Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
the first time


__ADS_3

Adinda melihat wajah suaminya yang berubah menjadi muram


"sayang, kenapa wajah mu cemberut seperti ini?." tanya Istrinya bingung


Satria hanya diam saja tidak mendengarkan apa yg dikatakan istrinya


kemudian Adinda mendekati suaminya dan memberikan beberapa ciuman kecil di pipi nya


"kau marah sayang?."


Satria masih saja diam tidak menjawab.


"hmm, kalau sekali lagi kau tidak menjawab ku lebih baik aku tidur di sofa." Kata Adinda mengancam


tetap tidak ada jawaban dari suaminya itu, lalu Adinda menuruni ranjang nya dan berdiri menuju sofa, namun Satria langsung menariknya kembali ke tempat tidur


"ih kamu apa sih?." ucap Adinda


"kamu ini masih juga ya tidak mengerti." balas Satria kesal


melihat istrinya yang tak peka, ia segera mencium nya dengan paksa


"satriaaa..satria apa apaan sih kamu." teriak Adinda


Satria menghentikan perbuatan nya lalu melepaskan istrinya begitu saja dan keluar dari kamar dengan wajah masam

__ADS_1


ya ampun laki laki ini.. sudah besar masih saja marah. batin Adinda


Adinda menyusul suaminya keluar kamar dan melihat Satria sedang duduk diruang tamu sambil menekuk wajah tampan nya


"sayang, jangan seperti ini dong, kau kenapa?." tanya Adinda yang mulai mengusap ngusap lembut dada bidang suaminya


"aku marah pada mu." jawab Satria dingin


"kau marah kenapa sih jelaskan padaku." kata istrinya sambil mengalungkan tangan nya pada Satria


"aku ingin kita melakukan nya malam ini." ucap Satria membuat Adinda tertawa


"hahaha aku pikir kau kenapa, jadi hanya gara gara itu sayang?."


detik itu juga Satria langsung menerkam istrinya, ia menggendong sang istri dan melemparkan nya di atas kasur


"eeummmh."


mendengar desahan kecil istrinya, Satria segera membuka pakaian Adinda perlahan begitupun sebaliknya. kini mereka sama sama tidak memakai sehelai benang pun ditubuhnya, posisi Satria juga sudah berada di atas istrinya


"sayang, tahan sebentar ya." ucap Satria yg ingin memasukan miliknya kedalam V milik Adinda


Adinda memejamkan mata nya dan memegang bahu suaminya, lalu Satria membuat tubuh Adinda terguncang


"awwh, sakiit Sat." kata Adinda

__ADS_1


"tahan sayang, tidak lama lagi pasti enak kok." balas Satria yang terus mengguncangkan istrinya


"ta..pi..sakitt aaahh."


tidak lama Adinda benar benar merasakan nikmat dari setiap pergerakan yang suaminya berikan.


"eumm, saa..yang.. inii aaawwwhhh."


"bagaimana? bukan kah ini menyenangkan?." tanya Satria sambil tersenyum


mereka terus melanjutkan olahraga malam nya sampai akhirnya mereka berhasil mencapai pelepasan pertama nya.


Adinda dan Satria langsung tertidur tanpa membersihkan tubuh dan pakaian nya yang berantakan.


Hari mulai pagi dan Satria bangun lebih dulu dari istrinya. ia lihat istrinya tidur sangat pulas dengan selimut menutupi tubuhnya, Satria memberikan sebuah ciuman di bibir Adinda lalu tersenyum


"terimakasih, kau sudah menjalankan tugas mu sebagai seorang istri." ucapnya kepada Dinda yg masih memejamkan mata


Satria mandi dan berpakaian, setelah itu ia membangunkan istrinya


"sayang? bangun, mandi gih kita makan diluar hari ini." ucap Satria


"hemmm, ya aku akan segera bangun." balas Dinda


Adinda pun di geser oleh Satria agar berada di sandaran nya.

__ADS_1


"sayang, mandi. lihat, kau hanya memakai selimut saja."


Adinda belum juga bergerak untuk bangun menuju kamar mandi, dan akhirnya Satria menggendong istrinya memasuki kamar mandi tersebut.


__ADS_2