
HAPPY READING GUYS
________________________
"sayang... jangan marah, aku kan cuma bercanda..." rayu Kim sambil berusaha mendekati Aom yang sudah memunggunginya di balik guling itu...
Namun saat hendak memindahkan guling itu, gerakan Kim terhenti karena perintah Aom nya...
"jangan coba-coba untuk memindahkan guling itu Kim!" ujar Aom tanpa sedikitpun menoleh kearahnya...
Kim masih cekikikan mendengar Aom yang sudah kehabisan kesabarannya itu...
"baiklah-baiklah... aku tidak akan memindahkan guling ini..." sahut Kim lalu ia turun dari tempat tidur mereka itu dan berjalan memutar...
Kemudian ia naik dari sisi kiri tempat tidur mereka itu dan langsung memeluk tubuh Aom nya dengan penuh kasih sayang...
Cerdik sekali!
"aku bilang jangan sentuh aku!" ujar Aom dengan sinisnya
"aku tidak menyentuhmu sayang... aku hanya memelukmu..." sahut Kim enteng tanpa merasa berdosa sedikitpun karena telah membuat Aom kesal dan marah padanya...
"ciee... yang ngambek jadi makin imut dan manis saja sayang..." ujar Kim sambil menciumi pipi Aom dengan gemasnya...
Sementara Aom melepaskan dirinya dari pelukan Kim secara paksa...
lalu menaruh satu guling lagi diantara dirinya dan Kim tanpa mengeluarkan sepatah katapun lagi pada Kim...
__ADS_1
ia benar-benar sangat kesal karena Kim saat ini...
"astaga guling... kau tega sekali menjadi pemisah antara aku dan istri cantikku malam ini... kau sangat tidak berperasaan bantal guling yang empuk..." ujar Kim penuh dengan dramatisasi dalam setiap katanya itu...
"ah aku lupa... guling kan tidak bernyawa... bagaimana dia paham dengan apa yang aku rasakan saat ini... dia hanya bisa melanjutkan tugasnya memisahkanku dengan sosok dewasa dari si kecil cantikku yang tomboy dan nakal dulu... malaikat cantik yang menyelamatkan hidupku..." ujar Kim lagi...
Sebenarnya mendengar Kim seperti ini membuat Aom tidak bisa menahan tawanya lagi...
Kim seakan berubah menjadi seorang puitis bodoh untuk membujuknya dan membuat suasana hatinya menjadi lebih baik...
Kim bisa benar-benar berubah menjadi orang yang berbeda hanya saat bersamanya... menjadi seorang laki-laki bodoh yang mau melakukan apapun untuk membuat istrinya tersenyum lagi padanya pun bisa ia lakukan dengan sangat baik...
bukan sebagai seorang Kim Hans yang dikenal dingin, kejam, dan tak berperasaan pada siapapun lagi...
"apa aku harus bilang, ironi malam ini... aku harus tidur kedinginan hanya karena ada sebuah guling yang memisahkanku dengan istriku yang tercinta... padahal guling-guling inilah yang menjadi saksi bisu setiap kali kami bercinta dan saling nenghangatkan di malam yang dingin..." ujar Kim lagi sambil memperhatikan setiap gerak-gerik Aom diantara kedua bantal guling itu...
tubuh Aom sedikit bergetar naik turun karena menahan tawanya akibat tingkah konyol Kim malam ini...
"aahh... permisi bantal guling tak tahu malu... tidak seharusnya kau ada disini..." ujar Kim sambil melemparkan guling itu ke sembarang arah...
Hingga bantal itu teronggok tak berdaya di lantai marmer yang dingin itu...
Kim memeluk pinggang Aom dari belakang, menciumi tengkuk istrinya dengan lembut dan berkata,
"jangan marah, aku cuma bercanda sayang... kamu tahu kan aku sangat suka melihat wajah imutmu itu... saat kamu kesal kamu jadi semakin imut soalnya... hehehe" ujar Kim sambil terus menikmati kegiatannya saat ini...
Meninggalkan tanda-tanda merah di tengkuk Aom, kissmark favorit di tempat favoritnya selain di dada Aom...
__ADS_1
"kenapa kamu tidak mau menceritakan tentang cinta pertamamu? padahal itu kan aku sendiri..." gerutu Aom karena sudah merasa kalah dengan Kim yang sudah berhasil membujuknya...
ia tidak bisa marah lagi pada Kim saat ini, ia hanya bisa kesal karena ulahnya...
"tentu saja aku malu sayang... aku banyak melakukan tingkah laku yang konyol dan tidak masuk akal hanya karena mencintaimu..." sahut Kim yang tanpa sadar telah membuat Aom semakin penasaran untuk menggali informasi menarik ini semakin dalam dari mulut suami tampannya ini...
"ceritakan padaku Kim... kamu janji tidak akan merahasiakan apapun dariku kan?" pinta Aom sambil mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk meluluhkan hati Kim nya ini...
Merengek manja pada Kim selalu berhasil membuatnya mengikuti permintaan Aom, apapun itu...
"baiklah-baiklah sayang... apapun untukmu..." sahut Kim
"tapi aku bingung harus mulai dari mana?" tanya Kim sambil tersenyum manis pada Aom
"bagaimana kalau dimulai dari apa yang kamu pikirkan setelah sadar di rumahku?" tanya Aom dan Kim nampak berpikir keras mengingat ingat masa itu...
Otaknya yang seksi itupun seakan berputar kembali ke masa-masa dimana ia terluka sangat parah setelah diculik oleh orang tak dikenal, yang tak lain adalah musuh dari ayahnya...
Anak kecil yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, yang tentunya masih sangat lemah, dan bisa menjadi sasaran empuk untuk musuh-musuh ayahnya itu...
Dimana Kim kecil yang telah disiksa dengan begitu sadisnya, akhirnya bisa melarikan diri dari para penculik itu dan tidak sengaja terjatuh ke dalam sungai dan terbawa arus sungat yang kuat sampai ke Pattaya...
______________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys...
kasi rating juga karyanya Author ya...
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐