Keikhlasan Hati Seorang Istri

Keikhlasan Hati Seorang Istri
Dasar Suami Mesum!!!


__ADS_3

Arsya melepaskan pelukannya dan lalu kembali menepuk pundak Dimas yang entah kenapa dia tidak bisa berkata apa pun. Jiwa dan mentalnya Dimas saat ini seakan-akan sedang di uji saat dia tahu kalau Arsya benar-benar mencintai Suci. Suci yang berada di belakang Arsya pun langsung maju satu langkah dan berada di samping Arsya sambil menatapnya.


“Terima kasih, suamiku. Aku janji aku ini, Suci Permata Sari Valleanno akan terus berusaha untuk mencintai suamiku yaitu Arsyaka Atthallah Valleanno dengan segenap hatiku” ucap Suci dengan lantangnya yang kini berhasil membuat Arsya danjuga Dimas mengeluarkan air mata yang berbeda artian.


Di satu sisi Arsya menangis karena dia sangat bahagia, dan langsung mencium keningnya Suci yang semakin membuat emosi Dimas membara di dalam hati. Dimas mengepalkan tangannya dengan air mata yang menetes akibat rasa sakit hatinya saat dia melihat Suci dan Arsya saling menyatakan perasaannya.


Elsa masih tidak tenang akibat ucapan Suci, belum lagi melihat kondisi Dimas yang sudah tidak karuan membuat Elsa segera membawa Dimas pulang supaya tidak menimbulkan kegaduhan di dalam pesta sebesar ini. Belum lagi jika para wartawan meliput mereka, maka nama keluarga Dimas akan tercoreng dan Elsa pasti akan sangat malu.


Akhirnya Elsa dan Dimas pulang dengan keadaan yang sudah kacau balau. Elsa dan juga Dimas mengira jika pernikahan Arsya sama Suci tidak akan seperti ini, namun nyatanya malah mereka di buat tak berdaya dengan apa yang mereka lihat.


Elsa dan juga Dimas sangat menyesal datang ke acara ini yang mana mereka berdua seperti di permalukan dan juga direndahkan oleh pengantin yang saat ini sedang duduk bahagia. Suci dan juga Arsya bercanda-canda ria serta tertawa riang saat misi mereka sudah berhasil membuat Elsa dan Dimas melempem.


Setelah Elsa dan Dimas pulang, Dion serta Lisa pun berpamitan pulang lebih dulu karena mereka harus mengurus kantor karena pasti beberapa hari ke depan mereka akan disibukkan dengan pekerjaan Arsya yang mengambil cuti libur selama 3 hari. Sampai seketika hari pun semakin gelap dan jam pun sudah menunjukkan pukul 12 malam.


Kini waktunya Arsya dan juga Suci pergi untuk beristirahat. Sesampainya di sana, mereka pun langsung masuk ke dalam kamar Apartemen mereka yang ternyata tempatnya berada di sebelahnya gedung pernikahan. Begitu pula Papah Angga, Ayah Al dan Bunda Reni sudah masuk ke kamar mereka yang juga bersebelahan dengan kamar pengantin.


...*...


...*...


Di dalam kamar Apartemen Arsya dan Suci


Kini Arsya sudah selesai mandi dan dia terlihat jauh lebih segar, namun Suci? Ia masih sibuk untuk menghapus riasan wajahnya yang cukup memakan waktu banyak. Lalu saat Suci ingin masuk ke dalam kamar mandi, dia di berhentikan oleh Arsya.


“Kau mau ke kamar mandi dengan baju yang seribet itu? Apa kau waras?” ucap Arsya mampu membuat Suci berbalik dan menatapnya.

__ADS_1


“Ya, memangnya kenapa Mas? Habisnya kalau buka di sini kan ada Mas Arsya...” jawab Suci dengan wajah polosnya.


“Ya kalau ada aku kenapa? Aku kan juga sudah jadi suamimu, masa iya aku tidak boleh melihat tubuh dari istriku sendiri? Bukannya ini malam pertama untuk kita bukan hem...” goda Arsya yang mampu membuat wajah Suci mulai memerah.


“Ta-tapi Mas... Su-Suci...” Suci menjeda ucapannya karena ia takut kalau sampai kata-katanya menyakiti Arsya.


Apa lagi status mereka sekarang sudah suami - istri yang mana siap tidak siap, Suci harus melaksanakan tugasnya itu menjadi seorang istri yang baik untuk Arsya. Arsya berjalan mendekati Suci dan tanpa aba-aba lagi, Arsya membuka reseleting gaunnya Suci di punggungnya sampai ke bawah yang malah membuat Suci menutup wajahnya akibat malu.


Sedangkan Arsya, rasanya ingin tertawa dengan sangat kencang dia saat melihat istrinya begitu polos sampai-sampai dia lupa jika dirinya masihlah menggunakan pakaian dibalik gaun pernikahannya itu. Entah kenapa tapi Arsya merasa senang sekali menggoda Suci. Sampai saat dia berhasil membuka gaun tersebut, Arsya kembali membuka kerudung yang Suci kenakan.


Kali ini rasanya Arsya benar-benar tidak kuat lagi menahan tawanya saat melihat tingkahnya Suci. Bahkan setelah selesai, Arsya menyingkirkan tangan Suci dari wajahnya dan dia menatap wajah Suci begitu dalam. Begitu pula dengan Suci yang sudah memerah membayangkan jika dirinya sudah polos tak tersisa satu helai pun pakaian di tubuhnya.


Arsya langsung meraup wajah Suci yang membuat Suci seperti membayangkan jika Arsya akan melu*mat bibirnya, tapi sayangnya Arsya hanya mencium pipi kanannya Suci sehingga membuat Suci terkejut dan melototkan matanya.


“Sudah mandi gih dan bersih-bersih biar tidurmu pulas. Aku sudah menyiapkan air hangat di dalam untukmu, jadi kamu tinggal berandam saja. Tapi ingat yaaa... jangan lama-lama berendamnya karena nanti bisa membuatmu kedinginan dan jatuh sakit, paham?”


Arsya pun tersenyum menatap Suci, dan sesekali Arsya mengelus kepala Suci. Lalu Arsya pergi menuju ranjang sambil memainkan ponselnya, sedangkan Suci masih diam mematung karena ia begitu bahagia karena dia bisa mendapatkan seorang suami seperti Arsya yang mau bersabar menunggunya.


“Cepat mandi istriku, sebelum aku turun tangan untuk memandikanmu hemm...” ujar Arsya yang membuat Suci menoleh dan melototkan matanya.


“Yaaakk... dasar suami mesum!!!” pekik Suci yang langsung saja berlari ke arah kamar mandi hingga Arsya pun tertawa sangat puas.


Bahkan membuat Arsya tertawa sampai mengeluarkan air mata saking lucunya, dan kini akhirnya Arsya bisa melepaskan tawanya yang dari tadi ia tahan dengan perasaan lega. Setelah selesai tertawa, Arsya kembali memainkan ponselnya itu sambil dia merebahkan tubuhnya yang begitu lelah. Berbeda dengan Suci, dia malah menjadi salah tingkah di kamar mandi saat mendengar Arsya berbicara seperti itu.


“Ya ampun... a-aku harus bagaimana ini yaaa... a-aku masih belum siap u-untuk melakukannya bersama Mas Arsya. Apa lagi aku belum sepenuhnya mencintai Mas Arsya. Masa iya aku melakukannya bukan atas dasar cinta? Apakah rasanya akan sama nantinya?”

__ADS_1


“Yaaakk.... Astagfirullah Suci... ingatlah, kau ini adalah seorang istri jadi sudah seharusnya memberikan hak itu kepada suamimu tanpa dia harus memintanya. Apa lagi ini adalah hari pertamanya, jadi aku harus membuatnya merasakan apa yang seharusnya dia dapatkan hari ini"


"Siap tidak siap, aku harus berani untuk menyerahkan tubuhku kepada suamiku. Kasihan Mas Arsya... pasti saat ini dia sedang menahan sesuatu kalau sampai aku tidak memberikan haknya kan. Ingat Suci kalau Mas Arsya sudah sangat baik kepadamu selama ini"


"Jadi tolonglah diriku... bersikap manis padanya meskipun belum sepenuhnya kamu mencintainya. Setidaknya jangan membuat Mas Arsya merasa bersedih atau pun kecewa karena keegoisanmu” Suci pun berbicara sambil meneruskan mandinya.


Selang berapa waktu, Suci sudah selesai dari mandinya dan dia sudah memakai bathrobe yang ada di dalam laci kamar mandi. Ini baru pertama kali bagi Suci menggunakan baju sedikit terbuka, yang mana biasanya ia selalu mandi dengan membawa bajunya tapi kali ini Suci ingin mencoba untuk sedikit membuka dirinya kepada Arsya.


“Huuuhh... ayo Suci... kamu pasti bisa... semangat!!! Buatlah Mas Arsya senang dan jangan membuatnya merasa sedih atas penolakanmu di hari yang sangat bahagia ini. Ya meskipun saat ini belum sepenuhnya kamu mencintai Mas Arsya, tapi setidaknya kamu bisa membuatnya tersenyum kan...” gumam Suci di dalam hatinya.


Suci berjalan dengan wajah malu-malu sambil dia keluar dari kamar mandi, dan Suci melihat kalau Arsya sedang tiduran miring membelakangin Suci sambil dia memegang ponselnya. Suci pun berjalan perlahan-lahan mendekati Arsya dengan perasaan sedikit takut dan juga gugup.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hel... to the Lo... Hello guys... 😄😄😄


Kembali lagi dengan Author kalian yang banyak kekurangan ini... ☺️☺️😊


Kalian tahu gak Author baru bikin Group Chat loh dan masih sepi nih 🥳🥳🥳


Jika kalian ingin join ke Group langsung saja ke beranda Author ya... 😎😎😎


Nama Group Chatnya itu adalah "Kang Salto Barbar" kayak Author 🤣🤣🤣


Silahkan join aja guys, gak akan di apa-apain kok tenang aja ya... 🤭🤭🤭

__ADS_1


Jaga diri kalian dan sampai jumpa di bab selanjutnya semuanya... 🤗🤗🤗


Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻


__ADS_2