
Hari demi hari pun terus berlalu, dan kehidupan mereka semua semakin bahagia dan tidak ada lagi pengganggu dalam hidup mereka. Semua orang mendapatkan kebahagiaan yang pantas untuk mereka, dan balasan yang setimpal untuk kejahatan yang pernah mereka lakukan di masa lalu.
...*...
...*...
2 bulan telah berlalu, kini usia Baby Kay sudah memasuki umur 2 bulan lebih yang mana Baby Kay semakin aktif dan juga terlihat begitu menggemaskan.
Tepat di hari ini Suci dan Dimas kembali melangsungkan sebuah pernikahan yang mana hanya di datangi oleh saksi, penghulu dan juga keluarga terdekat.
Meskipun ini pernikahan mereka yang kedua kalinya, tetap saja ketampanan dan juga kecantikan mereka tidak ada yang berkurang sedikit pun. Bahkan mereka terlihat begitu serasi dengan Baby Kay yang kali ini melebihi ketampanan sang Daddy.
Belum lagi di saat sang penghulu mengucapkan kalimat "BAGAIMANA SAKSI, APAKAH SAH?" kepada semua para tamu hadirin serta saksi, kini ada satu suara ada yang membuat semuanya terkejut.
"Eeaaakkk.." ucap Baby Kay dengan suara teriakannya yang mana Baby Kay seperti telah memberikan restunya agar kedua orang tuanya semakin bahagia.
Suci dan juga Arsya langsung menoleh ke arah Baby Kay yang kini berada di dalam kereta bayi dengan begitu anteng sambil mengemut mainannya serta tersenyum.
Betapa bahagianya Suci dan juga Arsya saat menatap Baby Kay yang mana ia seakan-akan ikut merestui mereka. Apalagi di saat penghulu mengucapkan doa pun, Baby Kay selalu menyuarakan suaranya yang membuat semuanya merasa benar-benar kagum.
"Terima kasih sayang karena kamu sudah menerima Daddy sebagai Daddymu, dan memberikan izin padaku untuk memiliki kamu dan Mommymu. Daddy sangat bangga padamu Nak, kamu pasti akan tumbuh menjadi pria yang berhati tulus seperti Mommymu"
__ADS_1
Arsya berbicara di dalam hatinya sambil tersenyum menatap Baby Kay yang sedang mengoceh sendiri dengan mainannya. Lalu Suci pun memegang tangannya Arsya dan tersenyum padanya, yang mana di balas senyum oleh Arsya.
"Putra kita sangat luar biasa ya Mas... dia sudah mengerti dengan apa yang dia lihat dan dia pun sudah memberikan restunya untuk pernikahan kita kali ini. Semoga saja pernikahan ini akan menjadi pernikahan terakhir kita" sahut Suci.
"Kamu benar sayang, putra kita sudah mulai tumbuh menjadi anak yang pintar dan berhati tulus. Aku rasa nanti dia akan menjadi malaikat pelindung untuk keluarga kita kelak. Aku sangat menantikan hari-hari keluarga kecil ini berubah menjadi keluarga besar"
Arsya berbicara sambil tersenyum pada Suci yang mana membuat Suci tersentuh dan menyadarkan kepalanya di bahu Arsya. Mereka menatap Baby Kay yang sedang tertawa saat melihat Mommy dan Daddynya sedang dekat dan romantis seperti sekarang ini.
Baby Kay seolah-olah sudah sangat mengerti dengan semua yang di ucapkan oleh semuanya, hingga membuat Suci gemas. Di saat acara telah selesai, Suci langsung mengambil alih Baby Kay dan menggendongnya serta menciumi seluruh wajahnya bersamaan dengan Arsya yang juga ikut bergabung.
Semua momen langka hari ini sudah terekam sepenuhnya di dalam kamera Dion, sedangkan Lisa dan juga Xan selalu tersenyum sangat manis saat melihat adegan uwu di hadapannya itu yang mana Arsya, Suci serta Baby Kay bagaikan keluarga kecil yang sangat bahagia.
Meskipun wajah Dimas masih melekat di wajah Baby Kay, namun semua itu hanya terdapat 30% saja lalu sisanya 70% campuran antara Suci dan sedikit mirip dengan Arsya. Entahlah semuanya terjadi dengan begitu saja, mungkin terlihat aneh tapi itulah adanya.
Sampai seketika Suci dan Arsya kembali meminta doa restu kepada semuanya. Setelah acara selesai, mereka semua para tamu langsung berpamitan pulang serta tak lupa memberikan selamat kepada Suci dan juga Arsya begitu juga dengan Baby Kay yang kini terlihat begitu bahagia.
"Selamat Tuan dan Nyonya Arsya untuk pernikahan yang ke-2 kalinya, doaku masih sama dan bahkan jauh lebih banyak dari doa yang di pernikahan pertama. Pokoknya semoga Baby Kay bisa mendapatkan adik yang buaanyyakkk sekali hihi..."
Lisa berbicara dengan begitu bahagia, yang mana membuat semuanya tertawa kecil saat melihat wajah Suci dan juga Arsya yang kini sudah memerah.
"Selamat Tuan dan Nyonya Arsya, doa terbaik selalu menyerti kalian berdua. Kalau begitu aku pamit untuk pulang lebih dulu karena sepertinya semua acaranya sudah selesai, bukan?" tanya Dion sambil melihat ke arah sekeliling.
__ADS_1
"Tunggu dulu Nak, kamu jangan pulang dulu secepat ini. Kita akan makan siang bersama dulu di dalam dan menikmati hari ini bersama-sama. Lagi pula kita juga sudah lama tidak berkumpul, bukan?" ucap Bunda Reni yang mencoba menghentikan Dion dari pergi.
"Itu benar Dion, lebih baik kamu dan Lisa makan siang bersama dengan kami juga. Lalu Xan juga, kamu bisa ikut makan siang bersama kami di dalam. Setelah itu, baru kalian boleh pulang dan pergi ke mana pun yang kalian inginkan" sahut Arsya.
"Baiklah kalau begitu, aku dan Lisa akan makan siang bersama dengan keluarga kalian di sini. Lagi pula kami memang tidak ada acara lain hari ini, jadi ini bisa menjadi pesta setelah kalian menikah" ucap Dion sambil menatap Lisa yang mana di anggukkan olehnya.
"Kami memang berencana makan siang bersama sebelum pulang, tapi karena kalian akan melakukan makan siang bersama jadi kami bisa bergabung. Lagi pula aku masih kangen dengan Baby Kay, jadi aku masih ingan bermain dengannya"
Lisa berbicara sambil menggendong Baby Kay dan menciumi seluruh wajahnya yang mana membuat Baby Kay pun sedikit menjauhkan wajahnya dari Lisa. Lalu Dion yang melihat Lisa sangat menyukai anak kecil pun, hanya bisa tersenyum menatap Lisa dengan tatapan yang sangat manis.
"Jika kamu sangat menyukai bayi, lalu kenapa kalian tidak segera menikah dan memiliki satu? Lagi pula umur kalian sudah masa-masa di mana kalian menikmati hidup berkeluarga" gurau Arsya yang mana membuat wajah Dion dan Lisa sedikit memerah.
"Ohh... kamu benar sekali Mas, apalagi sepertinya Lisa sangat ingin memiliki bayi nih. Lalu Mas Dion juga menatap Lisa yang sedang menggendong Baby Kay dengan tatapan manis seperti seorang Ayah yang menatap Ibu dari anak-anaknya kelak hihi..."
Suci pun ikut menggoda Dion serta Lisa yang mana membuat wajah mereka benar-benar menjadi merah padam seperti tomat matang yang akan segera membusuk. Lalu Lisa membalikkan badannya agar mereka tidak bisa melihat wajah malunya, sedangkan Dion malah memalingkan wajahnya dari Lisa.
"Waahh... aku jadi tidak sabar untuk menerima kartu undangan dari Dion dan juga Lisa. Sepertinya sebentar lagi Baby Kay akan memiliki teman bermain dari Dion dan Lisa. Bukankah begitu Lisa dan Dion?" tanya Bunda Reni yang mana sambil menggoda Lisa dan Dion.
Semua orang yang melihat tingkah lucu dan malunya Lisa serta Dion oun tersenyum dan juga terkekeh kecil. Bagaimana pun Dion dan Lisa terlihat sangat serasi bersama dan saat Lisa menggendong Baby Kay pun, ia terlihat seperti seorang Ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya.
Lalu Lisa pun berjalan menjauh dari sana dan mencoba untuk duduk di bangku yang sedikit jauh dari sana. Kemudian Dion pun mengikuti Lisa sambil wajahnya yang masih sedikit memerah. Dion pun akhirnya duduk di samping Lisa yang mana saat ini Lisa masih duduk sambil memangku Baby Kay.
__ADS_1