Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
balasan untuk Sheira


__ADS_3

Adinda kini berhasil memasuki pintu belakang, lalu ia mengendap ngendap berjalan ke arah Selin, Satria yang menyadari hal itu begitu kaget tetapi Adinda mengisyaratkan untuk suami nya diam


tangan Adinda kini menarik Sheira agar menjauh, Sheira sangat terkejut dan marah


"lepaskan!!!." pekik Sheira


"diam kau! aku tidak akan melepaskan wanita licik seperti dirimu! kau pantas aku balas." ucap Adinda menatap Sheira tajam, Sheira mendadak sedikit takut karena ia tidak tahu jika Adinda akan berniat membalas nya


Reno yg melihat Sheira dibawa oleh Adinda hanya diam kebingungan antara menyelamatkan teman nya atau meraih tangan wanita tua itu, beberapa saat dia berpikir dan berniat menyelamatkan Sheira, tapi saat baru saja mengeluari pintu belakang Farel segera menahan nya dan membawa Reno menjauh


"hei Adinda! lepaskan aku! jika tidak kau akan mendapatkan akibatnya!!!." ucap Sheira


"bicaralah sepuas mu, aku sama sekali tidak perduli, sekarang cepat kau ikut aku!!!." Adinda menyeret Sheira dengan kasar nya dan ia mengikat Sheira disebuah pohon besar yg gelap, hanya ada satu lampu yg menerangkan di sana.


"apa apaan kau!!!." Sheira berusaha memberontak

__ADS_1


"habis kan tenaga mu, karena itu akan mempermudah aku untuk lebih dalam membalas mu." kata Adinda


"kurang ajar kau Adinda!! tidak sadarkah kau?? Satria adalah milik ku! hanya milik ku! kau merebutnya seperti perempuan murahan saja!!." kata Sheira


"keterlaluan! plakkkkk." Adinda menampar Sheira sekeras kerasnya


"dengar?!! dulu aku memang bodoh! membiarkan mu menyentuh suami ku! bahkan kau berbuat seenak mu untuk menghancurkan keluarga ku! tapi sekarang, aku tidak akan tinggal diam! aku bukan lagi wanita payah yang rela ditindas dengan wanita penghancur seperti diri mu!!!!." ucap Adinda menekan kan


"aaaaaaa!! kurang ajar kau! dasar wanita sialan!!!! awas kau! aku akan lakukan yang lebih dari ini!." ucap Sheira


"licik kau!!!!! lepaskan!!!!! bebaskan aku dari sini!!." jerit Sheira


"ini belum seberapa Sheira, kau akan menerima yg lebih sadis dari pada ini! aku tidak akan segan segan untuk menyakiti mu bahkan mengubur mu hidup hidup! kesabaran ku kemarin sudah habis! dan kau?!!! tidak akan bisa lagi menyentuh siapapun di keluarga ku!." ucap Adinda kemudian pergi meninggalkan Sheira sendiri


"Adinda!!! hei!!! licik sekali kau!!!! jangan tinggalkan aku!!!!." kata Sheira tak henti henti nya berteriak

__ADS_1


"hhh, jangan harap aku akan berbaik hati lagi dengan mu, sudah cukup kau memainkan perasaan ku Sheira." gumam Adinda mengelap kening nya yg berkeringat dengan tangan nya


saat Adinda sampai di rumah tempat Tania Anggara disekap Satria segera datang menghampiri Adinda


"sayang kau tidak apa apa kan? kemana kamu membawa Sheira?." tanya Satria khawatir


"tenang lah, aku tidak apa apa, Sheira kini sudah nyaman di tempat nya." balas Adinda tersenyum


"tempat nya? kau tidak macam macam kan?." kata Satria


"kenapa? kau peduli dengan nya? takut jika aku mengapa ngapai dia?." balas Adinda lagi


"tidak, aku hanya takut kau melakukan hal yang tidak tidak." ucap Satria


"oh aku hanya memberinya pelajaran sedikit, dan ini baru permulaan, jika dia berani mengganggu mu dan keluarga kita lagi, aku akan berikan dia yg lebih kejam dari ini." kata Adinda

__ADS_1


__ADS_2