
di rumah Selin merasa sangat bosan, ia mencari keberadaan Adinda tapi sama sekali tidak terlihat.
"kemana sih dia, andai saja aku memiliki kekasih pasti tidak akan jenuh seperti ini." gumam Selin
kemudian ia memutuskan untuk keluar rumah mencari udara segar. dia menaiki mobil mewah nya dan melajukan dengan cepat.
di tengah perjalanan mobil nya mendadak mengalami keanehan, Selin segera keluar dan melihat apa yang terjadi
"sial! mobil tidak tahu di untung, kenapa harus pecah ban disini?! tidak ada yang lewat lagi." kata Selin
Selin mencoba menghubungi Romi untuk menyuruhnya agar segera datang tapi tidak ada jawaban
sampai tiba tiba Jonatan melihat Selin sedang dipinggir jalan sendirian seperti orang kebingungan
Selin melihat ke arah Jonatan dan mendengus kesal
laki laki itu mau apalagi, heuh. batin Selin
"ada apa dengan mobil mu?." tanya Jonatan
"bukan urusan mu."
"wow, ditempat seperti ini kau masih bisa ya jual mahal pada ku."
"memang nya kenapa? kau tidak suka? silahkan pergi."
"aku hanya ingin membantu mu manis, ayo naik saja di mobil ku, mobil mu urusan gampang." kata Jonatan
"ciih.. percaya diri sekali kau." balas Selin
"sudah ayo." paksa Jonatan
"aku lebih baik jalan kaki dari pada harus semobil dengan mu." ucap Selin berlalu pergi
Jonatan mengejarnya dan sengaja memeluk Selin dari belakang
deg.
apa apaan sih ini?? sungguh menyebalkan, dia membuat jantung ku berdebar debar. pikir Selin
__ADS_1
aku bisa membuat mu jatuh cinta pada ku dalam 1hari saja hahaha. batin Jonatan
setelah itu Jonatan menarik Selin menaiki mobilnya dan menuju kediaman Jonatan
š¦
"sayang, kita berhenti di restoran dulu ya, kamu kan belum makan." ucap Satria
"ya sudah, kau juga kan belum makan." sahut Adinda
mereka berdua mendatangi sebuah restoran dan memesan makanan.
saat keduanya sedang menyantap makanan itu bersama, seorang wanita datang menghampiri mereka.
"Satria?." ucap Wanita itu lirih seraya memegang lembut tangan Satria
Satria mendongak ke arahnya lalu terkejut, kini perasaan nya tak bisa dikontrol.
"Sheira?." sebut Satria
Adinda hanya menatap suaminya penuh tanda tanya.
"aku tak percaya menemukan mu disini, dan lagi kau sudah memiliki pengganti diriku.. secepat ini kau melupakan semuanya Sat?." kata Sheira lirih
"pengganti?." kata Adinda bingung
kemudian Sheira pergi meninggalkan Satria dan istrinya. Satria bangun dari duduknya lalu mengejar wanita itu
Adinda langsung memegang kepalanya akibat merasakan pusing
"Sheira tunggu?!." Satria berlari dan menggenggam tangan wanita tersebut
"berhenti mengejar ku, jangan kecewakan wanita yang saat ini bersama mu." jawab Sheira
"untuk apa kau kembali jika tidak memberi penjelasan sedikit pun kepada ku?." tanya Satria
"maafkan aku, saat itu aku dipaksa ayah untuk pergi ke New York meninggalkan mu, bagi ku itu adalah hal yang sulit namun aku tak bisa berbuat apa apa, ayah mengancam ku.. jika aku ketahuan menghubungi mu maka dia tak akan segan segan menghabisi mu." Sheira menjelaskan ditemani oleh butiran air mata
"kenapa ayah mu meminta kau untuk pergi dari ku?."
__ADS_1
"aku dijodohkan oleh teman bisnis ayah, 3tahun aku mengulur waktu agar laki laki pilihan nya tak menikahi ku dalam jangka waktu dekat, saat ini aku berhasil kabur darinya.. tapi siapa sangka justru kau???." belum sempat melanjuti perkataan nya, Satria sudah memeluknya erat.
#Flashback On#
beberapa tahun lalu Satria memiliki wanita yang begitu dia sayangi, tapi disisi lain ia tak pernah melupakan Adinda, saat itu Adinda masih menduduki bangku kuliah, Adinda juga tidak begitu tertarik akan kehidupan Satria diluar.
Sheira sangat mencintai Satria, dia sudah banyak membuat moment moment indah bersama Satria dulu.
sampai tiba tiba ayah nya kembali, dan memaksa Sheira untuk menikah dengan teman bisnisnya, Sheira begitu terpukul dengan keadaan tersebut tapi akhirnya ia menuruti perintah sang ayah dengan rasa terpaksa.
Satria sempat menunggu Sheira kembali, tapi bagi nya itu sudah tak bisa diharapkan, ia berusaha melupakan semuanya dan jatuh hati pada Adinda.
Satria tidak pernah mengatakan apapun tentang Sheira kepada Adinda, karena pikirnya cinta yang pernah tumbuh untuk wanita itu sudah mati.
dan sekarang Sheira kembali..
saat Satria menatap wajah wanita itu rasanya sangat tidak bisa diprediksi, entah Satria masih memendam perasaan untuknya atau hanya sebatas meminta sebuah penjelasan.
#Flashback Off#
di kejauhan Adinda melihat suaminya sedang memeluk wanita tersebut, hatinya begitu sakit dan kepalanya mulai terasa berat.
ya tuhan, siapa dia sebenarnya? tolong jangan goyah kan hati suami ku. batin Adinda
lalu Adinda berbalik untuk membayar makanan nya dan pergi menuju pulang.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
HALLO READERSā¤ā¤dukung terus ceritaku, jangan lupa Likešš¼dan juga komen.