Istri CEO Tampan

Istri CEO Tampan
pelaku ditemukan


__ADS_3

malam nya, orang tua Satria datang mengunjungi Adinda, mereka diberitahu jika Adinda kini hilang ingatan jadi tidak akan mengenal siapa Tio & Tania Anggara


seluruh pelayan menyambut mereka dengan senang hati, dan dibalas anggukan juga senyuman oleh keduanya


"dimana putra ku Des?." tanya Tania Anggara


"di kamar nya nyonya, tuan sedang bersama nona Adinda." kata Desi


"ya sudah saya ke kamar nya dulu." Tania menuju kamar Satria dan mengetuk pintunya pelan


tok..tok


didalam


"siapa itu?." kata Adinda


"kita lihat saja, kamu tunggu disini, aku buka pintu dulu." ucap Satria


tak lama pintu tersebut dibuka oleh Satria dan muncul Tania Anggara disana


"malam sayang, apa kabar?." kata Tania kepada Satria, Satria hanya memeluk mama nya itu


"sayang? apakah itu ibu nya? atau justru pacar nya? tapi masa laki laki setampan dia pacaran sama tante tante seperti ini?." gumam Adinda


Tania menghampiri Adinda dan memeluknya erat, seperti nya Tania sangat merindukan menantu nya itu


"sayang? bagaimana kabar mu? apa kamu sudah baikan?." tanya Tania


"emm ya, maaf ibu ini siapa?." Adinda melepas pelukan Tania dan menatap Satria untuk meminta jawaban


"dia mama ku, mama mu juga." kata Satria tersenyum


"halo tante, aku Adinda." kata Adinda membuat mama mertua juga suaminya tertawa


"hahaha iya sayang mama sudah tau kamu Adinda, jadi keadaan mu bagaimana? sudah baikan?." tanya Tania lagi


"sudah tante, tapi aku belum ingat kalian, walaupun Satria berhasil membawa ku kemari." ucap Adinda

__ADS_1


"iya tidak apa apa, cucu mama mana Sat?." kata Tania membuat wajah Satria mendadak gugup


"cucu? apa maksudnya?." tanya Adinda bingung


"iya cucu, kalian kan baru saja memiliki anak, apa jangan jangan Satria belum mengajak mu bertemu dengan putra kalian ya?." kata Tania


Adinda hanya kebingungan seraya menggeleng kepala


"cu-cucu ma-ma hi-hilang." kata Satria menunduk


"APA?!!!!! bagaimana bisa Arkan hilang?!." Tania keliatan kaget dan marah ketika mendengar hal tersebut


tiba tiba ponsel Satria bunyi, terlihat jelas nama Farel disana.


"ya? ada kabar apa?." tanya Satria


"saya menemukan jejak tentang penculikan Arkan tuan." jelas Farel


"dimana kamu sekarang?." kata Satria


"saya share lokasi saya saat ini tuan."


"baik tuan." Farel menutup ponselnya


Satria menatap mama dan istrinya dengan mata sedikit merah.


"maafkan aku ma, tapi saat ini aku akan temukan siapa penculiknya." kata Satria


"hati hati sayang, kabari mama jika terjadi sesuatu, biar nanti mama jelaskan pada papa." ucap Tania


"aku boleh ikut?." kata Adinda asal


"tidak, kau tetap disini ya sayang bersama mama, aku tidak ingin kau dalam bahaya jika ikut bersama ku, aku tidak mau kehilangan mu lagi." balas Satria


"ma, aku titip istriku." Satria mencium kening istrinya dan beranjak pergi


"ha-hati hati." balas Adinda

__ADS_1


***


saat Satria tiba dilokasi yg Farel berikan, Farel menghampiri Satria


"tuan." kata Farel


"bagaimana? ada perubahan?." kata Satria


"saya melihat penculik itu masuk ke dalam sana." Farel menunjuk sebuah rumah yg tak begitu besar


"dari mana kau yakin kalau itu penculiknya?." tanya Satria


"tentu saja saya yakin tuan, saya melihat jelas kalung nya, dan dia membawa seorang bayi dengan gendongan yg sama persis seperti milik nona, tuan tau? tidak ada orang yang memiliki gendongan itu karena tuan meminta designer kepercayaan tuan untuk membuat nya sendiri, sementara terakhir kali nona pergi ia juga memakai gendongan tersebut." jelas Farel


"ya ya kamu benar, ya sudah tunggu apalagi, ayo." pinta Satria


Farel hanya mengangguk pelan dan menuju pintu rumah itu.


mereka berdua membuka pintu tersebut dengan kunci yg mereka punya, ya seperti nya kunci itu bisa untuk masuk ke rumah mana saja, Farel sengaja memesan nya untuk berjaga jaga.


pintu itupun tak lama terbuka, lalu Satria masuk kedalam dan segera mencari kamar di rumah itu, hampir semua kamar dibawah tidak ada siapa siapa, hanya ada satu lagi yg tersisa yaitu atas.


Satria menaiki tangga dengan cepat dan pelan, lalu membuka pintu kamar itu dengan paksa.


Brakkk


seorang wanita cantik terkejut dengan kedatangan Satria, rambut nya panjang, memakai jeans hitam dan jaket hitam. Satria pun tak kalah terkejutnya ketika melihat wanita itu


"Sheira?!!." kata Satria


"Satria?!." Sheira segera menggendong Arkan ke dalam pelukan nya


"lepaskan anak ku!! kamu benar benar keterlaluan! aku sangat menyesal membebaskan mu!!! kau membuat istriku kehilangan ingatan nya!!!!." Satria sangat murka sampai sampai dia berbicara dengan sangat keras didepan wajah Sheira


"cepat menjauh! atau aku akan.."


langsung saja Satria merebut putra nya dari Sheira, sehingga Sheira tidak bisa berkutik apa apa.

__ADS_1


"aku pernah berkata akan memusnahkan siapapun yang sudah mencelakai istriku! tapi karena pelakunya adalah kamu, aku tidak mungkin tega menghabiskan nyawa mu, kau harus dipenjara!!!! bawa dia Farel!." Satria meminta Farel untuk menyeret Sheira ke dalam penjara


__ADS_2