Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah
jalan-jalan


__ADS_3

"Mita rindu ibu sama bapak" gumam Mita dengan wajah tertunduk ke bawah, ia menangis tersedu-sedu karena Biasanya saat ia bosan pasti ayahnya selalu menemaninya dan menghiburnya.


"Mita pengen ketemu ibu sama bapak, terus kita kesini bareng-bareng" gumamnya lagi dengan pelan.


Yudi mencari Mita, dilihatnya seluruh kamarnya tak ia dapati sosok Mita yang ngoceh sedari tadi, ia pun mencoba turun dari kamar dan mencarinya di luar, dan benar saja Yudi melihat Mita menangis di bangku taman.


Mita menangis seperti anak kecil, membuat Yudi segera menghampirinya. Dengan wajah datar Yudi langsung duduk disebelah Mita untuk menyuruhnya diam. Yudi nampak prihatin dengan Mita. Dirinya juga merasa heran karena Mita menangis tanpa sebab.


"Kecil, kamu kenapa?" Ucap Yudi datar padahal dalam hatinya cemas. Mita semakin menangis saat mendengar suara Yudi di dekatnya, dirinya berusaha menghapus air matanya dengan tangannya, namun wajahnya masih terlihat basah.


"Apa ini karena aku yang menolak ajakannya tadi ya?" batin Yudi menerka-nerka.


"Kecil, kamu suka ice cream gak?" Rayu Yudi yang sedang membujuk sang kekasih.


"Enak loh, rasanya dingin dan ada juga yang coklat, banyak lagi tuh" ucap Yudi lagi.


"Ice cream, Mita sebenarnya pengen, tapi kakak jahat gak mau nemenin Mita, Mita kan mau di temenin" batin Mita namun masih menangis.


"Mita marah sama kakak, Mita gak mau maafin kakak" ucap Mita marah seraya pergi ke kamar meninggalkan Yudi sendiri. Yudi pun mengejar Mita, ia masih ingin membujuknya agar memaafkannya.


"Tuh kan bener, dia ngambek sama aku" batin Yudi berkata.


 


Mita bergegas berjalan menuju kamarnya, segera ia mengunci pintu tanpa membiarkan Yudi masuk.


"Cil buka dong pintunya, memangnya kamu Beneran nih gak mau? Di kampung mah gak ada" sahut Yudi masih merayu.


"Mita si pengen es creamnya, tapi kan Mita masih ngambek sama kakak" gumam Mita dengan suara pelan dengan lugu nya .


"Kakak salah, di kampung Mita ada ice cream kok. Tapi Mita gak pernah beli, soalnya sayang sama uangnya" ucap Sedikit berteriak agar didengar oleh Yudi. 


"Waktu itu Mita mau di kasih sama bang Aryo, tapi Mita gak mau. ucap Mita yang mulai tersenyum kembali.


"Jangan bawa-bawa nama Yoyo, kakak gak suka!" ucap Yudi kesal


"Kenapa emangnya, bang Aryo baik banget sama Mita dan keluarga Mita" ucap Mita bercerita


"Kalo kamu bahas dia lagi gak usah aja beli es cream nya. Kalau masih mau beli kakak tunggu di ruang tamu" sahut Yudi kesal karena Mita menyebut nama Aryo. Yudi pun melangkah ke ruang tamu.


" Mita pengen Ice cream, tapi Mita juga masih mau ngambek sama kakak" gumam Mita yang masih di kamar. Tak lama ia berpikir, Mita pun beranjak untuk menyusul ke ruang tamu.


"Pokoknya Mita masih ngambek sama kakak" ucap Mita yang kini sudah di sebelah Yudi.

__ADS_1


"Mata kamu masih keliatan abis nangis dan warnanya merah, tunggu sini. Kakak mau ambil kacamata dulu" Yudi pun pergi ke kamar mengambil kacamatanya untuk menutupi lembab di sekitaran mata Mita. 


"Nih pake" Yudi memberikan kacamata kepada Mita.


"kita mau kemana kok pakai kacamata sih kak?" Tanya Mita heran.


"Udah pake aja" ujar Yudi.


Mita hanya diam dan mengikuti Yudi dari belakang yang berjalan menuju Garasi. 


"Ayo naik" ucap Yudi yang sudah duduk di motor ninja nya.


"Mita gak mau naik itu" Ucap Mita menolak.


"Katanya mau beli ice cream" ujar Yudi.


"Mita gak mau duduk di situ kak, itu tuh aurat, Mita gak suka" seru Mita menjelaskan.


"Biasanya cewe-cewe mah suka naik motor Ninja, kenapa kamu malah gak mau Cil" ucap Yudi dalam hati.  Yudi merasa kagum dengan sikap Mita yang lebih memilih naik Motor Scoopy.


"Nih helm nya pakai" Yudi menyodorkan helm kepada Mita.


Yudi sudah mengganti Motornya dan Mita sudah mau untuk di boncengnya.


"Kak ini gimana, talinya gak mau nyatu" heran Mita yang sedari tadi mencoba mengaitkan tali helmnya agar aman.


"Kalau dilihat-lihat kamu ini imut banget Cil dengan wajah kamu yang polos dan sikap kamu yang lugu" ucap Yudi dalam benaknya.


"Kakak kenapa sih kok bengong, ini udah apa belum" tanya Mita yang mampu membuyarkan lamunan Yudi.


"Eh iya udah kok" jawab Yudi yang gugup.


Yudi pun langsung menjalankan Motor Scoopynya dengan cepat, Mita memilih untuk berpegangan di baju belakang Yudi.


"Kak. Mita cantik gak pakai kacamata yang kakak berikan" tanya Mita sambil nyengir.


"Gak cantik" jawab Yudi ketus


"Den mau kemana?" Tanya Pak Satpam saat membukakan Gerbang untuk anak majikannya.


"Mau keluar bentar pak, kalau mama nyariin bilang aja keluar ya" jawab Yudi langsung keluar dari pekarangan Rumahnya.


"Siap. Hati-hati Den" teriak pak Satpam.

__ADS_1


Mita begitu heboh saat di bonceng oleh Yudi, dirinya sangat bahagia melihat pemandangan di Jakarta. Yudi mengajak Mita berkeliling di sekitar ibukota jakarta.


"Itu patung air pancuran kak?" Mita mendekatkan dirinya pada telinga Yudi dengan keras agar Yudi mendengarnya.


"Mita gak nyangka bisa ada disini. Mita pengen foto di situ" ucap Mita kesenengan.


"Kamu di mana-mana pengen foto terus. Mau lanjut jalan-jalan atau pulang" seru Yudi menjawab.


"Ih kakak. Ya udah Mita gak pengen foto lagi kok, jadi lanjut jalan-jalan ya" sahut Mita membujuk, Yudi masih fokus mengendarai sepeda motornya.


"Kak itu apa" teriak Mita yang melihat pedagang menjual cimol.


"Itu orang jual cimol, kamu mau" Tanya Yudi pada Mita.


"Mita mau kak" seru Mita senang. Yudi pun berhenti tepat di depan pedagang cimol.


"Pak cimol satu bungkus ya" Yudi pun memesan Cimol untuk Mita.


"Ini mas cimolnya" bapak yang menjual cimol memberikan pesanan kepada Yudi yang sudah menunggunya.


"Nih makan habiskan ya" seru Yudi kepada Mita.


"Makasih kak" Mita segera memakan dengan lahap cimol yang Yudi belikan untuknya.


"Kakak mau gak" Mita menyodorkan cimol yang hendak ia makan.


"Gak mau" ujar Yudi.


"Ya udah kalau gitu Mita habisin aja" sahut Mita yang masih dengan melahapnya memakan Cimol Itu.


"Cil sini bentar. Kamu kalau makan pelan-pelan, jadi belepotan kan!" Yudi membersihkan bekas rempah-rempah cimol yang nyangkut di sudut bibir Mita dengan menggunakan tangannya.


"Hehe habisnya enak kak" ucap Mita.


Setelah mengajak Mita berkeliling kota Jakarta menggunakan sepeda motor dan mampir membeli cimol akhirnya mereka pun berhenti di sebuah kedai Ice cream seperti janji Yudi yang akan membelikan Mita ice cream .


"mau pesen yang mana?"tanya Yudi sambil memberikan buku menu pada Mita.


"Semuanya keliatan enak, Mita jadi bingung mau pesan yang mana"ucap Mita yang masih memilih-milih di buku menu.


"Ini aja deh, Rasa coklat" Mita  menunjukkan gambar ice cream rasa coklat yang ia pesan.


"Yaudah tunggu, kakak mau pesen dulu" Yudi pun berlalu pergi dari meja Mita.

__ADS_1


"Cowoknya ganteng banget tapi ceweknya kok kampungan gitu sih "bisik salah satu pembeli yang juga duduk di dekat meja Mita saat melihat penampilan Mita.


"Beruntung banget cewek kampungan kayak dia dapetin cowok ganteng dan kaya kayak si cowok itu" ucap salah satu temanya iri.


__ADS_2