MAMA

MAMA
Bab 40


__ADS_3

Usai menyantap sampai habis nasi goreng milik Nova, Sezha mengajak Nova untuk balik ke kamar guna beristirahat.


"Eghhh (Sezha bersendawa) Nov yuk balik ke kamar."


"Astaghfirullah Zha, sendawa gitu. Ucap Alhamdulillah gitu donk."


"Hehehe iya kebablasan aku, oh ya ibu kantinnya mana ya gak keliatan."


"Palingan didapur, coba aja kamu kesana, aku nunggu disini."


"Ya deh."


Sezha melangkahkan kakinya kearah dapur dari kantin ini. Saat akan mendekati dapur, pundak Sezha ditepuk dari belakang oleh si ibu kantin.


"Mbak."


"Eh ibu, saya masih mau ke dapur tadi gak taunya ibu udah disini."


"Iyo mbak, ibu baru dari belakang tadi buang sampah. Ada apa cari ibu, mau pesen lagi ya ?"


"Gak kok Bu, kita mau balik ke kamar. Nah jadi total makanan yang harus kami bayar berapa Bu ?"

__ADS_1


"Owh mau bayar toh kirain ibu mau pesen lagi."


"Gak Bu, jadi berapa semuanya Bu ?"


"20ribu mbak."


"Woah murah banget Bu, sepiring isi komplit cuma seharga 10ribu/piring nya, di tempat saya mana ada nasi goreng harga 10ribu, paling murah itu 20ribu/piring nya lho Bu." Sezha takjub dengan harga nasi goreng.


"Yo beda toh mbak, ditempat mbak tu kan kota nah sedangkan disini kampung, mana bisa jual yang mahal-mahal kalo disini, yang ada gak laku makin puyeng kepala ibu.''


"Hehehe ya juga ya Bu, yaudah deh ini uangnya ya Bu. Makasih ibu kalo gitu saya dan temen saya mau balik ke kamar dulu, permisi ibu."


"Iyo, ibu juga makasih udah mau makan ditempat ibu."


Lepas perginya Sezha dan Nova dari kantin ini, ibu kantin membereskan piring bekas nasi goreng yang di makan oleh Sezha dan Nova tadi, melihat nasi goreng habis tiada bersisa, si ibu kantin tersenyum misterius sambil pandangannya mengarah ke persinggahan.


Entah apa yang ibu kantin taruh di nasi goreng mereka berdua tadi.


Ibu kantin meletakkan piring ke dapur guna dibersihkan.


Setelah ia mencuci piring ada seseorang muncul di dekatnya.

__ADS_1


"Bagaimana apakah perempuan itu memakannya ?"


"Sudah, dia menghabiskan nasi goreng tanpa sisa."


"Kerja bagus, kau pasti mendapatkan hadiah nanti ?"


"Terimakasih atas pujiannya."


Seusai mengatakan hal itu seseorang ini pun menghilang secara misterius dari hadapan ibu kantin.


Seseorang ini belum diketahui siapa, suaranya wanita namun seseorang ini memakai jubah berwarna hitam hingga menutupi wajahnya.


Meninggalkan cerita Bu kantin sementara Nova dan Sezha sudah ada didalam kamarnya. Nova melirik jam di dinding menunjukkan pukul 6 sore.


"Waduh udah masuk waktu Maghrib ni, harus buru-buru sholat. Zha, sholat yuk." Ajak Nova.


"Ah males ah, aku ngantuk pengen tidur, kamu aja deh hoammmmm." Mata Sezha hampir terpejam


"Astaga ni anak, kamu gak tau emang kalo tidur pas Maghrib itu pamali lho. Rawan di ganggu makhluk halus ihhh."


"Gak percaya aku, kalo ngantuk gimana coba masa diatur gak boleh tidur jam segini dan harus tidur jam segini, gak kan . Udah ah kamu mau sembahyang atau mau ceramahin aku sih, sholat aja gih, aku ngantuk, aku mau tidur duluan." Sezha mengacuhkan ucapan Nova dan menutup wajahnya dengan bantal.

__ADS_1


"Aku mau sholat bukan sembahyang. Kamu kira aku mau sembahyangan hadeh terserah dah yang penting aku udah ingetin."


__ADS_2