Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
banyak buaya


__ADS_3

di dalam mobil Satria menatap istri nya dalam dalam, awalnya dia tersenyum lalu membuang nafas panjang.


"sayang, kau badmood melihat kejadian tadi?." kata Satria


"iya." sahut Adinda


"jangan gitu dong, dia kan tidak macam macam pada ku." ucap Satria, seketika Adinda menatap suami nya tajam


"seperti itu kamu bilang tidak macam macam Sat? dia memaksa mu untuk menerima nomor ponsel nya tidak macam macam?." kata Adinda sedikit meninggikan suara nya sebelum dia sadar dan akhirnya menunduk


Satria yang melihat istri nya sedang dikuasai rasa cemburu pun langsung memeluk nya erat


"kendalikan emosi mu sayang, kau tau kan? sampai kapan pun, aku selalu mencintai mu." kata Satria melembut seraya mengelus punggung istri nya


"maafin aku ya udah bersikap kaya tadi, aku cuma gak suka kamu digoda seperti itu." sahut Adinda


"aku maafin kamu ko, sekarang kita pergi ke villa Rose aja, besok tinggal berangkat dari sana." ucap Satria


"baiklah." sahut Adinda


setengah jam berlalu, mereka sampai di villa tersebut, Adinda segera keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam ruangan


"selamat datang nyonya dan tuan." ucap pelayan


"kita langsung ke kamar aja." ucap Satria yang di anggukan oleh Adinda


di kamar, Satria meminta istri nya untuk berganti pakaian dan beristirahat.

__ADS_1


"kamu istirahat dulu, pasti capek habis cemburu kaya tadi." ucap Satria meledek


"ih kamu masih saja di bahas." kata Adinda, ia segera mengganti pakaian nya dan bersandar pada bantal ranjang seraya menonton televisi


"mau nonton film hantu?." ucap Satria


"enggak." sahut Adinda sinis


"takut ya? payah kau ini, dulu kau masuk ke dalam hutan sendirian berani, masa nonton film hantu takut." ucap Satria


"dulu aku memasuki nya tanpa membayangkan wajah hantu, tapi kalau menonton secara tidak langsung aku melihat wajah nya, dan pasti akan terus ada di kepala ku." kata Adinda di balas tawa kecil oleh suami nya


"kau lucu, ya sudah istirahat ya, aku di depan." kata Satria


"iya, nanti aku panggil kalau ada apa apa, tenang saja." ucap Adinda


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


BESOK NYA ;


Adinda sudah bersiap untuk datang ke acara pernikahan putri dari rekan bisnis suami nya.


ia memakai gaun berwarna silver, motifnya sangat simple namun terlihat elegan.


Adinda juga sedikit memoles wajah nya senatural mungkin dengan makeup yang ia miliki, dan di tambah lagi high heels berwarna putih kilap menempel pada kakinya, siapa yang tidak akan terpesona? ketika melihat wanita secantik Adinda?


"sayang, kamu sudah si-?." tanya Satria


"sudah, mau berangkat jam berapa?." tanya Adinda


"waw, kau cantik sekali sayang." puji suami nya


"jangan berkata begitu Satria, aku malu sekali." ucap Adinda tidak percaya diri


"jangan malu, kau memang terlihat cantik, pasti semua mata di sana akan tertuju pada mu nanti." ucap Satria tambah membuat wajah Adinda memerah


"sudah ah ayo kita berangkat." ucap Adinda


"ayo, kau harus terus di samping ku ya nanti, karena kalau tidak, banyak buaya yang sedang berkeliaran mencari mangsa nya, aku tidak ingin wanita ku menjadi buruan para lelaki yang kelaparan akan wanita." kata Satria tersenyum pada Adinda


"jangan khawatir, aku akan selalu ada di samping mu." ucap Adinda membalas senyuman Satria

__ADS_1


__ADS_2