MAMA

MAMA
Bab 186


__ADS_3

Keesokan paginya Sezha bangun lebih pagi sebelum beranjak dari ranjang dan juga bayinya masih tertidur, Sezha terlebih dahulu memeriksa ponselnya.


Begitu kunci layar dibuka, sebuah pesan singkat masuk.


"Mas Deon.." Sezha terenyuh.


Isi pesan singkat itu.


\=Maafin mas ya, mas lagi sibuk dengan istri dan anak mas. Kamu jangan marah ya, mas sayangggggg banget sama kamu. Maaf juga untuk beberapa hari kedepan mas tidak akan bisa hubungi kamu. Salam sayangggg."


Sezha yang awalnya bahagia karena Deon mengirimkannya sebuah pesan tapi isi pesannya membuat Sezha kecewa dan marah.


"Dasar laki-laki bre*sek, kau kira kau tidak punya anak dariku. Kau bersenang-senang dengan keluargamu, sementara aku disini berjuang mengurus anakmu. Ohhh kau belum ku beritahu rupanya kalo anakmu sudah lahir kedunia ini. Baiklah akan aku kasih kabar gembira ini padamu mas, sekalian untuk istrimu tercinta. Aku harap kalian senang dengan berita ini huh."


Dengan perasaan marah Sezha menelpon Deon.


"Gak mau jawab telpon dari aku kayaknya, nantangin..kau belum tau aku segila apa, Deon." Panggilan telpon pertama tidak dijawab oleh Deon.

__ADS_1


Sezha mencoba untuk kedua kalinya. Panggilan telpon Sezha pun dijawab, seperti biasanya bukan Deon yang menjawab melainkan istri Deon.


Deon : " Assalamualaikum."


Sezha : " Salam, Deon nya ada ?" Tanya Sezha tanpa basa-basi.


Deon : " Oh ini temennya sekolahnya yang kemarin kan ?" Istri Deon malah balik bertanya.


Sezha : " Iya temen sekolah sekaligus temen tidurnya. So panggil Deon, saya mau bicara dengan Deon, penting." Ucap Sezha gamblang dengan nada ketus.


Deon : " Maksud anda apa berbicara seperti itu ? jangan memfitnah suami saya, saya tau betul karakter suami saya." Istri Deon mulai gelisah dan detak jantungnya mulai tidak stabil namun ia berusaha untuk tenang.


Sezha mematikan sepihak sambungan teleponnya.


Deon : " Tung~." Ucapnya terpotong karena sudah terdengar nada Tut...Tut..., tanda sambungan telah berakhir.


Istri Deon seketika merasakan seluruh tubuhnya lemas dan tidak bertenaga. Istri Deon duduk di lantai sambil memegangi ponsel Deon. Ia benar-benar syok mendengar Deon telah berselingkuh dibelakangnya. Padahal selama ini ia selalu menganggap jikalau Deon adalah suami sekaligus ayah yang baik untuknya dan juga anak-anaknya tapi ternyata Deon laki-laki yang tidak jujur.

__ADS_1


"Mas hiks aku kira pernikahan suci, tapi kau telah mengotorinya dengan perbuatanmu. Aku kecewa padamu mas, aku kecewa aaa..." Isteri Deon menangis kesedihan.


Deon yang baru selesai berpakaian, kaget melihat istrinya terduduk dilantai.


"Lho ma, kok duduk di lantai ?" Tanya Deon heran.


Istri Deon tidak menjawab, ia hanya menunduk diam sambil sesegukan.


Deon bertanya lagi, ia merasa aneh dengan sikap istrinya.


"Ma, mama kenapa ? mama sakit ?"


Istri Deon tanpa bicara melemparkan ponsel dihadapan Deon.


Sontak Deon semakin kaget dan bingung dengan istrinya yang tiba-tiba berubah seperti ini.


"Ponsel papa kok di lempar sih ma ? gak bisa apa dikasih baik-baik." Protes Deon.

__ADS_1


"Baik-baik, papa bilang ( kedua mata istri Deon telah memerah karena tangisnya, ia menyeka air matanya yang menetes)."


"Astaga mama kenapa coba ? papa salah apa ?" Deon masih bingung dan tidak tau kesalahan apa yang ia buat.


__ADS_2