Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
telat menjemput


__ADS_3

malam nya.


Farel menghubungi Satria, dan Satria menjawab


"bagaimana?." ucap Satria


"saya sudah berusaha tuan untuk menemukan pelaku nya, namun pelaku tersebut sangat cerdik, ia menghapus seluruh jejak nya, cctv tempat dimana nona mengalami hal itu pun tidak menampakan sang pelaku dengan jelas, mereka menutup dirinya rapat rapat." jelas Farel


"bodoh!!! aku tidak mau tau, mereka harus segera ditemukan!!." kata Satria


"tapi tuan, pelaku tersebut memakai kalung bulan sabit berwarna silver yang motif nya bisa dibilang langka, jadi mungkin jika kita menemukan orang itu maka dia lah pelaku nya." ucap Farel


"bagus, cari keberadaan kalung tersebut, pastikan orang yg kau temui benar benar pelaku nya." balas Satria


"baik tuan."


1minggu berlalu, dokter memperbolehkan Adinda pulang, namun Adinda terlihat kebingungan, sebab dia tak tau kemana dia harus kembali


"nona, hari ini nona sudah boleh pulang." ucap salah satu suster di ruangan itu


"tapi..." Adinda belum sempat melanjutkan kata kata nya tiba tiba..


"kau tidak perlu khawatir kemana kamu akan tinggal, aku sahabat mu, aku akan membawa mu tinggal bersama ku." ucap laki laki yg baru saja datang


"ka-kau siapa?." tanya Adinda


"aku teman kecil mu, aku bahkan kenal betul siapa orang tua mu, aku tau bagaimana mereka bisa meninggalkan mu saat itu." jawab nya


"teman kecil?." kepala Adinda terasa sakit lagi saat mencoba mengingat semua itu

__ADS_1


"sudah, ingat ingat nya nanti saja saat kau sudah sampai di rumah ku, ayo kita pulang." laki laki tersebut tersenyum kepada suster agar suster itu segera pergi


"ta-tapi aku..."


"sudah ayo." laki laki itu membawa Adinda keluar dari rumah sakit dan masuk ke dalam mobil milik nya


di mobil


"kau istirahat saja, jika sudah sampai aku pasti membangunkan mu." ucap nya


"ba-baik lah." Adinda memejamkan mata nya dan terlelap di dalam mobil itu


bagus, dengan begini aku semakin mudah mengambil hati mu, dan merebut diri mu dari laki laki itu. pikir laki laki yg membawa Adinda barusan


selang 20menit kemudian Satria datang ke rumah sakit untuk menjemput Adinda, namun ternyata Adinda sudah tidak ada di ruangan nya


"maaf tuan, anda mencari siapa?." kata suster


"dimana istri saya? mengapa kamar nya kosong seperti ini?." tanya Satria bingung


"lho tuan, sekitar 20 menit yg lalu nona Adinda sudah pulang dibawa oleh sahabat nya." jelas suster


"apa maksud mu?!!! bukan kah aku sudah peringati bahwa dia adalah istriku?!!! dan aku juga memberitahu kau jangan sampai seorang pun berani menyentuh nya?!!." ucap Satria emosi


"maaf kan saya tuan, saya tidak tahu jika orang tersebut tidak ada hubungan nya dengan nona Adinda." suster itu pun menunduk karena takut dengan tatapan tajam Satria


"aaargh sudahlah! kau tidak berguna!!." Satria pergi meninggalkan suster tersebut


Satria mencari istrinya kemana mana

__ADS_1


aku hanya meninggalkan mu sebentar, karena meeting di kantor, tapi kau malah dibawa entah oleh siapa, ternyata sesulit ini mempercayai mu kepada orang lain, itu alasan nya aku tak ingin meninggalkan mu sendiri, apalagi ingatan mu yg hilang sepenuhnya. batin Satria


di tempat Adinda


"kita sudah sampai Adinda." laki laki itu membangunkan Adinda dan membantu nya menuju rumah yg lumayan besar itu


"ya terimakasih sudah membantu ku." kata Adinda


"sama sama."


di dalam rumah laki laki itu


"Rena? tolong bantu wanita ku memasuki kamar nya yg sudah disiapkan." ucap laki laki itu kepada pelayan di rumah nya


"baik tuan, mari nona saya bantu anda memasuki kamar." pelayan tersebut menuntun Adinda ke dalam kamar


di kamar..


"sebenarnya ini rumah siapa? apa benar dia sahabat ku?." tanya Adinda pada Rena


"ini rumah tuan Reno Abraham, benar nona dia adalah sahabat nona." jawab Rena


"apa benar tuan mu tau tentang orang tua ku?." kata Adinda lagi


"benar nona, tuan mengetahui semuanya." sahut Rena


"ya sudah kau keluar ya, aku ingin istirahat." ucap Adinda


"kalau begitu saya permisi." Rena keluar dari kamar itu

__ADS_1


__ADS_2