhatikannya dari balik bayangan..." ujar Kim melanjutkan ceritanya sambil mengikat setiap momen masa lalunya, yang ia habiskan untuk menjaga dan mengagumi sosok gadis kecil yang menjadi cinta pertamanya itu...
~Flashback On
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐