MAMA

MAMA
Bab 117


__ADS_3

Nova masuk ke kamar ibunya, dilihatnya ibu sedang membereskan tempat tidur.


"Bu, boleh tanya sesuatu gak ?" Tanya Nova izin.


"Tanya apa sih ? serius banget wajahnya."


"Hm ibu tau tentang hantu yang masukin tubuh Lala tadi ?"


"Gak sih soalnya ibu kan belum kenalan jadi belum tau." Ibu sambil tersenyum.


"Ihh ibu, pasti ibu tau kan."


"Satu hal yang ibu tangkap, sepertinya makhluk halus itu ada hubungannya dengan teman kamu Sezha dan ibu ngerasa kalo yang merasuki tubuh temen kamu tadi itu bukan satu makhluk halus melainkan ada 2 sosok, soalnya ibu perhatikan sikap temen kamu kerasukan itu punya 2 karakter. Pertama seperti anak perempuan, lalu kedua bersikap layaknya seorang bayi. Nah jujur ibu penasaran, tapi ya sudahlah lupa kan saja." Ibu menerangkan.


"Sebenarnya ada sebuah rahasia yang Nova simpan Bu dan Nova bingung haruskah Nova cerita atau Nova pendem. Jujur, berasa beban yang Nova rasakan." Ucap Nova menghela nafas.

__ADS_1


"Gini aja, kalo kamu sudah merasa siap untuk menceritakan silahkan kamu ceritakan saja tapi sebaliknya kalo kamu masih ragu sebaiknya kamu simpan dulu sampai kamu rasa waktunya udah tepat." Ibu Nova memberi nasihat.


"Iya sih Bu, untuk saat ini Nova belum siap tapi Nova janji kok kalo Nova sudah mantep untuk ceritain pasti Nova cerita deh." Nova sedikit lega.


"Eh ngomong-ngomong temen kamu kok ditinggal, malah kamunya dikamar ibu."


"Hehehe iya Bu, yaudah deh Nova keluar ya Bu."


"Iya, ada-ada aja kamu ini. Tamu dateng kok ditinggal."


Nova cengengesan keluar dari kamar ibunya, Nova menghampiri Arin dan Lala yang sudah tidak ada didapur.


Nova mencoba berjalan kearah depan, ternyata Arin dan Lala sudah bersiap ingin pulang.


"Elah disini rupanya kalian, dicariin di meja makan gak taunya disini."

__ADS_1


"Iya ni Nov, kita mau pulang soalnya biasa ibu menteri udah nelpon ni. Bisa gawat kalo aku gak lekas pulang bisa dideportasi aku. Mau tinggal dimana aku nanti. Eh tapi btw makasih ya makan malamnya, masakan ibu kamu enak. Kita sampe kenyang." Arin pamit pulang dikarenakan ibunya sudah meneleponnya.


"Hooh Nov, aku juga ucapin makasih ya. Bener kata Arin masakan ibu kamu best lah pokoknya. Anggap aja kita ini tamu dadakan dan pulangnya juga dadakan." Timpal Lala.


"Yaudah deh pulang sono, kalian ini emang cocok kalo dibilang SMP ( siap makan pulang)."


"Kita mah SMA Nov ( siap makan alan-alan ) pffft." Sambung Arin.


"Dih kagak nyambung kale Rin, jauhhhhh." Ledek Lala.


"Ck sambungin aja deh ah ribet. Yaudah deh kamu permisi pulang ya Nov, izin pamit juga sama ibu kamu. Wassalamu'alaikum." Ucap Arin pamit.


"Waalaikum salam, hati-hati dijalan."


Arin dan Lala pun pulang dari rumah Nova, mereka pulang dengan menaiki becak motor.

__ADS_1


Lepas Arin dan Lala pulang Nova membereskan dapur yang sehabis mereka makan malam tadi.


Usai membereskan dapur, kemudian Nova masuk ke kamarnya. Ia ingin menyiapkan seragam sekolah yang akan ia kenakan besok. Ya Nova besok akan pergi bersekolah setelah cukup lama ia libur sendiri setelah selesai ujian, namun kalo buku ia tidak terlalu menyiapkan karena memang kegiatan mengajar tidak berjalan seperti biasanya sebab mereka hanya tinggal menunggu pembagian raport saja.


__ADS_2