MAMA

MAMA
Bab 216


__ADS_3

Bel pulang sekolah berbunyi, seluruh siswa berhamburan keluar dari kelas.


Semua pada memenuhi tepi jalan, tak terkecuali Sezha bedanya Sezha tidak mau angkutan umum, dia pergi pulang selalu naik ojol.


Tapi saat akan memesan ojol, Sezha melihat mobil Deon berhenti di depan gerbang.


"Lho itu kan mobil mas Deon, kok gak ngabarin mau jemput aku. Hm pasti mau kasih surprise ni. Aku samperin aja deh." Sezha yang tidak jauh dari gerbang, menghampiri Deon.


Deon turun dari mobil, ia mengeluarkan ponselnya dari saku. Ya dia ingin menelpon Sezha.


Saat akan menelpon, Sezha memanggil Deon.


"Mas Deon.." Panggil Sezha sudah dekat.


Deon menoleh begitu mendengar suara Sezha yang berjalan kearahnya.


Deon kembali memasukkan ponselnya ke saku celana.


"Kamu kok dari sana ?" Tanya Deon.


"Iya, tadi aku itu mau pesan ojol eh gak jadi soalnya liat mobil mas datang, terus aku batalin pesen ojol karena aku tau pasti mas kesini mau jemput aku." Sezha manja.


"Tau aja (Deon mencubit pelan hidung Sezha), yaudah silahkan masuk calon masa depan." Deon gombal sembari membukakan pintu mobil.

__ADS_1


"Terimakasih calon masa depan." Balas Sezha tersenyum manis.


Sezha masuk kedalam mobil, lalu mereka pun meninggalkan area sekolah.


Dari balik pos satpam, Arin, Lala dan juga Nova memperhatikan Sezha. Hingga Lala berkata kalo dia pernah bertemu dengan Deon sebelumnya.


"Tunggu deh kayaknya aku pernah ketemu sama cowok om-om itu. Duh tapi dimana ya, kok aku lupa sih ck." Lala berusaha mengingat.


"Ah masa sih La, yang bener kamu. Nanti salah orang." Tepis Arin.


"Iya beneran Rin, aku gak bohong. Ini aku lagi coba inget-inget dimana gitu. Kasih aku waktu berfikir donk."


"Kelamaan, yang ada keburu sore nungguinnya La."


"Gak boleh gitu Rin, ya kali aja Lala emang pernah ketemu, cuma masalahnya Lala lupa tempatnya, gitu kan La ?" Nova bantu menjelaskan.


"Udah ah gak penting bahas tuh orang, buang-buang tenaga sia-sia doank. Biarin aja dia mau apa, bukan urusan kita juga. Yuk Nov, kan tadi rencananya mau main kerumah kamu, tinggal aja Lala berdua sama pak satpam."Arin sama sekali tidak tertarik membahas tentang Sezha.


"Tunggu sebentar Rin, kita harus hargai lho Lala mau kasih info buat kita."


Ditengah Arin dan Nova berbicara, Lala baru ingat dimana ia bertemu dengan Deon.


"Aku udah ingat ni, beberapa hari yang lalu aku liat dia di apotik deket simpang mau masuk ke gang rumahku dan kebetulannya lagi bertepatan aku juga ke apotik beli obat untuk ibuku."

__ADS_1


"Terus bagian yang bikin wow mana La ? kita udah nunggui kamu mikir, masa iya cuma gitu doank, gak ada yang wow gitu."


"Belum selesai tau, dengerin baik-baik ya. Tu si cowok om-om gak ke apotik sendiri tapi bawa seorang anak ya kira-kira usianya masih SD gitu deh, dan tau anak itu manggil tu cowok om-om apa ?"


"Manggil apa La ? iihhh udah serius juga malah dikasih pertanyaan." Arin tak sabar.


"Anak itu panggilnya 'Papa', see berarti tuh cowok om-om udah punya anak terus artinya udah punya istri donk. Dan itu artinya lagi Sezha pacaran sama suami orang." Beber Lala yang sebenarnya dengan apa yang ia lihat tempo hari.


"What !!! beneran La. Kamu gak salah denger ?" Arin membelalakkan matanya penuh.


"Ya gak lah, gini-gini kupingku masih sehat."


Nova nampak diam sejenak, ada rasa kasihan, iba dalam hatinya dan ada rasa tidak percaya kalo Sezha berpacaran dengan laki-laki yang udah memiliki anak.


"Kenapa baru sekarang kamu ceritanya, La ?" Tanya Nova memastikan kebenaran yang diceritakan oleh Lala.


"Maklum lah Nov, aku ini terkadang pelupa. Eh tadi pas liat wajahnya si cowok om-om nya Sezha, baru deh keinget."


"Ya udah deh, gak usah bahas Sezha ya nambah dosa jatuhnya kita ghibahin Sezha mulu. Yuk kita ke rumahku, perut aku udah laper ni." Nova tidak ingin terlalu membahas Sezha.


"Yuk lah Nov, aku juga laper ni hehehe." Timpal Lala cengengesan.


"Hayuklah, lupain aja bahas Sezha. Terserah dia mau apa. Intinya sekarang kerumah Nova terus makan deh. Ya kan Nov." Arin setuju.

__ADS_1


"Beres."


Mereka meninggalkan sekolah dan menuju kerumah Nova.


__ADS_2