Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah
1 sampai 10 miliar wanita


__ADS_3

"Nih" Yudi menyodorkan es cream kepada Mita .


"Ini buat Mita" tanyanya.


"Ya iya lah Cil kan aku menyodorkan ke kamu bukan ke orang lain"jawab Yudi kesal.


"Ih kakak marah terus deh. Cepet tua loh kalau marah-marah" ujar Mita sambil membuka bungkus es cream.


"Terserah kamu dah Cil mau ngomong apa" sahut Yudi sambil memakan es cream miliknya. Yudi mulai aneh saat banyak orang memandangi mereka.


"Kak tukar es dong, pengen yang coklat gak mau yang ini" ucap Mita yang ingin memakan es Yudi.


"Gak mau, itukan bekas kamu, masa kamu suruh aku makan itu" timpal Yudi tak mau menukar esnya dengan es Mita.


"Kakak jahat sama Mita, Mita nangis nih ya" rajuk Mita pada  Yudi.


"Beneran Mita nangis nih" ucapnya lagi mengancam Yudi seperti anak kecil.


"Terserah nangis aja sana" jawab Yudi cuek.


"Hiks kakak jahat sama Mita" tangisan Mita mulai pecah seperti anak kecil yang marah pada ayahnya jika tak dituruti kemauannya. Banyak orang yang melihat ke arahnya  sehingga membuat Yudi malu seketika. Dengan terpaksa Yudi pun saling menukar esnya dan es Mita.


"Makasih kak, ini baru enak" ucap Mita langsung senang.


"Kak liat deh, wihh bagus banget. Mita mau kesana" ucap Mita saat matanya tertuju pada sebuah boneka berbentuk panda yang sangat lucu.


"Yaudah, cepat sana! " ucap Yudi mulai kesal.


"Sabar dikit dong kak, baru juga mau lihat" ujar Mita masih memandangi boneka itu.


"Kak, boleh gak Mita minta tolong?" Sahut Mita menatap Yudi, Mita menampakan wajah memelasnya, tatapan itu mampu membuat Yudi luluh. Karena dia tidak kuasa jika melihat mata Mita yang tulus, dan sejuk untuk di pandang.


"Terus kamu mau minta tolong apa?" Seru Yudi.


"Tolong kakak Fotoin Mita disini, tapi pakai hp kakak ya. Soalnya Mita hanya punya hp senter yang gak ada kameranya" jelas Mita yang berharap bahwa Yudi mau untuk menuruti kemauannya.


"Untung kakak baik mau nurutin kemauan kamu Cil" kata Yudi seraya mengambil hpnya yang berada di saku celananya.


"Kakak, cepetan Mita udah siap nih" seru Mita dengan gaya dua jarinya yang selalu ia gunakan untuk foto.


"Iya bawel" ucap Yudi langsung memfoto Mita.


"Bagus gak kak hasilnya?" Tanya Mita penasaran.


"Biasa aja tuh, gak cantik juga" ucap Yudi cuek padahal didalam hatinya mengatakan bahwa wajah Mita sangat imut saat ia memotonya.


Sudah hampir 2 menit Mita berfoto di samping boneka panda yang besar itu, hingga akhirnya dia memutuskan untuk menyudahinya karena ia sangat kelelahan.


"Kak udah ah keliling mallnya, Mita capek banget!" Ujar Mita seraya berpindah dari boneka itu.


"Mau pulang" tanya Yudi yang melihat wajah istrinya tampak lelah. Mita hanya mengangguk mengiyakan.


Ada dua orang yang saling mencintai

__ADS_1


Tapi allah tidak mempersatukannya


Ada dua orang yang tidak saling mencintai


Tapi allah takdirkan mereka bersama 


Ada dua orang yang saling mencintai


Dan allah takdirkan mereka bersama


Lalu kisah ini yang mana??


Hendra sudah berdiri di samping mobilnya ia menunggu putra dan menantunya yang tadi pergi ke dalam mall di hadapannya ini, karena Hendra lelah untuk menunggu ia pun mengambil hpnya dan segera sms Yudi.


Tiba-tiba Hp Yudi pun berbunyi, saat dirinya membuka isi Hp nya ternyata itu adalah sms dari sang Papah yang sudah menunggu di parkiran.


"Papah, udah nunggu di mobil" baca Yudi isi dari sms papanya seraya memasukan hp nya kembali di saku celananya dan bergegas menuju parkiran.


"Duh Cil kamu jalan lama banget!" kesal Yudi.


"Kaki Mita masih belum sembuh total nggak bisa jalan cepet" jawab Mita. Yudi pun akhirnya menggendong Mita supaya ia segera sampai di parkiran.


Mita nampak terkejut, dirinya tidak menyangka bahwa Yudi akan menggendongnya. Padahal ini tempat umum mana mau Yudi unggah kemesraan di depan orang lain. 


"Kamu jangan berfikir yang aneh-aneh, kakak terpaksa gendong kamu. Karena kamu jalannya lelet!" ucap Yudi membuat Mita tersadar dari keterkejutan nya.


Yudi langsung berjalan cepat menuju parkiran, kini semua mata tertuju pada mereka. Ada yang mengatakan mereka pasangan yang cocok dan ada yang bilang ceweknya manja lah dan lain-lain lagi, namun Yudi sama sekali tak menghiraukan mereka semua, justru itu malah membuat Yudi semakin berjalan cepat. Karena Mita selalu memperhatikan Yudi ia sampai tak menyadari Ternyata dirinya sudah sampai di parkiran, Hendra sudah berada di dalam mobil. Yudi pun langsung membuka pintu mobil dan segera memasuki mobilnya.


"Pengantin baru ini romantis banget sih" goda Hendra setelah Yudi dan Mita masuk ke dalam mobil.


"Papa tadi melihat kamu gendong Mita loh" goda Hendra.


"Soalnya jalannya lelet sih" jawab Yudi cuek, sedangkan Mita hanya tertunduk malu.


"Papah kok sudah ada di mobil" tanya Yudi.


"Emangnya kenapa? Kamu mau lama-lama bersama Mita ya" timpal Hendra membuat Yudi semakin kesal.


"Yudi nanya serius pah, malah di becandain" sahutnya.


"Tadi Mamah kamu sudah menelpon, katanya pengen segera ketemu Mita dan dia sudah nunggu dari tadi. Makanya kita harus cepat pulang" ucap Hendra seraya menghidupkan mobil untuk perjalanan pulang, namun tak lupa juga ia untuk membayar uang parkir.


"Makasih pak" sahut tukang parkir tersenyum.


Hendra membalasnya dengan mengangguk, kemudian ia tutup kembali kaca mobilnya dan segera melaju.


"Maaf yah Mita, kita gak bisa lama-lama di mall" ucap Hendra merasa tak enak.


"Papah gak usah minta maaf, lagian Mita juga sudah capek keliling mall" jawab Mita begitu patuh.


"Nanti suatu saat Papah ajakin kamu Jalan-jalan ke tempat yang bagus dan spesial" timpal Hendra seraya melihat Mita dari arah kaca depan.


"Papah baik banget sama Mita, makasih ya pah. Nanti kalau jalan-jalan kak Yudi juga ikut kan? " tanya Mita 

__ADS_1


"Eng…" Yudi baru mau ngomong namun sudah dipotong oleh papanya.


"Itu pasti dong, suami kamu kan selalu mau ada di dekat kamu" ucap Hendra memotong omongan Yudi.


Mita hanya tersenyum memandang Yudi se-sekali dari sampingnya.


Dalam beberapa saat mereka semua hening tanpa berbicara sedikitpun. Hingga akhirnya suara Mita yang terdengar jelas ditelinga Yudi dan Hendra.


"Kak" panggil Mita dengan memalingkan wajahnya ke samping.


"Hmm" jawab Yudi dengan deheman.


"Mau lihat foto tadi" ujar Mita membujuk.


"Foto jelek gitu kok mau di lihat" jawabnya asal.


"Tapi kata ibu sama bapak Mita cantik kok" sahut Mita tak mau diremehkan.


"Cantik dari mananya" ujar Yudi lagi.


"Dari  semuanya lah kak. Bahkan dari 1 sampai 10 miliar cewek di dunia, Mita lah yang paling cantik" ujar Mita dengan bangganya.


"Kamu tuh PD banget" sahut Yudi yang akhirnya mau meminjami hpnya kepada Mita karena ia lelah untuk berdebat dengannya lagi.


                                         *****


Aku tak pernah tau seberapa besar aku membutuhkanmu layaknya oksigen


Prasangka angin yang begitu menggigil enggan beranjak layaknya rasaku padamu


Ilusi-ku makin terkuasai, semakin besar oleh jebakan rasaku sendiri


Aku terperangkap, terkunci dalam lautan retina mu. 


Begitu terpukau akan Indah senyummu, bagaikan candu yang begitu memabukkan 


Nada-nada tawaku, irama bahagiaku serta merta lagu cintaku padamu 


Aku terbuai akan pesona yang tak dapat dipantulkan kembali, buai itu sungguh menyiksaku


Saat mataku terjeda sesaat, kamu hadir di dalam gelap sepersekian detik itu


Tulusnya kasih dalam bentuk indahnya Cinta, ku temukan apa yang selama ini kucari dengan tergesa-gesa bahkan abai akan prioritasku sendiri 


Ku terobos waktu, ku jelajahi masa hingga akhirnya aku berada dalam titik gravitasi dan pusatnya adalah kamu. 


Kunikmati rindu yang sangat menuntut temu, rindu yang membesarkan Cinta aku kepadamu. 


Suaramu yang sudah menandingi hebatnya para penyair. Suara yang mampu membuatku lupa akan diriku sendiri. 


Wahai pujangga hati, hangat rasaku enggan memudar seberapa beku-pun sesuatu yang datang. 


Jiwa kita saling menari dalam sunyi, beradu senyum dalam mimpi sedang raga  saling merindu dari kejauhan. 

__ADS_1


Ingin ku peluk Cinta itu dengan erat, tidak akan kulepaskan berapapun banyaknya panah menancap di punggungku


__ADS_2