MAMA

MAMA
Bab 116


__ADS_3

Usai selesai sholat Maghrib, Nova keluar kamar dan diikuti Arin dan Lala berjalan dibelakang.


Dari arah dapur, ibu Nova memanggil mereka untuk segera makan malam karena ibu Nova sudah menghidangkan di meja makan.


"Nova ! ajak temen-temen kamu kesini. Ibu udah siapin ini makanannya." Panggil ibu.


"Ya Bu !" Sahut Nova.


"Ibu aku udah mangggil tu, yuk kita makan malam." Ajak Nova pada Arin dan Lala.


"Kebetulan banget ni, perut aku udah keroncongan." Ucap Arin sambil nyengir kuda.


"Iya nih, ibu kamu tau aja kalo kita laper." Timpal Lala.


"Udah biasa aja, yaudah kita dapur sekarang lagian aku juga udah laper."


Nova, Arin dan Lala berjalan menuju dapur. Di dapur sudah ada ibu Nova sedang menunggu.


"Silahkan dinikmati ya, maklum hidangannya seadanya. Tante harap kalian suka ya sama masakan Tante." Tutur Ibu Nova.


"Tenang aja Tante, kita berdua apa aja dimakan kok Tan, kita gak milih-milih makanan." Kata Arin tanpa sungkan.

__ADS_1


"Iya bener kata Arin, Tante. Kita makanan apa aja masuk kok ke lambung kita, apalagi kalo gratis." Celetuk Lala.


"Ada-ada aja kalian ini ( Ibu Nova tersenyum merasa lucu melihat tingkah Arin dan Lala). Baik kalo gitu ngobrolnya di tunda dulu, kita makan ya keburu dingin."


Mereka menghentikan obrolan, kemudian mereka menikmati hidangan yang sudah disajikan oleh ibu Nova.


Beda halnya dengan Arin dan Lala yang nampak menikmati sajian ini tidak dengan Nova. Nova masih memikirkan mengenai Sezha.


Raut wajah Nova nampak sedang memikirkan sesuatu.


Ibunya memperhatikan sikap Nova yang sedari duduk di meja makan sudah memasang mimik wajah gusar. Namun ibunya enggan untuk bertanya perihal apa yang ada dipikiran Nova saat ini karena masih banyak ada Arin dan Lala.


Sehabis makan, ibu Nova permisi untuk kembali ke kamar.


"Makan yang banyak ya, Tante mau masuk ke kamar dulu."


"Iya Tante." Balas Arin.


Sekarang dimeja makan hanya tinggal mereka bertiga. Nova masih malas-malasan menyantap makanan sedangkan Arin dan Lala sedikit lagi akan menghabiskan makanan yang ada dipiring mereka.


Arin dan Lala melirik kearah Nova yang makan sambil melamun.

__ADS_1


Arin dan Lala saling melemparkan pandangan satu sama lain.


"Kenapa dia ?" Tanya Lala berbisik pada Arin dan menanyakan Nova.


"Gak tau." Jawab Arin menggelengkan kepalanya.


Disela Arin dan Lala saling melempar pandangan bingung melihat Nova, tak lama Nova tidak berselera untuk menghabiskan makanannya, ia menyisakan sedikit makanannya.


"Aku udah selesai, kalian tunggu disini sebentar ya. Aku mau ke kamar ibu aku dulu. Gak lama kok, santai aja makannya." Kata Nova sambil beranjak dari kursi makan.


"Iya Nov, kami juga bentar lagi pulang soalnya takut kalo terlalu malam kami pulang gak ada angkutan umum." Ucap Arin.


"Gak usah buru-buru, selesai makan duduk aja dulu."


Nova beranjak dari kursinya dan berjalan masuk ke kamar ibunya.


Tak lupa Nova mengetuk pintu kamar ibunya terlebih dahulu. Walaupun ini kamar ibunya Nova selalu mengetuk pintu sebelum masuk kedalam kamar ibunya.


Tok..Tok " Ibu ! Nova boleh masuk gak ?". Seru Nova dari luar pintu kamar.


"Ya masuk aja, pintunya gak ibu kunci." Sahut ibu Nova dari dalam kamar.

__ADS_1


__ADS_2