Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
tidur sekamar


__ADS_3

"ya sudah kau sabar ya nak, mungkin ini adalah ujian dalam pernikahan kalian, mama cuma minta satu sama kamu, jangan lalai menjaga anak dan istrimu, kejahatan kini sudah dimana mana." jelas Tania


"benar kata mama mu Satria, kau harus lebih hati hati menjaga keluarga mu, banyak orang licik yg ingin mendapati mu lalu menyingkirkan Adinda, begitu juga sebaliknya." sahut Tio


"iya pa aku akan lebih hati hati menghadapi segala nya, ya sudah aku izin ke kamar dulu untuk beristirahat." ucap Satria yg dibalas anggukan oleh kedua orang tua nya.


Satria pun pergi menuju kamar miliknya, di sana sudah ada Adinda yg sedang menemani Arkan tertidur.


"lho kamu ga minta Desi buat bantu km jagain Arkan tidur?." tanya Satria


"Desi? Desi siapa?." balas Adinda


"oh ya maaf, aku lupa kalau kamu tidak ingat, tolong kamu buatin aku air hangat untuk mandi ya." kata Satria


"air hangat ya? ya sudah sebentar aku buatkan dulu." ucap Adinda


Adinda menyiapkan air hangat itu di dalam bathtub, setelah selesai ia keluar dan melihat Satria yg sudah melepas atasan nya sehingga dada bidang dan tubuh kekar nya itu membuat Adinda membelalakkan mata


"pakai baju mu!." pinta Adinda menutup mata nya


"kenapa? kenapa aku harus memakainya lagi? aku kan ingin mandi." kata Satria

__ADS_1


"seharusnya kau melepas baju itu di dalam sana bukan disini, kau tidak lihat ada seorang wanita di kamar mu?!." ucap Adinda masih menutup mata nya


Satria sengaja mendekati Adinda tanpa suara, Adinda sangat bingung karena keadaan mendadak hening.


apa dia sudah pergi?. pikir Adinda


Adinda mencoba membuka mata perlahan dan betapa terkejut nya dia melihat Satria yg saat ini berdiri sangat dekat dihadapan nya.


deg..deg..


"kaget?." tanya Satria


"ih kau menyebalkan!!." Adinda memukuli tubuh kekar Satria


"aku sangat merindukan mu sayang." kata Satria lagi mengeratkan pelukan nya


"sudahhhh, aku akan mati jika kau memeluk ku seperti ini!." balas Adinda meninggikan suara


"sssst... sayanggg,, jangan berisik, anak kita sedang terlelap, bagaimana jika kau ikut mandi bersama ku?." tanya Satria menggoda


"tidak akan! sudah sana aku ingin berbaring disamping bocah kecil itu." kata Adinda menuju kasur empuknya

__ADS_1


"hahaha." Satria segera menuju kamar mandi


selang 20menit, Satria keluar dari kamar mandi itu, ia melihat istrinya sudah tertidur pulas tepat disisi putra kecilnya


"Din, aku berharap kau bisa pulih secepat mungkin, aku tidak bisa seperti ini terus menerus." kata Satria menghampiri sang istri dan mengusap usap wajah nya


tak lama pun Satria ikut membaringkan tubuh nya di samping Adinda dan memeluk istrinya


"iloveyou sayang." ucap Satria seraya mengecup lembut kening Adinda


keesokan hari..


Adinda merasa berat saat menggerakkan tubuh nya, ia membuka mata lalu sadar bahwa Satria sedang memeluk dirinya dengan erat


Adinda memegang tangan Satria yang melingkar pada pinggang nya saat ini, lalu ia berkata dalam hati nya


kenapa saat seperti ini aku justru merasa sangat nyaman bersama mu? rasanya aku tidak ingin melepaskan pelukan ini, tapi...


"kau sudah bangun sayang?." tanya Satria tiba tiba


"emm, ya a-aku sudah bangun, apa kau sudah bangun dari tadi??." tanya Adinda tak berani menatap wajah Satria

__ADS_1


"aku baru saja membuka mata, ada apa? kau takut berbalik ke arah ku??." kata Satria lagi


"sedikit."


__ADS_2