Pembalasan Istri Mafia

Pembalasan Istri Mafia
93. Hamil? (lb)


__ADS_3

"Jadi sebelumnya Anda tidak alergi dengan daging kambing, Nyonya?" tanya seorang dokter wanita.


"Tidak Dok, saya selama ini aman-aman saja saat memakan daging kambing. Bahkan saat bulan madu kami, aku hampir setiap hari memakan menu dari olahan daging kambing," terang Cara.


Dua dokter wanita yang berada di sana saling tatap dan tersenyum tipis. "Mungkin kami tidak bisa menjawab hal ini, Tuan, Nyonya. Tapi, salah satu dokter di sini bisa menjelaskannya," ujar seorang dokter.


"Siapa lagi? Bukankah kau sudan memeriksanya?" tanya Geo tidak sabaran.


"Maaf, Tuan. Dari hasil tes, Nyonya Vetro dinyatakan alergi, tapi karena hal itu pasti membuat kalian bingung. Jadi … kami memiliki satu kesimpulan yang perlu kami perjelas lagi. Sekali lagi maaf Tuan, Nyonya … kami jamin ini adalah pengecekan terakhir," jelas seorang dokter.


"Sudah Kak, tubuh aku juga sudah mulai membaik. Tidak apa-apa Dok, silakan," ujar Cara.


"Tunggu sebentar Tuan, Nyonya. Saya sudah menghubunginya," tutur seorang dokter.


.


.


.

__ADS_1


"Permisi Tuan, Nyonya. Saya dokter Sesil, dokter spesialis ka …."


"Cepat saja," sela Geo dingin.


Dokter Sesil terkejut, dengan gerakan cepat wanita paruh baya itu mendekat ke arah Cara. "Permisi Nyonya," ucap dokter Sesil minta izin.


"Iya, Dok. Silakan," balas Cara pelan.


Geo terus memperhatikan pergerakan dokter Sesil di area perut Cara. "Coba lihat layar monitor itu Tuan, Nyonya," ucap dokter Sesil.


Dengan patuh, sepasang suami istri itu menatap intens ke arah layar monitor. "Selamat, Tuan, Nyonya. Kalian akan segera menjadi orang tua, ini adalah calon anak kalian," jelas dokter Sesil.


Geo dan Cara terkejut, laki-laki datar itu sudah berdiri sambil menatap terkejut ke arah layar monitor. Sedangkan mata Cara sudah berkaca-kaca. "Kak," panggil Cara serak.


Dokter Sesil tersenyum tipis ke arah sepasang suami istri itu. "Nyonya Vetro sedang hamil, Tuan. Usia kandungannya masih begitu muda, dari hasil USG janinnya masih berumur tiga minggu," jelas dokter Sesil.


Geo terdiam ditempat, pergerakan tangan Cara menyadarkan lamunan laki-laki datar itu. "Kamu hamil, Sayang. Akhirnya kita akan menjadi orang tua," bisik Geo senang.


"Iya, Kak. Aku … hiks senang sekali." Cara bersuara sambil terisak kecil merasa begitu senang dan terharu.

__ADS_1


"Dont cry, Baby. Nanti dedeknya ikut menangis." Geo mengusap air mata yang mengalir di pipi sang istri.


Cara tersenyum tipis, setelahnya wanita itu menoleh ke arah dokter Sesil dengan pandangan canggung. "Maaf Dok," ucap Cara.


"Tidak apa-apa, Nyonya. Saya mengerti, bisa saya jelaskan sekarang?" tanya dokter Sesil lembut.


"Silakan, Dok," sahut Cara.


"Seperti laporan dari dokter Anna dan dokter Tias tadi, Anda alergi daging kambing. Padahal sebelumnya tidak begitu, benar Nyonya?" tanya dokter Sesil.


"Benar, Dok," balas Cara.


"Jadi, sebenarnya hal itu bukanlah hal aneh bagi ibu hamil. Hormon ibu hamil berbeda dengan hormon di saat kita masih berdiri sendiri. Semuanya bisa berbalikan dengan hal-hal yang biasa kita lakukan. Seperti, biasanya tidak alergi sekarang malah menjadi alergi. Begitu pula sebaliknya, intinya selama Anda hamil, hindarilah daging kambing, Nyonya. Saya tidak bisa menentukan hal pasti makanan yang akan membuat Anda alergi nantinya, karena setiap ibu hamil berbeda-beda," jelas dokter Sesil.


Cara mengangguk kecil mendengar penjelasan dokter. Sedangkan Geo hanya diam dengan wajah datarnya, fokus memahami penjelasan dokter Sesil. "Hormon ibu hamil juga tidak bisa ditebak, Tuan. Mungkin ke depannya Tuan akan sedikit merasa aneh dengan sikap, sifat atau pun kebiasaan Nyonya Vetro nantinya. Emosi dan mood ibu hamil sangatlah sensitif, ada kalanya dia akan merasa begitu senang. Ada kalanya dia akan merasa sedih tanpa alasan, atau mungkin menjadi semakin manja atau sebaliknya. Yang paling sering, biasanya ibu hamil sering lepas kontrol dan mudah marah," sambung dokter Sesil.


Geo terdiam merasa mengerti dengan penjelasan dokter itu. 'Pantas saja akhir-akhir ini Cara sering berubah-ubah,' batin Geo mengerti.


"Untungnya dokter Tias tadi hanya memberi Nyonya suntik pereda. Jadi aman untuk janin, Anda. Saya akan menuliskan resep untuk alergi, saya juga menuliskan susu dan vitamin yang sesuai untuk imun Anda, Nyonya. Setelah ini, Tuan dan Nyonya bisa konsul kandungan rutin kepada saya. Saya akan segera membuatkan jadwalnya dan mengirimkan kepada Anda nantinya, Tuan," papar dokter Sesil sopan.

__ADS_1


"Baik, Dok. Terima kasih Dok," balas Cara.


"Sama-sama, Nyonya. Saya sarankan, Anda untuk menjaga pola makan dan jangan sampai kelelahan. Kehamilan yang masih muda, rentan lelah. Ada kemungkinan juga nanti Anda akan mengalami morning sickness," terang dokter.


__ADS_2