
Adinda kemudian tertidur bersama dengan suaminya, mereka saling memeluk dan menyatukan jemari jemari mereka.
di kamar bawah Arkan sedang tertidur pulas di atas kasur empuk nya, lalu Desi keluar untuk meminta pelayan lain memasak makan sore.
ketika masakan itu telah selesai, ia pun mencoba naik ke lantai atas untuk memberitahukan kepada tuan nya, namun saat dia berjalan menaiki tangga terakhir ternyata pintu kamar tuan dan istri nya tak tertutup, Desi segera melihat ke arah kamar itu dan terpesona melihat suami dan istri tidur dengan gaya yang sangat mesra.
"oh ya ampun, tuan dan nona benar benar romantis sekali." gumam Desi tersenyum, apa yang dia lihat saat ini membuat nya mundur meninggalkan kamar itu karena tak ingin mengganggu kedua nya.
Malam malam, Satria bangun dan melihat Adinda masih tidur dengan wajah terimut.
ia mencubit pipi itu pelan dan mengecup nya beberapa kali, sampai akhirnya ia memilih untuk menyegarkan tubuh di kolam renang.
Satria berenang malam malam di kolam itu dengan santai, dingin tetapi menyenangkan bagi dirinya.
tak lama kemudian Adinda terbangun, tangan nya meraba ke segala arah tapi tak menemukan sang suami, lalu ia bangkit dan memanggil manggil nama Satria
"mas Satria? kamu dimana?." kata Adinda
"mas??? kamu mandi ya?." ucap Adinda lagi, saat ia tak menemukan tanda tanda keberadaan suami nya di kamar, ia pun segera turun ke bawah dan mendengar suara lompatan yang terjun ke air, Adinda sadar kalau itu suara suami nya.
"maaaass? kamu berenang malam malam gini sih." kata Adinda dengan mata yang masih sayu
"malam sayang, sudah bangun?." kata Satria
"iya kamu kenapa berenang malam malam, nanti masuk angin." ucap Adinda khawatir
"tidak sayang, ini menyenangkan, kau mau ikut?." ucap Satria di gelengkan oleh istrinya
"aku ambilkan kamu handuk, habis itu sudah ya besok lagi renang nya." sahut Adinda berlalu pergi mencari handuk...
__ADS_1
"nih handuk nya, ayo naik." kata Adinda
"kau meminta ku naik? sabar Adinda, tadi kau baru saja merasakan itu, kalau kau mau nanti malam kita melakukan nya." kata Satria mencoba menggoda istrinya
"mas!! kamu ih ngomong apa sih ngelantur gitu, maksud aku naik ke sini, handukan!." ucap Adinda gregetan pada suami nya
"Oooo, aku pikir naik ke tu..." belum selesai bicara, Adinda sudah terlanjur gemas karena mulut Satria yang tak bisa berhenti membicarakan hal ranjang, ia menyumpal handuk itu agar suaminya diam, nyata nya Satria tidak diam melainkan tertawa geli
"hahahahaha, ya tuhan, istri ku sangat konyol." kata Satria
"dasar, suami menyebalkan! tuh kamu handukan sendiri, aku pergi." ucap Adinda berbalik melangkahkan kaki.
lalu Satria lompat ke atas kolam renang dan memeluk Adinda dari belakang.
"ih!!! ih mas!! basah!." ucap Adinda mulai kesal, Satria sengaja melakukan nya karena memang ingin melihat wajah imut istrinya yang sedang marah marah
"hanya basah sedikit, tak ada masalah." kata Satria
kemudian Satria membalikkan tubuh Adinda agar menghadap dirinya, dia memeluk istrinya dan melangkah mundur, lalu menjatuhkan tubuh mereka berdua ke dalam air kolam.
Byurrrr!!!
di dalam air, Satria mencium bibir sang istri dengan sangat lihai, sementara Adinda sempat mencubit tangan Satria keras keras karena telah membawanya masuk ke air yang dingin itu, tetapi tak lama ia membalas ciuman tersebut.
mereka terus menenggelamkan dirinya sampai ke dasar kolam, di sana mereka saling bercumbu mesra tanpa ada seorang pun yang melihat nya.
dengan penuh gairah, Satria merobek pakaian yang Adinda kenakan sehingga pakaian itu terbawa oleh air hingga mengambang ke atas
suami nakal itu menyesap bagian bagian tubuh istri nya, ia juga menerobos bra tersebut dan menghisap lembut bola kecil yang terpampang di sana.
__ADS_1
sesekali Adinda mencengkeram kuat bahu suaminya karena sedikit sakit namun terasa nikmat.
setelah beberapa menit berlalu, Adinda melepas tangan Satria dari tubuh nya, dan segera naik ke atas untuk mendapatkan udara, dari bawah Satria mengejar dengan cepat dan kembali menyerbu bibir manis sang istri
"mas!!!." ucap Adinda mendorong Satria agar berhenti
"apa sayang?." sahut suami nya
"sudah, aku tidak tahan melakukan nya disini." kata Adinda
"kau tunggu disini, aku ambilkan handuk itu untuk mu." kata Satria mengambil sebuah handuk dan memakai kan ke tubuh istrinya, kemudian ia menggendong Adinda menuju kamar
"dingin mas." kata Adinda kedinginan
"maafin mas ya sayang, habis nya gemas sih, tubuh mu selalu menggoda mas." kata Satria menurunkan Adinda ke ruang ganti pakaian
setelah mereka bergantian memakai pakaian, Satria mengajak istrinya makan malam.
"kita makan dulu, nanti malam kita berangkat pergi." ucap Satria
"pergi?! mau kemana mas?." tanya Adinda
"aku sudah sewa Villa di kota D, kita ke sana bersama Arkan dan Desi." kata Satria
"kamu ko bilang nya mendadak banget? emang sudah bicara dengan Desi?." ucap Adinda
"ya belum sih, tapi dia pasti selalu siap jika di ajak kemana pun." kata Satria
"ya sudah gimana mau mas aja deh, yuk ke bawah." pinta Adinda berjalan mendahului suami nya, lalu Satria menarik wanita itu agar berjalan seiringan dengan nya
__ADS_1
"kebiasaan kamu nih, kalau jalan selalu mendahulukan aku, sini gadis nakal." ucap Satria