Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
jalan jalan


__ADS_3

saat Satria sudah sampai rumah, ia pun segera menghampiri keluarga nya yang sedang asik mengumpul di ruang tamu tersebut


"ada apa ini? kabar gembira apa yang ingin kalian sampaikan?." kata Satria seraya duduk dan merangkul istri nya


"jadi.... aku hamil Satria!!!!!." teriak Selin gembira


"waaah?? benarkah? selamat ya Selin dan kau Jonatan." menatap Jonatan kecut


"hei sudahlah, lupakan masa lalu, kita ini sekarang adalah keluarga, masa masih saja menatap ku seperti itu." ucap Jonatan


"iya Satria, kita ini keluarga, jangan ingat masa lalu Jonatan lagi." sahut Selin


"baiklah, jadi apa kita ingin pergi?." tanya Satria yang sudah tau kalau Selin akan mengajak nya pergi


"ya benar sekali, aku ingin liburan bersama kalian, boleh kan?." tanya Selin


"tentu saja, mau kemana?." kata Satria


"aku ingin sekali berlibur ke korea selatan." ucap Selin


"wow, apa tidak ke tempat lain saja?." kata Jonatan


"ayolah, ini permintaan ku dan juga bayi mu, kalau tidak dituruti apa kau ingin bayi mu nanti ileran?." kata Selin manja pada suami nya


"tidak sih, tapi ya sudah lah demi calon anak kita." ucap Jonatan


"oke kalau begitu kita berangkat nanti malam, siapkan dulu barang barang yang ingin dibawa." kata Satria mengajak istri nya ke kamar


"Satria? apa kita akan benar benar ke sana?." tanya Adinda


"iya, memang kenapa? kau tidak ingin? atau mau ke tempat lain saja?." ucap Satria


"tidak, aku hanya bertanya, ya sudah aku siapkan pakaian Arkan dulu ya." kata Adinda


"baiklah."


pukul 19.00

__ADS_1


"sudah siap?." tanya Satria pada Adinda


"sudah kok, Arkan juga sudah ya nak." kata Adinda berbicara pada Arkan


"ya sudah ayo berangkat." ajak Satria pada yang lain tetapi tidak dengan orang tua nya karena Tio dan Tania memilih untuk diam di rumah


"ma, Dinda pergi dulu ya, engga lama ko cuma sebentar, mama sama papa jaga kesehatan jangan sampai sakit." kata Adinda


"iya, mama hati hati di rumah, kalau ada apa apa langsung hubungi aku." ucap Satria


"tenang saja tuan, nyonya aman bersama saya." kata Desi tersenyum


"ayah, aku jalan dulu ya doakan semoga perjalanan kita lancar." kata Selin memeluk Tio Anggara dan juga Tania Anggara


"hati hati ya nak, jaga kesehatan kalian semua, Selin kamu tidak boleh makan makanan sembarangan, kamu juga Adinda jangan makan sembarangan ya, Arkan juga harus dijaga makan nya." ucap Tania


"iya ma Dinda pergi ya." Adinda mencium punggung tangan kedua mertua nya, diikuti oleh yang lain


⭐⭐⭐⭐⭐


"kita sewa hotel saja." ucap Jonatan


"jika aku tau kalau aku akan kesini lagi bahkan membawa istri dan anak ku, kemarin aku beli apartemen untuk sewaktu waktu kita datang kemari, payah." ucap Satria


"sudah, kita cari hotel saja yang nyaman." kata Selin


"iya yuk, kasian kak Selin pasti kelelahan." kata Adinda


"iya benar, Arkan juga pasti ngantuk deh makanya tuh tidur terus." kata Selin tertawa kecil


tak menunggu lama Satria mendapati hotel yang nyaman, ia benar benar teliti mencari hotel tersebut.


di kamar hotel Adinda,


"waaah, Satria? kamu itu pintar ya mencarikan kamar untuk ku." ucap Adinda senang


"jelas saja, aku ingin istri dan anak ku berada di tempat yang layak, ingat kan kalau kau adalah istri ku, nona muda Anggara." kata Satria mengelus kepala istrinya

__ADS_1


"sebentar, aku taruh Arkan dulu di sana."


"besok aku akan bawa kamu ke suatu tempat yang menyenangkan." ucap Satria


"ah baiklah, aku akan tunggu sampai waktu itu tiba." sahut Adinda


mereka berdua kini memilih untuk tidur, agar besok bisa berjalan jalan.


.


.


.


.


.


.


"hoaaaam." Adinda terbangun karena cahaya matahari menyilaukan nya, ia melihat suami nya sedang menggendong Arkan seraya menyiapkan makan


"ya ampun, kalian buat makanan ini?." kata Adinda


"iya dong, sesekali aku yang siapkan makanan untuk mu, iya kan Arkan?." ucap Satria


"hu." gumam Arkan


"terimakasih yaaa anak bunda yang pintar." kata Adinda mencium pipi Arkan


"lho? hanya Arkan yang dicium?." kata Satria melongo


"oh memang nya kamu juga ingin?." tanya Adinda meledek


"tau gitu aku tidak usah bawa Arkan untuk ikut membuatkan makanan, jadi kalau dicium cuma aku aja dia tidak." kata Satria iri pada anak nya


"lucu deh kamu sama anak sendiri iri, iya nih makasih ya😘." Adinda mengecup pipi suami nya dan tersenyum manis

__ADS_1


__ADS_2