
sesampai nya Adinda di rumah, ia pun keluar dari mobil milik Bryan dan mengucapkan terimakasih
"apa aku boleh tanya sesuatu?." ucap Bryan
"silahkan saja selagi pertanyaan mu tidak memberatkan ku." jawab Adinda
"apa kau sudah mempunyai kekasih?." tanya Bryan
"sebenar nya aku su...."
"Adindaaaa?!!!!!!." teriak seorang wanita dari kejauhan
"oh astaga kak Selin!!." ucap Adinda senang, Selin berlari menghampiri Adinda dan memeluk nya
"aku kangen banget sama kamu Din." ucap Selin
"duh sayang! lain kali jangan berlari gitu ah, bagaimana jika kau terjatuh? itu akan sangat berbahaya untuk bayi yg sedang kamu kandung." ucap Jonatan
"apa? bayi??? kak Selin hamil?." ucap Adinda tak percaya
"iya Din aku hamil, seneng banget waktu aku tahu hal itu." ucap Selin gembira
"selamat ya kak, aku senang mendengar nya, apa mama dan papa sudah tahu soal ini?." tanya Adinda
"belum, aku datang kemari untuk memberitahu mereka dan terutama menemui kamu." kata Selin
"ekhmmm." deham Jonatan melirik arah Bryan yang diam mematung
"oh ya, dia ini Bryan, orang nya baik sekali karena suka menolong ku." ucap Adinda tersenyum
"ya ampun, beruntung sekali ya kamu menolong adik ku." kata Selin melirik Bryan
__ADS_1
"hahaha, bisa saja nona, senang bertemu dengan kalian." ucap Bryan dengan senyum terbaik nya
"ya sudah, kita masuk saja yu, tidak enak ngobrol di luar." pinta Selin
"iya benar, yu masuk." ajak Adinda pada Jonatan dan Bryan
"maaf, seperti nya lebih baik aku pulang karena ini kan tentang pembicaraan keluarga." kata Bryan
"oh begitu, ya sudah hati hati dijalan, sekali lagi terimakasih sudah mengantar ku." kata Adinda
"sama sama Adinda, aku permisi dulu." kata Bryan berbalik pergi
di dalam rumah,
"ayaaahh?." panggil Selin
"ah Selin, kau datang ya." sahut Tio Anggara senang
"iya yah, aku datang bersama suami ku." ucap Selin
"baik nyonya." sahut Desi
"ada apa Selin? tumben kamu kemari?." tanya Tio
"aku rindu kalian, apa tidak boleh?." ucap Selin
"boleh sayang, tapi pasti ada hal lain kan yang ingin kamu sampaikan pada kami." ucap Tania Anggara
"jadi gini yah, ma.. Selin itu???." ucap Jonatan yang tiba tiba di sahuti lebih dulu oleh Selin
"aku hamil yah ma!!!!!." kata Selin
__ADS_1
"benarkah?!! ya ampun mama senang sekali mendengar nyaaa." ucap Tania Anggara
"Selin, selamat ya atas kehamilan mu, ayah ikut senang mendengar nya." ucap Tio Anggara
"terimakasih ya yah, ma. omong omong Satria kemana? apa masih di kantor?." kata Selin
"Satria ada di kantor nya, memang kenapa?." tanya Adinda
"coba deh Din, kamu ajak dia pulang dan beritahu kalau aku dan Jonatan berada disini, kita makan sama sama diluar, anggap saja merayakan kebahagiaan kami, ya kan sayang?." ucap Selin melirik Jonatan
"iya sayang." sahut Jonatan
"ya sudah, kalau begitu aku hubungi suami ku dulu ya." ucap Adinda menarik ponsel dari saku nya
...
tut..tut..
"halo Sat?." ucap Adinda
"ada apa sayang? kau baik baik saja kan?." kata Satria
"aku baik baik saja, oh ya kamu bisa pulang sekarang? ada kak Selin dan Jonatan disini, mereka membawa kabar gembira untuk mu." ucap Adinda
"wah, kabar gembira apa?." tanya Satria
"ada deh, makanya kamu pulang ya aku tunggu di rumah." kata Adinda
"ya ya baik lah aku segera pulang, bye sayang." ucap Satria kemudian mematikan panggilan tersebut
"gimana? Satria mau pulang?." tanya Selin
__ADS_1
"mau kak, kita tunggu dulu ya." ucap Adinda tersenyum
"syukurlah." kata Tania Anggara