
5bulan kemudian..
siang siang Selin sangat panik karena Adinda ingin melahirkan
ia menghubungi Satria dan menyuruh nya menyusul ke rumah sakit
tut..tut..
"halo Selin ada apa?."
"duh Satria, Adinda sepertinya ingin melahirkan, kau susul aku ke rumah sakit Zoya sekarang." kata Selin yang langsung memutuskan panggilan tersebut
"Ayo Din kita ke mobil aku sekarang, aku bantu kamu."
Adinda memegangi perut nya, tubuh nya berkeringat, ia juga merasakan sakit yang luar biasa.
..
RUMAH SAKIT ZOYA
"Selin? bagaimana?! bagaimana istriku?." tanya Satria yg baru saja datang
"Adinda udah di dalem, kita tinggal tunggu aja, kamu tenang ya." kata Selin
3jam kemudian terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruangan, Satria mendengarnya sangat senang, begitu juga Selin.
"wah kau mendengarnya Sat?." ucap Selin
"iya Selin aku mendengarnya, itu anak ku, syukurlah."
dokter segera keluar dari ruangan Adinda dan berkata..
"apakah tuan suami dari nyonya Adinda?." tanya dokter
"betul dok."
__ADS_1
"selamat ya tuan, anak tuan lahir dengan selamat, jenis kelamin nya laki laki, tampan seperti ayah nya, silahkan masuk untuk melihat keduanya, saya permisi." dokter itu pun pergi
Satria dan Selin masuk ke dalam
"sayang?." panggil Satria yang langsung mencium kening dan pipi istrinya.
"maaf aku terlambat, aku sudah berusaha tepat waktu." ucap Satria mengelus kepala Adinda
"tidak apa apa, jadi apa kau sudah punya nama untuk bayi kita?." tanya Adinda
Satria menghampiri bayi itu lalu memikirkan nama yang cocok untuk putra mungil nya
"aku akan beri dia nama Arkan dika anggara."
"nama yang tampan, sama seperti bayi mu." ucap Selin pada Adinda
"Arkan? nama yang bagus." Adinda tersenyum puas
"oh jadi aku ga dijaga ya?." kata Selin meledek
"hahaha aku juga akan menjaga mu." balas Satria
saat hari sudah hampir malam banyak para karyawan dan juga sahabat pembisnis Satria berkunjung ke rumah sakit untuk melihat Adinda dan juga putra pertama nya.
"jangan terlalu mengganggu ketenangan istri ku." kata Satria pada semua rekan kerja dan juga karyawan nya
"baik tuan."
"waaaah.. lucu sekali ya bayi nya."
"siapa namanya??."
"hei, anak nona lucu sekali."
__ADS_1
"namanya Arkan." jawab Adinda diiringi senyum
"Arkan, kalau sudah besar pasti seperti papa mu ya." ucap salah satu rekan bisnis Satria
banyak kado memenuhi meja di ruangan Adinda, ketika selang setengah jam semuanya berpamitan..
tiba tiba muncul seorang wanita cantik di depan pintu
"selamat malam." kata wanita itu melengkungkan sudut bibir nya
"Monic?! syukurlah kau datang, sudah lama sekali kita tidak bertemu." ucap Adinda
Monic menjabat tangan kepada Selin, ia memperkenalkan dirinya
"halo, nama saya Monica." ucap Monic
"Selin." balas nya
"kak, dia yang udah menyelamatkan ku dari kecelakaan itu."
"oh jadi dia? terimakasih banyak ya sudah menolong Adinda." kata Selin
"sama sama, siapa nama putra kalian?."
"Arkan dika anggara."
"nama yang bagus, dia tampan sama seperti ayah nya."
Adinda hanya tersenyum mendengar perkataan Monic
"oh ya Sat, aku udah hubungi ayah Tio tentang Adinda yang sudah melahirkan, mereka bilang besok mereka akan datang." ucap Selin
"bagus lah kalau kaya gitu, aku justru hampir lupa menghubungi mereka karena terlalu sibuk mengurus rekan kerja ku yang ingin menjenguk Adinda tadi."
"tidak masalah." jawab Selin
__ADS_1