Keikhlasan Hati Seorang Istri

Keikhlasan Hati Seorang Istri
Nyonya Al dan Tuan Al


__ADS_3

Setelah buket bunga tersebut terlepas dari tangan Arsya dan juga Suci, mereka segera berbalik melihat siapa yang akan mendapatkannya. Entah kemana buket tersebut melayang, kini sudah tidak tahu lagi kemana arahnya dan membuat semuanya sedikit bingung.


“Lohh... Mas... kemana arah bunganya terbang? Kenapa mereka semua tidak ada yang mendapatkannya? Apa kita melemparnya terlalu bersemangat jadi bunganya hilang entah kemana...” Suci berbicara dengan wajah paniknya yang membuat Arsya pun ikut bingung.


“Aku juga tidak tahu, masa iya bunganya hilang. Apa jangan-jangan nyangkut di plafon gedung ya?” tanya Arsya degan polosnya yang langsung saja mendapat lirikan aneh dari Suci.


“Yaaakkk.... memang Mas kira layangan pakai acara nyangkut segala, ada-ada saja tingkahnya ih...” geram Suci dengan nada sedikit kesal.


“Ya kan aku bilang jangan-jangan berarti bisa jadi kemungkinan dong dan kalau kemungkinan itu juga bisa jadi iya bisa tidak kan...” Arsya menjawab dengan entengnya yang malah membuat Suci menatapnya dengan malas.


“Ya ya ya... terserah apa kata Mas Arsya saja” ucap malas Suci.


Di sela-sela kepanikan semua orang di sana yang sedang mencari ke berada buket bunga itu. Membuat mata mereka terkalihkan saat mendengar seseorang berteriak dengan sangat bahagia sambil menunjukkan buket bunga yang semua orang cari dari tadi.


“Yeeeeyyy... aku dapat hahaha...” sorak seorang wanita cantik berkerudung dengan usia yang tidak muda, siapa lagi kalau bukan Bunda Reni.


Semua mata tertuju pada Bunda Reni dan betapa terkejutnya mereka saat melihat bunga itu malah jatuh di tangan orang yang salah. Sedangkan Ayah Al yang mengetahui itu semua langsung mendekati Bunda Reni dengan wajah yang sangat datar.


“Kenapa juga bunga luck*nut itu ada di tanganmu, hah!” ucap Ayang Al yang membuat Bunda Reni mengerutkan dahinya.


“Entahlah orang aku kan lagi lewat eh... bunga ini jatuh di depanku ya aku ambil, siapa tahu aku bisa dapat suami baru yang tampan, romantis dan juga lebih kaya darimu” canda Bunda Reni.


“Yaaakkkk... dasar istri tidak tahu diri, bisa-bisanya kau berniat menghianatiku hah!! Ingat baik-baik ya, percuma kamu mencari suami yang tampan, romantis dan kaya raya jika ujung-unjungnya menyakitimu. Lebih baik kau punya suami cuek dan dingin sepertiku tapi aku selalu memperlakukanmu bagaikan seorang ratu, paham!” tegas Ayah Al yang membuat semua orang meleleh bagaikan es batu yang berada di bawah sinar matahari.


“Huuaa sayang... I love you, muachhh...” Bunda Reni yang begitu bahagia sampai lupa jika di sana semua mata mengarah kepadanya.


Semua orang di sana melihat adegan di mana Bunda Reni mencium bibir Ayah Al hingga membuat semua orang langsung mengabadikan momen yang tak akan pernah terulang kembali itu. Sedangkan Ayah Al hanya diam mematung melihat istrinya yang entah kesambet apa tapi bisa-bisanya dia menciumnya di depan umum seperti ini tanpa adanya rasa malu sedikit pun. Padahal keluarga Valleanno terkenal sangat dingin, tapi kali ini mereka terlihat menggemaskan.


“Astagaaaa... kiyutt banget... huaa... jadi iri deh...”

__ADS_1


“Aduduhh... romantisnya Nyonya Al dan Tuan Al, sampai-sampai mereka tidak tahu jika ini di tempat umum hihi...”


“Rasanya bagaikan dunia ini hanya milik mereka berdua dan yang lain ngontrak ya, hahaha...”


Celotehan semua orang itu membuat Bunda Reni tersadar dan wajahnya pun langsung berubah memerah bagaikan tomat kematangan, sehingga dia malu sendiri.


“Aduh... aduuhh... ternyata tidak hanya pengantin yang romantis ya, melainkan Nyonya Al dan Tuan Al yang terkesan sangat tegas kini menunjukkan sifat aslinya yang sangat romantis. Semoga saja kita semua bisa seperti mereka ya yang selalu hidup bersama dengan penuh keharmonisan, aamiinn...” ucap sang Mc yang membuat Bunda Reni pun semakin malu.


Lalu Bunda Reni mengembalikan bunga tersebut pada Arsya dan Suci. Setelah itu Bunda Reni pergi menjauhi semua orang menuju kamar mandi yang mana rasanya dia benar-benar ingin sekali berteriak sekencang-kencangnya karena kebod*dohannya yang membuat imagenya dan Tuan Al kini menjadi berantakan.


Tapi tak apa, karena setidaknya mereka mendapatkan julukan pasangan penuh keharmonisan. Tak butuh waktu lama, kini waktunya Arsya dan Suci kembali melakukan lemparan bunga untuk yang kedua kalinya karena yang pertama kali sudah gagal akibat Bunda Reni lah yang mendapatkannya, dan berakhir dengan kisah yang sangat romantis.


Jadi ini saatnya pelemparan untuk yang kedua kalinya dan semoga saja kali ini benar-benar di dapatkan oleh pasangan yang pas dan tepat. Dalam hitungan ke tiga, buket bunga cantik itu melambung tinggi hingga membuat orang-orang pun berdesak-desakan dan berebut posisi yang saling mendorong.


“Haaapp... yeeeeyy... aku dapat haha...” teriakan seorang wanita cantik sambil ia berjingkrak-jingkrakan dengan keadaan kedua tangannya mengangkat ke atas penuh kebahagiaan.


Arsya sama Suci saling menatap sekilas dan tersenyum satu sama lain melihat wanita itu yang tak lain dan tidak bukan adalah Lisa. Terlihat jika Lisa begitu bahagianya menerima sebuket bunga cantik darinya. Namun akibat gaunnya, membuat Lisa hampir saja terjatuh tapi ia di selamatkan oleh seorang pangeran tampan yang berhasil menahan tubuh Lisa yang sedikit lagi jatuh ke lantai.


“Astaga... secepat itulah jodoh datang padanya. Padahal dia baru menerima bunga dari pengantin eehhh... jodohnya ternyata berada di belakangnya haha...”


“Kayanya bisa nih dijadikan bahan novel dengan judul 'Bertemu Jodohku di pelaminan hahah...”


Semua orang di sana langsung tertawa yang malah membuat Elsa dan Dimas semakin bete melihatnya. Apa lagi saat ini mereka semuanya seperti bahagia di atas penderitaannya.


“Ckkk... apaan sih, perasaan waktu aku nikah tidak ada acara seperti ini. Kenapa kesannya acara Suci jauh lebih mewah dariku? Arrrghh... sia*llll... lihat kau Suci, habis ini aku yang akan membuatmu kena mental melihat kebahagiaanku dengan Dimas”


“Aku tahu kok... kamu menikahi pria itu hanya karena kau mau manas-manasin Dimas kan haha... aku tahu akal licikmu Suci. Tunggu saja, aku bakalan pastikan kamu yang akan jadi cacing kepanasan saat melihat aku bahagia dengan Dimas haha...”


Elsa berbicara di dalam hatinya sambil tersenyum licik dan menatap Suci yang sering kali meliriknya, namun Arsya yang menyadarinya itu langsung menghalangi pandangannya Elsa agar tidak membuat Suci merasa tertekan. Suci tersenyum menatap Arsya yang membuatnya juga berbalik senyum sambil mengelus pelan pipi Suci.

__ADS_1


Kini waktunya kedua pengantin berganti pakaian mereka untuk melakukan acara bersalaman dengan semua tamu yang hadir yang kapasitasnya pun sangatlah banyak, sehingga harus di bagi menjadi beberapa gelombang agar tak membuat penganti merasa lelah dan juga capek.


...*...


...*...


Akhirnya Suci dan Arsya sudah berganti pakaian pengantin yang sangat indah. Entah mengapa mau mereka pakai baju apa pun, terkesan benar-benar sangat cocok untuk mereka berdua bagaikan pasangan yang begitu serasi dengan artian kalau Arsya dan Suci adalah jodoh yang sebenarnya.


Semua orang pun mengantre untuk bisa bersalaman langsung dengan pengantin, sampai seketika giliran Dimas yang kini sudah berada di depan Arsya dan Elsa yang berdiri di depan Suci. Lalu Dimas menjulurkan tangannya kepada Arsya sambil tersenyum, dan Dimas memeluk Arsy sambil membisikkan sesuatu di telinganya.


“Selamat ya Tuan Arsya... kau berhasil mendapatkannya. Namun ingat, jika aku tahu kau menyakitinya maka aku akan merebutnya kembali walaupun nyawaku sebagai taruhannya” bisik Dimas.


Dimas pun melepaskan pelukannya dan tersenyum begitu juga dengan Arsya, dia tersenyum penuh arti. Bahkan Elsa dan juga Suci yang melihatnya merasa ada yang janggal dari senyuman kedua pria tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hel... to the Lo... Hello guys... 😄😄😄


Kembali lagi dengan Author kalian yang banyak kekurangan ini... ☺️☺️😊


Kalian tahu gak Author baru bikin Group Chat loh dan masih sepi nih 🥳🥳🥳


Jika kalian ingin join ke Group langsung saja ke beranda Author ya... 😎😎😎


Nama Group Chatnya itu adalah "Kang Salto Barbar" kayak Author 🤣🤣🤣


Silahkan join aja guys, gak akan di apa-apain kok tenang aja ya... 🤭🤭🤭


Jaga diri kalian dan sampai jumpa di bab selanjutnya semuanya... 🤗🤗🤗

__ADS_1


Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻


__ADS_2