
Sesuai kesepakatan pagi ini Sezha bisa mengambil darah yang telah Leha janjikan semalam.
Sezha mengirimkan pesan singkat kepada Leha kalo dia hari ini akan datang kerumahnya.
\=Saya akan berangkat hari ini, apakah sudah bisa mbak ?\=
Leha membalas.
\=Sudah bisa mbak, saya dirumah kok\=
Sezha
\=Ok otw (on the way )\=
Sezha hari ini tidak masuk sekolah, ia akan pergi menemui Leha di alamat yang sudah diberikan oleh Leha kepada Sezha.
Tak lupa Sezha pamit kepada ibunya sebab ia tidak mungkin juga untuk membawa bayinya jadi ia meninggalkan bayinya kepada ibunya.
"Bu, Sezha pergi sebentar ya, ada perlu."
__ADS_1
"Lho emangnya kamu gak sekolah hari ini ?"
"Udah izin kok Bu, oh ya Bu sekalian titip adek ya, soalnya kan gak mungkin kalo si adek dibawa, gak apa-apa kan Bu ?"
"Iya gak apa-apa, tapi kamu gak lama kan perginya, kasihan anak kamu kalo kamu kelamaan perginya."
"Gak kok Bu, bentaran doank. Lagian anak Sezha mah kuat, buktinya Sezha tinggal sekolah baik-baik aja kan jadi ibu tenang ok."
"Iya, yaudah kamu buruan berangkat, hati-hati dijalan."
"Iya ibu, Sezha berangkat. Dah adek, sama nenek dulu ya dirumah mama pergi sebentar, mmuaah..."
"Bu, kak Sezha mau kemana ? pagi -pagi gini." Tanya Ega sembari celingukan memastikan jika Sezha telah benar-benar berangkat.
"Gak tau sih, soalnya kakak kamu gak ada bilang mau kemana, emangnya kenapa Ga?"
"Itu lho Bu, semalam tuh Ega denger kak Sezha lagi telponan sama seseorang tapi Ega gak tau sama siapa." Ega tidak sengaja mendengar percakapan Sezha dan Leha sewaktu di telpon.
"Hayo kamu nguping kakak kamu ya hem ? lain kali gak boleh seperti itu Ega, itu tidak sopan menguping pembicaraan."
__ADS_1
"Iya Bu maaf, bukan karena niat buat nguping sih, kebetulan pas Ega lewat pintu kamar kak Sezha terbuka dikit nah Ega denger deh pembicaraan kakak sewaktu nelpon."
"Emang bicara apa kakak kamu ?"
"Kakak bahas tentang darah gitu Bu, kayaknya sih kak Sezha cari donor darah."
"Darah ? buat apa sama kakak kamu, jangan ngada-ngada nanti kamu salah dengar." Ibunya tidak percaya dengan apa yang didengar Ega.
"Beneran lho Bu, Ega gak bohong. Kalo ibu mau buktiin omongan Ega, nanti tanya aja sama kak Sezha langsung, pasti bener apa kata Ega."
"Yaudah nanti ibu tanya sama kakak kamu. Eh kamu gak berangkat sekolah udah jam berapa itu ? nanti terlambat, udah sana buruan berangkat."
"Hehe iya Bu, ni mau berangkat. Dah ibu, dah adek."
"Iya hati-hati dijalan ya, pulang sekolah langsung pulang jangan kelayapan."
"Siap Bu, palingan nongkrong di warung bentar sama temen-temen."
Ega pun berangkat ke sekolah, usai Ega berangkat ibunya memikirkan apa yang dikatakan oleh Ega tadi.
__ADS_1
"Apa benar ya yang dikatakan Ega ? kalo emang benar Sezha cari donor darah, untuk apa ? siapa yang butuh transfusi darah? apa ada temennya yang sedang membutuhkan darah ? ach daripada bertanya-tanya sendiri mending nanti tanya langsung aja sama Sezha." Ibunya merasa aneh karena Sezha mencari donor darah karena sepengetahuan ibunya jika Sezha dalam keadaan baik-baik saja, bahkan ibunya mengira jika ada salah satu teman Sezha yang sedang membutuhkan, tapi itu hanya perkiraan ibu Sezha, belum ia tanyakan kepada Sezha.