Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
pesta pernikahan


__ADS_3

kemudian Adinda kembali termenung lagi, memikirkan mengapa wanita yang datang tadi sore bersedih saat tau bahwa Adinda akan menikah dengan Satria.


"heii, kamu kenapa sih? apa yang terjadi? katakan pada ku?." kata Satria lembut


"tadi sore seorang wanita cantik datang kesini, entah apa yang dia katakan sebelum nya kepada Desi tapi saat dia tau bahwa aku adalah calon istri mu matanya mulai berlinang, aku seakan sudah merebut apa yang dia miliki." kata Adinda sedih


"siapa namanya katakan padaku?." tanya Satria


"Merin Monica, Satria?? jika memang dia adalah kekasih mu katakan saja pada ku, maka aku akan batalkan perjodohan ini." ucap Adinda yg sudah mulai meneteskan air matanya


"tolong jangan seperti ini, jangan menangis, perasaan ku hancur saat melihatnya. aku sama sekali tidak ada hubungan apapun sama wanita itu, memang aku mengenalnya karena dia teman SMA ku dulu, aku sangat mencintai mu Din." jawab Satria


lalu Adinda memeluk erat tubuh Satria dan menangis


"aku tidak mau kehilangan mu, aku tidak mau!!." ucap Adinda yang mencengkram kuat baju Satria


"heii heiii, kau tidak akan kehilangan ku, tenang lah." kata Satria menenangkan


saat Adinda sudah merasa tenang, Satria menyuruhnya istirahat dan tidur.


kemudian Adinda memejamkan mata nya hingga tertidur.


keesokan harinya pagi pagi Adinda dibangunkan oleh Desi dan Desi menyuruhnya untuk segera mandi karena sudah ada tata rias yang menunggu nya.

__ADS_1


karena hari ini adalah pernikahan Adinda dengan Satria.



setelah beberapa jam Satria dan Adinda sudah siap, pendeta pun langsung membacakan janji pernikahan.


tamu tamu undangan pun sudah banyak yang berdatangan, terutama Tio Anggara dan Tania Anggara sudah ikut hadir disana


"tuan Satria Anggara, apakah anda bersedia menjadi suami dari nona Adinda Chelsea Renata, untuk saling menjaga, mengasihi, selalu bersama disaat susah maupun senang?."


"saya bersedia." balas Satria


"nona Adinda Chelsea Renata, apakah anda bersedia menjadi istri dari tuan Satria Anggara, untuk saling menjaga, mengasihi, selalu bersama disaat susah maupun senang?."


"saya bersedia." balas Adinda


tamu tamu semakin ramai, Jonatan pun ikut menghadiri pesta tersebut.


Monica yang baru saja datang hanya bisa menyaksikan pesta itu dari luar. ia sangat bersedih sampai sampai bertekad akan merebut cinta Satria dari istrinya.


Jonatan menuju ke arah Adinda dan suaminya, dia ingin mengucapkan selamat atas pernikahan nya itu.


"Dinda, selamat karena kamu sudah menikah." ucap Jonatan

__ADS_1


"terimakasih banyak pak." jawab Adinda


saat Jonatan ingin mengucapkan selamat juga untuk pendamping Adinda, ia sungguh terkejut dengan apa yang dia lihat, ternyata yang menikahi Adinda adalah Satria, orang paling terkaya di kota A


"selamat pak Satria, saat ini anda sudah menikah."


lebih tepatnya kau menikah dengan wanita yang aku sukai sejak lama. batin Jonatan


"terimakasih." balas Satria


kemudian Tio Anggara dan istrinya menghampiri Adinda dan Satria


"selamat ya nak, semoga kalian selalu berbahagia." ucap Tio


"iyaa jangan lupa beri kami cucu ya nak Dinda." kata Tania sambil tertawa


"hehe iya bu."


setelah pesta itu selesai Satria dan Adinda pergi menuju kamar.


"Dinda, sekarang aku sudah menjadi suami mu, aku minta tolong jangan pernah berbohong pada ku dan ceritakan semua masalah jika ada yang membebani pikiran mu." ucap Satria kepada Adinda


"iya satria, aku akan selalu jujur pada mu."

__ADS_1


"oh ya, mulai sekarang panggil aku sayang." kata Satria


"iya sayang." jawab Dinda malu


__ADS_2