MAMA

MAMA
Bab 114


__ADS_3

Sezha yang sudah pulang terlebih dahulu, sementara Arin dan Lala masih betah berada dirumah Nova.


Mereka sekarang sedang diruang tv sembari menunggu ibu Nova selesai memasak makanan untuk mereka.


Sambil menunggu mereka membicarakan sikap Sezha yang masih dinilai sedikit aneh.


"Nov, jujur deh kamu ngerasa Sezha kayak risih gitu gak sih ?" Tanya Arin.


"Risih gimana maksudnya biasa aja deh." Sanggah Nova.


"Masa kamu gak ngerasa sih Nov, paling kamu tutup-tutupi." Arin tidak percaya.


"Beneran Arin, biasa aja kok. Udah gak usah bahas Sezha, bahas yang lain aja." Nova mengalihkan.

__ADS_1


Lala nampak berfikir kemudian mengatakan.


"Tapi ini ya, aku masih punya tanda tanya besar tadi kan Arin bilang kalo aku dirasuki makhluk halus terus dan yang dituju cuma Sezha doank sementara disini ada kita juga kan, sebenarnya ada hubungan apa tuh hantu sama Sezha ?"


"Nah baru nyadar kan apa yang aku pikirin tentang Sezha dan hubungannya sama tuh hantu." Tandas Arin.


"Fix ni Rin, kita harus cari tau ni. Sumpah aku jadi penasaran, mendadak jiwaku pengen jadi detektif gadungan." Kata Lala semangat.


"Astaga kalian gak jelas deh, udah gak usah macem-macem. Pake sok-sokan jadi detektif, yang ada masih denger suaranya pasti kalian pada kabur duluan sebelum liat mukanya." Cemooh Nova.


"Dih Nova meragukan keberanian kita, kalo kita berhasil ungkap ni kejadian hayo jangan kaget ya kamu, ya gak La." Arin percaya diri kemudian beralih ke Lala.


"Ya donk tapi Nova gak boleh kasih tau Sezha ya kalo aku sama Arin pengen cari tau." Lala mengingatkan Nova.

__ADS_1


"Hilih gak penting. Skip aja terserah kalian mau ngapain intinya aku gak ikutan, males aku ngurusin yang gak jelas, gak ada faedahnya."


Nova sengaja nampak tidak peduli agar Arin dan Lala berhenti mencari tau tentang Sezha namun sepertinya cara Nova tidak mempengaruhi Arin dan Lala, mereka berdua sudah penasaran dengan hantu yang merasuki Lala dan hubungannya dengan Sezha.


"Ok ni urusan aku dan Lala, kamu jadi penonton aja. Oh ya btw Nov, kamu udah tanyain soal cowok yang nyariin Sezha disekolah ?" Tanya Arin.


"Belum sempet nanya aku ( jawab Nova singkat), emang ciri-ciri cowok itu gimana sih ?" Nova balik bertanya.


"Ciri-cirinya itu ni ya hm lumayan ganteng sih cuma kayak udah kelihatan om-om kece gitu. Nah cowok itu dateng kesekolah naik mobil, pakaiannya formal kayak om kantoran eh cowok kantoran, tubuhnya tinggi kulitnya lumayan bersih, sisiran rambutnya beuh klimis kena angin gak goyah Nov, pokoknya penampilan oke lah look nya. Makanya aku penasaran tuh cowok om-om mau ngapain nyariin Sezha gitu." Terang Arin.


"Yupz bener tuh Rin, aku juga bertanya-tanya. Aku rasa Sezha memiliki sebuah rahasia yang kita gak tau. Sezha kayak gak mau nyeritain tentang dirinya deh. Lala membenarkan ucapan Arin.


"Ck kalian ini ya kalo suruh ngegibahin temen sendiri pada juara heran aku. Aku aja yang temen deket gak segitunya punya pikiran kayak kalian. Hati-hati lho ya kata penelitian terlalu penasaran sama kehidupan orang lain bisa memperpendek usia lho. Hem emang kalian mau harusnya usia panjang eh di perpendek usianya, kalo aku sih gak mau." Nova berpura-pura tidak terlalu mengindahkan ucapan mereka berdua padahal didalam pikirannya jujur sama dengan apa yang mereka ucapkan hanya saja Nova berusaha bersikap biasa aja karena notabenenya adalah teman dekatnya. Nova ingin Sezha langsung yang menjelaskan tanpa harus ikut menduga-duga seperti Arin dan Lala.

__ADS_1


__ADS_2