Keikhlasan Hati Seorang Istri

Keikhlasan Hati Seorang Istri
Hallo Appa?


__ADS_3

Lisa yang melihat perlakuan Dion begitu manis membuat air matanya luluh, ini benar-benar percis seperti saat Dion melamar Lisa pada hari di mana kisah cinta mereka akan dimulai.


"Selamat hari anniversarry, Sayang. Tepat di tanggal ini aku telah melepas masa lajangku dan membuat status baru dengan menjadi suamimu. Banyak kisah yang kita lewatkan bersama, namun hanya ada satu kisah yang tidak pernah aku lupakan yaitu menua bersamamu sampai akhir hayat. Mau ada atau tidaknya anak diantara kita, tidak akan merubah rasa cintaku yang semakin hari semakin meningkat"


"Terima kasih telah bersamaku sampai detik ini, semoga kabahagiaan ini tidak akan cepat berlalu hingga kita bisa kembali bertemu di suatu tempat yang sangat indah dimana kita akan hidup abadi bersama-sama"


"Wahai permaisuriku, apakah kau bersedia berdansa denganku pangeran hidupmu? Jika kau bersedia ambillah sebuket bunga cantik ini, tetapi jika tidak maka buanglah ke dasar Resto"


Kata-kata indah yang terucap dari bibir Dion membuat Lisa tidak bisa lagi menahan isak tangisnya, lalu ia mengambil sebuket bunga itu lalu memeluknya dan mengangguk. Dion begitu senang melihat istrinya yang terlihat sangat lucu dengan ekspresi wajahnya.


"Hiks.. ta-tapi a-aku tidak bisa berdansa" Ucap Lisa dengan raut sedikit kecewa dan menunduk. Dion yang melihat itu melangsung mengangkat sedikit wajah Lisa menggunakan telunjuknya.


"Ini adalah dansa pertama kita, jadi tidak perlu khawatir. Aku sebagai suamimu akan mengajarkan semua hal yang tidak bisa kau pelajari termaksud berdansa. Percayakan pada suamimu ini jika bisa menjadi guru terbaik untukmu.." Sahut Dion sambil mengadahkan tangannya.


Lisa pun tersenyum sambil memegang tangan Dion lalu mereka berdiri bersama-sama, tak lupa Lisa menaruh buket bunganya di atas meja lalu mereka melangkah beberapa langkah menjauhi meja dan berdiri tepat di karpet merah dengan luansa lampu-lampu kecil menambah kesan keromantisan antara Dion dan Lisa.


Semua sengaja di desain secantik mungkin agar terkesan bagaikan seorang pria yang akan melamar wanitanya. Lisa dan Dion menatap satu sama lain dengan wajah Dion yang tersenyum sedangkan Lisa sedikit gugup.


Dion membimbing kedua tangan Lisa untuk menempek dilehernya, lalu tangan Dion memegang pinggang Lisa dengan penuh kasing sayang. Sehingga saat jari lentik Dion memetik di atas udara kini terdengar suara lantunan musik yang sangat indah bersamaan dengan pergerakan Dion sambil mengajari Lisa.


Perlahan demi perlahan mereka melangkahkan kakinya ke kanan, ke kiri, maju dan mundur sesekali Dion memberikan memutar tubuh Lisa secara perlahan hingga Lisa sudah mulai bisa menyeimbangi Dion. Hingga tak terasa bibir mereka sudah berpaut satu sama lain bersamaan dengan iringan dansa yang begitu indah.


5 menit berlalu, Dion melepaskan pautannya serta menempelkan keningnya di kening Lisa dan berkata. "Selamat hari pernikahan sayang, semoga hubungan kita ke depannya bisa semakin langgeng hingga hanya akan ada maut yang bisa memisahkan kita"


"Dan aku juga selalu berdoa supaya dalam jangka waktu dekat ini kita bisa diberikan kepercayaan untuk menimang malaikat kecil yang akan menjadi pelengkap di dalam hidup kita"


"Bismillah, semangat pejuang garis 2. Semoga Allah akan selalu merestui kita ya Sayang, i love you so much My Wife"


Dion berbicara dengan lirih sambil mata mereka bertemu cukup dekat dengan posisi hidung hingga kening menyatu dan membuat mereka bisa merasakan hembusan nafasnya.


"Selamat hari pernikahan juga suamiku, semoga apa yang di doakan akan segera terkabul. Dan aku juga sangat berterima kasih karena kamu merupakan seorang pangerang baik yang dikirim Allah untuk menjadi pendamping hidupku"


"Dan aku juga begitu bersyukur dibalik sifatmu yang dingin, cuek dan juga kaku terdapat sebuah kasih sayang yang begitu luas hingga membuat aku selalu bisa merasakan cinta yang setiap saat selalu kau tebarkan. Semangat berjuang juga sayang, semoga keinginan kita menjadi orang tua akan terkabul. I love you so much My Husband"

__ADS_1


Kini keduanya kembali terhanyut di dalam pautan bibir yang saling melu*mat hingga menggigit kecil dalam keadaan kenyal, basah dan juga nikmat. Sampai seketika sentuhan kedua bibir mereka mulai terlepas, lalu mereka kembali tersenyum satu sama lain.


Kemudian mereka berjalan mendekati meja dan langsung mengambil kotak hadiah masing-masing hingga kini mereka saling berhadapan sambil menatap kearah kotak hadiahnya sendiri.


"Aku sudah tidak sabar dengan isi hadiah yang ada di dalam kotakmu itu, entah kenapa kotaknya sangat membuatku tertarik apa lagi bentuknya yang cantik sama seperti yang membuatnya. Berbeda dengan kotakku yang acak kadut seperti ini" Ujar Dion sambil tersenyum sendiri menatap kearah kadonya sendiri.


"Sudahlah, tidak apa-apa sayang. Yang penting kan isinya, bungkusnya mau secantik apa pun tidak ada harganya. Karena jika kita merobeknya maka dia tidak akan kembali cantik, berbeda dengan isinya bukan? Jadi ayo kita mulai..."


Lisa dengan sangat antusias langsung memberikan kado tersebut kepada Dion. Sehingga Dion juga memberikannya sampai kini mereka sudah menerima hadiah penukaran kado tersebut ditangannya masing-masing.


Namun, saat Dion ingin membukanya segera mungkin Lisa menahannya dan membuat Dion mengerutkan wajahnya sangat bingung.


"Eiiitsss.. nanti dulu sayang, biarkan aku membuka hadiah darimu. Lalu setelah itu kamu bisa membukanya, enggak etis dong kalau bukanya bareng-bareng nanti enggak seru loh..." Titah Lisa sambil tangannya berada di atas kotak.


"Huhhh.. baiklah, baiklah. Aku mengalah, ya sudah kamu buka perlahan hadiah dariku itu. Semoga aku tidak mengecewakanmu Sayang, aku berharap kamu akan menyukai hadiah itu dan maaf jika aku tidak bisa menjadi pria yang sangat romantis seperti pria lainnya" Ucap Dion yang membuat Lisa tersenyum mengusap pipinya penuh kasih sayang.


"Tidak Sayang, bagiku kamu adalah suami yang terbaik dan juga suami siaga hingga aku tidak menyangka orang secuek dirimu bisa meperlakukan istrinya semanis ini" Jawab Lisa sambil tersenyum.


Entah kenapa Dion hari ini terlihat sangat bahagia wajahnya yang biasanya datar dan juga kaki kini telah bersinar begitu menggemaskan sampai-sampai membuat Lisa hanya bisa terkekeh.


Tak butuh waktu lama dengan prlahan Lisa membuat bungkusnya hingga kini terlihatlah kotak yang mana saat di buka terdapat kotak merah berbentuk hati.


Lisa begitu senang mendapatkan sebuah perhiasan, tetapi di dalam hatinya dia sangat tidak suka lantaran Dion selalu memberikan perhiasan yang tidak pernah gunakan selain keacara spesial. Namun, tanpa di duga mata Lisa membelalak ketika kotak berbentuk hati di buka.


Sepaket perhiasan berlian dengan bentuk yang sangat indah telah bersinar begitu terang, yang membuat Lisa tak percaya bahwa Dion bisa memberikan sebuah hadiah yang berbeda dari biasanya.


"Bagaimana Sayang apakah kamu menyukai desainnya? Maafkan aku jika 3 bulan terakhir ini aku selalu pulang telat dengan berbagai alasan, padahal aku pulang telah lantaran sedang menyiapkan semua itu hanya khusus untukmu dan desain itu aku buat spesial dan hanya ada 1 di dunia" Ucap Dion.


Lisayang tidak bisa berkata-kata lagi langsung berhambur memeluk Dion dengan keadaan menangis bahagia, dia tidak bisa menyangka orang yang terkesan sangat menyebalkan ternyata benar-benar bisa membuatnya bahagia tanpa mengeluh.


"Hiks.. te-terima kasih Sayang, aku benar-benar sangat beruntung. Jagan pernah tinggalin aku ya, aku tidak akan bisa hidup jika kau tidak ada di sampingku" Ucap Lisa memeluk erat Dion yang membut Dion tersenyum.


"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu Sayang, aku janji. Hanya saja janjiku bisa pudar kalau takdir berkata lain dan mautlah yang memisahkanku darimu. Lalu, bagaimana hem.. bahagia? Jika benar begitu, sekarang giliranku yang akan menangis sepertimu ini"

__ADS_1


Dion mencubit pelan pipi Lisa dan melepaskan pelukan mereka, sehingga Lisa hanya bisa tersenyum penuh arti ketika melihat Dion perlahan membuka bungkusan kado tersebut. Lalu kotak tersebut terbuka bersamaan dengan wajah Dion yang sangat terkejut bukan main.


Tubuh Dion menegang saat melihat apa yang ada di dalam kotak tersebut. Sedangkan Lisa dia hanya bisa terkekeh kecil melihat ekspresi suaminya yang begitu lucu.


"Sa-sayang i-ini ma-maksudnya apa?" Ucap Dion dengan menatap Lisa dengan tatapan berkaca-kaca, Lisa hanya bisa terkekeh dan mengelus perutnya.


"Hallo Appa. Aku sudah hadir di perut Amma, semoga Appa senang ya dengan kehadiranku. Tapi maaf tulisannya salah, harusnya Hallo Appa bukan Hallo Daddy hihi.." Lisa menirukan suara anak kecil sambil menatap perutnya yang masih rata sambil mengusapnya.


"Ja-jadi di-dia sudah hadir Sayang? Be-benarkah? Se-serius? Ka-kamu enggak bo-bohong kan?" Ujar Dion sambil menaruh kotak tersebut dan langsung memegang kedua bahu Lisa yang hanya di balas anggukan oleh Lisa sambil tersenyum.


"Huaaaaa... yeeeeyyy.. sebentar lagi aku jadi Appa hahah.. ini benar-benar hari yang sangat bahagia dalam hidupku. Terima kasih Sayang, terima kasih.. muaachh..."


Dion menciumi seluruh wajah Lisa dengan gemas sambil memeluknya yang membuat Lisa hanya terkekeh saat melihat suaminya menangis dengan keadaan luar biasa bahagianya. Hingga Dion mengangkat dan memutari Lisa dalam keadaan keduanya tersenyum bahagia.


Sampai beberapa menit Dion menurunkan Lisa secara perlahan, lalu Dion bertekuk lutut hinga mengelus perut rata Lisa sambil menciumnya dalam keadaan gemas.


"Selamat datang Baby Comel. Semoga sehat-sehat di perut Amma ya, jangan nakal nanti kalau sudah keluar kita akan bermain sampai lupa waktu hahah.."


Dion tertawa bahagia sampai air matanya tak.henti-hentinya terus mengalir bersamaan dengan Lisa yang juga ikut menangis bahagia melihat suaminya terkesan seperti baru saja mendapatkan hadiah yang begitu istimewah.


Lisa hanya bisa tersenyum menunduk dan mengusap kepala Dion, kini pernikahan mereka berdua benar-benar telah sempurna dimana ada Appa, Amma dan Baby cooming soon.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat buat pasangan DILIS semoga tetap bahagia selalu.. kita kawal pasangan SUAR agar bisa cepat menyusul 😍🤗


Berikut adalah visual dari hadiah pasangan DILIS.




__ADS_1


__ADS_2