Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
amarah Satria


__ADS_3

Adinda terus memerhatikan putra kecil nya.


"sayang? lihat, anak kita tampan ya." kata Adinda dipenuhi senyum bahagia


"iya tampan sekali seperti aku." jawab Satria percaya diri


"sejak kapan kamu jadi narsis begini?." ucap istrinya


"sejak aku menikah dengan mu." Satria mengelus elus kepala istrinya, ia juga memegangi jari jari kecil putranya


"Arkan, kalau kamu sudah besar harus jadi laki laki yang hebat." ucap Satria


"jangan seperti ayah mu, yang mudah bimbang dalam memilih bunda atau mantan kekasih nya." kata Adinda


"kau ini benar benar ya menyebalkan." Satria menyubit hidung sang istri


2minggu berlalu..


Tio dan istrinya sudah kembali ke Singapura beberapa hari yang lalu.


didepan terdengar suara ketukan pintu


tok..tok..


"Desiii?." panggil Selin


"Dess, di depan ada tamu, tolong buka kan pintu nya, aku sedang sibuk." teriak Selin memanggil manggil Desi, namun Desi tidak menjawab karena ia sedang fokus memasak kan makanan di dapur belakang


"huh, kemana sih Desi." gumam Selin seraya membuang nafas dengan kasar

__ADS_1


ketika pintu dibuka ia sangat terkejut sekaligus tak percaya.


"kau?!!!." Selin menatap nya tajam lalu hendak menutup kembali pintu tersebut, sayang nya seseorang menahan dengan keras


"berhenti untuk menjauhi ku, aku sayang pada mu Selin." ucap seseorang dibalik pintu itu


"tarik ucapan mu karena aku tidak butuh apapun lagi!!!." balas Selin pedas


"aku tau kau mencintai ku kan? tolong percaya, aku pun merasakan hal yang sama Selin, kalau kau beri aku kesempatan untuk berbicara maka aku akan buktikan ucapan ku." katanya


"cukup Jonatan!! jangan sakiti aku lagi! aku tak akan sanggup menerima nya." ucap Selin menahan tangis


"Selin? tolong, tolonggg kasih aku waktu sebentar saja, bahkan kalau kau tak bisa lagi menerima ku izinkan aku memeluk mu kali ini." jawab Jonatan


Selin hanya diam, tak tahu harus menjawab apa, hatinya begitu kecewa saat tahu niat Jonatan sebenarnya, tapi dilubuk hati nya yang paling dalam, dia tidak ingin kehilangan Jonatan.


"aku mencintai mu Selin." peluk Jonatan


"lepas Jonatan, lepaskan aku!!!!." jawab Selin


"ku mohon, biarkan seperti ini sebentar saja."


Selin menangis dalam pelukan laki laki yang dia sayangi.


tiba tiba Satria keluar karena mendengar suara Selin, saat melihat sepupunya berada di pelukan laki laki brengsek ia segera menarik nya dan meninju Jonatan dengan tangan kiri nya


bukkk..bukk..bukk


"bangun!!." Satria menarik Jonatan sampai dia terbangun

__ADS_1


"ayo lawan aku! kenapa kau diam saja?!!!." ucap Satria keras


Selin menahan Satria, dia tidak tega melihat Jonatan di pukuli habis habisan


"cukup Sat, kau tidak perlu seperti ini." kata Selin yang langsung menghampiri Jonatan dan memegangi wajah memar memar nya


"untuk apa kau bela laki laki ini? untuk apa Selin?!!!!." kemarahan Satria semakin memuncak


"karena aku cinta pada nya." jawab Selin seraya menjatuhkan air mata


"sejak kapan kau memiliki selera serendah ini?!!!!!!! kau harus tau! dia ini laki laki ********! dia berusaha menghancurkan rumah tangga ku, dia menculik istriku! dan sekarang kau bilang cinta pada nya?!!!!!." kata Satria naik pitam, ia mulai menarik Jonatan kembali dan meninju nya, sudut bibir Jonatan mulai berdarah akibat pukulan Satria yang tak ada hentinya


bagaimana ya kira kira keadaan Jonatan saat dipukuli Satria secara habis habisan??? yuk lanjut ke bab berikutnya😁


.


.


.


.


.


.


.


Hiii para Readers❤ jangan lupa dukung terus cerita ku, vote sebanyak banyak nya, dan tinggalkan jejak juga ya😍😍

__ADS_1


__ADS_2