Keikhlasan Hati Seorang Istri

Keikhlasan Hati Seorang Istri
Peresmian Branded SUAR


__ADS_3

Dimana Elsa melihat kesuksesan Suci telah di mulai, dan Dimas melihat orang-orang yang dahulu berpihak padanya kini telah berada di samping Arsya. Belum lagi mata Dimas tidak lepas dari sosok Kay yang wajahnya sekilas mirip dengannya di waktu kecil, hanya saja sifatnya mirip dengan Arsya.


Kemudian mereka semua berjalan ke arah pintu. Lalu Suci, Arsya dan Kay berdiri di depan garis yang sufah terdapat pita cantik. Seorang wanita cantik dan juga tegas kini sudah berdiri di samping Suci yang mana itu adalah Xan, asisten Arsya yang kini sudah menjadi asisten Suci sehingga Xan membantunya untuk menghendel perusahaan.


"Permisi semuanya boleh minta waktunya sedikit, perkenalkan saya Xan selaku asisten dari Nyonya Suci pemilik perusahaan SUAR dan di sampingnya adalah Tuan Arsya suami dari Nyonya Suci dan juga CEO di perusahaan Cahaya Intan Berlian Company yang kini telah menduduki peringkat pertama sebagai perusahaan terpopuler beserta dengan semua keluarganya"


"Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah bersedia hadir di sini untuk menghadiri acara peresmian logo brand terbaru. Mungkin selama ini kalian bertanya-tanya kenapa nama mereka hanya diberikan inisial Tuan & Nyonya AS itu karena mereka ingin kalian mengenalnya secara langsung tepat di acara peresmian ini"


"Jadi mari silakan Tuan dan Nyonya berikan sambutan kecil kepada mereka semua dan mulailah memotong pita tersebut sebagai peresmian bahwa Perusahaan Brand SUAR telah resmi di buka"


Xan berbicara dengan sangat tegas dan sedikit membungkukkan badannya yang mana membuat Suci serta Arsya saling menatap satu sama lain. Dimana Arsya menganggukan kepalanya agar Sucilah yang memberikan sambutan untuk perusahaannya sendiri.


Suci tersenyum menatap Arsya, lalu kembali menatap semuanya tetapi kini mata Suci malah terhenti tepat pada sepasang suami-istri yang selama ini telah mencapakkan. Siapa lagi jika bukan Dimas dan Elsa yang telah menatapnya dengan tatapan yang begitu terkejut.


"Saya Suci selaku pemilik perusahaan SUAR ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua yang hadir di sini, terutama kepada keluarga saya yang selama ini telah mendukung apa pun yang saya lakukan sampai saya berhasil sesukses ini. Belum lagi saya memiliki suami yang sangat baik dan juga begitu mencintai saya, sehingga saya bisa melewati semua kehidupan terpuruk yang hampir membuat saya menyerah"


"Tapi, sekarang tidak lagi karena Allah telah memberikan penyemangat hidup yang sangat luar biasa yaitu seorang pangeran kecil bernama Kaysan Suarsya Valleanno. Dia adalah anak kandung kami. Berkat kehadiran pangeran kecil ini, membuat hubungan kami semakin erat"


"Dan juga saya ingin mengucapkan terima kasih kepada diri saya yang dulu lantaran telah berhasil bertahan dalam segala caci maki, hinaan dan juga rasa sakit. Jika bukan dengan tekat yang kuat dan dukungan dari orang-orang tercinta, mungkin saya tidak akan berdiri di sini"

__ADS_1


"Tanpa memperpanjang waktu lagi saya akan menyambut kalian semua di perusahaan saya dan semoga perusahaan ini bisa berkembang pesat sehingga memberikan kesuksesan untuk saya, keluarga dan orang-orang yang berperan penting dalam perusahaan ini. Dengan ini saya telah meresmikan perusahaan SUAR sebagai perusahan New Brand dari keluarga besar Valleanno"


Suci berbicara dengan nada yang lantang serta memancarkan aura yang sangat berkharisma dan juga elegan. Banyak mata yang menatap kagum ke arah Suci, belum lagi Arsya selalu memegang pinggang Suci menambah kesan keromantisan pasangan yang sangat fenomenal. Sedangkan Kay dia hanya bisa berdiri dengan wajah datarnya.


Suara tepuk tangan yang begitu nyaring menyambut peresmian perusaan Suci, yang saat ini Suci telah berhasil memotong pita tersebut dengan wajahnya yang sangat bahagia. Lalu Suci menatap Arsya yang membuat Suci langsung memeluk Arsya tanpa rasa malu hingga Arsya pun mengecup kening Suci secara perlahan.


Kemudian Suci dan Arsya saling mengode satu sama lain dan langsung mengecup pipi Kay secara berlawanan yang membuat Kay refleks terkejut bukan main, bahkan banyak jepretan-jepretan lampu menyorot ke arah mereka semua hingga semua momen terekam tanpa terkecuali.


Wajah Kay terlihat sangat merah menahan malunya sampai membuat semua keluarga tertawa gemas, karena mereka sangat paham dengan sifat Kay ketika di luar rumah ia terlihat begitu cool. Tetapi jika di dalam rumah selalu saja membuat semuanya pusing jika sudah berebut mode manja dengan Arsya yang ingin selalu bersama Suci.


Tak lama kemudian Suci dan keluarganya masuk ke dalam perusahaan dengan wajah yang bahagia telah berhasil membuat kewibawannya seorang Kay seketika runtuh. Lagian apa pula anak baru umur 6 tahun sudah bertingkah bagaikan pria dewasa.


Jadi apa boleh buat, dengan begini suatu saat nanti Kay akan ada kenangan indah bersama keluarganya lantaran jejak digitar sampai kapan pun tidak pernah bisa hilang.


Semua orang berbondong-bondong memasuki perusahaan Suci dan melihat semua produk yang ada dari mulai kecantikan, aksesoris, pakaian, tas, sepatu dan semuanya terpampang sangat rapi.


Namun tidak semudah itu mendapatkan semua barang branded ternama yang seperti Elsa katakan, mereka harus melewati semua proses yang ada. Begitu juga Elsa dia memang terlihat begitu kesal, marah dan juga benci tapi jika soal barang branded dialah ratunya.


Elsa menghilangkan semua itu dan mengikuti semua proses yang ada, sedangkan Suci dan yang lainnya hanya bisa memantau semuanya dari jauh. Dimana Dimas yang tidak mau ikut dengan Elsa langsung memilih berjalan mendekati semuanya.

__ADS_1


Awalnya mereka sedikit terkejut saat melihat Dimas datang di tengah-tengah pengunjung lainnya. Tapi, mereka tidak mau mengambil pusing toh semua orang boleh memasuki perusahaan selagi lolos dan telah melewati beberapa proses lainnya.


Dimas berjalan dengan perasaan yang sudah tidak karuan, dimana Dimas masih tidak percaya dengan semua ini. Papah Angga yang berdiri bersampingan dengan wanita lain, kehidupan Dion serta Lisa, belum lagi nasib Suci yang kini telah melesat tinggi jauh di atas Dimas.


Dan satu lagi, masalah anak? Ada apa ini? Kenapa Suci bisa memiliki anak dengan Arsya? Lalu kenapa di saat Suci dengan Dimas dia malah di vonis mandul, entahlah semua pikiran itu tecampur menjadi satu di dalam benak Dimas.


Semua mata menatap satu sama lain dengan perasaan bingung ketika Dimas berjalan semakin dekat, dan bahkan kini sudah berada tepat di depan Papah Angga.


Beberapa tahun ini Dimas sangat jarang menemui Papah Angga lantaran perusahaannya benar-benar sangat kacau. Hingga kini Dimas dengan sigap langsung memeluk Papah Angga yang membuat Papah Angga tersenyum membalas pelukannya.


Terlihat jelas di raut wajah Kay dan juga Ara bahwa dia sangat bingung, kenapa Kakeknya bisa memeluk seseorang begitu eratnya. Padahal Kakeknya selalu nasehatin mereka agar tidak boleh semudah itu akrab dengan siapapun yang tidak di kenalnya, karena manusia memiliki 2 perbedaan yaitu adanya manusia yang baik dan juga manusia jahat. Sehingga semuanya orang tua selalu menanamkan kehati-hatiannya kepada anaknya agar tidak terlalu mudah mempercayai seseorang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Hai guys.. jangan lupa mampir ke karya temen-temanku ya, mungkin selama beberapa hari ke depan author akan mempromosikan semua karya yang sangat memukai. Semoga dari beberapa banner yang aku publish ini ada yang sesuai dengan genre kalian sebagi pembaca 🥰 Terima kasih.....


...Lets go di serbu... 🤸🤸...


__ADS_1


__ADS_2