Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah
Bab 80


__ADS_3

Setelah menemukan bukti yang cukup kuat Shila meminta untuk pergi dari tempat itu karena ia akan memulai penyelidikan pribadinya.


"Saya sudah menemukan bukti yang saya cari. Bisa kita pulang sekarang?" ucap Shila.


"Tentu saja," ucap Rendy.


"Saya harap secepatnya anda memberitahukan hal ini kepada Ibu Elma karena saya butuh lebih banyak waktu untuk menyelidiki kasus ini terlebih saya juga ingin ikut serta mencari pak Ken ke lapangan," ucap Shila.


"Sebenarnya kamu tidak ikut mencari Ken pun tidak apa-apa karena sudah ada banyak orang yang berusaha mencari Ken," ucap Rendy.


"Tidak bisa. Saya bekerja sendiri dan saya harus turun ke lapangan untuk mengembangkan penyelidikan saya," ucap Shila lagi.


Liana yang tadinya tidak mengerti dengan obrolan antara suaminya dengan bodyguard mertuanya itu kini mulai memahami apa yang sedang dibicarakan oleh dua orang yang membersamainya.


"Shila, jadi kamu seorang ... ." Liana tak melanjutkan perkataannya.


"Iya, sayang," ucap Rendy yang mengerti dengan apa yang akan diucapkan oleh istrinya.


Rendy terus melajukan kendaraannya hingga akhirnya ia tiba di rumah mamanya. Rendy menghentikan laju kendaraannya tepat didepan gerbang rumah mewah milik mamanya!


"Shila, saya antar kamu sampai sini aja ya," ucap Rendy.


"Tidak mau masuk dulu, bertemu dengan Ibu?" ucap Shila sembari bergegas turun dari mobil Rendy.


"Sekarang sudah malam, besok saja saya kesini lagi sekalian memberi tahu mama tentang hal ini," ucap Rendy.


Shila mengangguk paham.


Setelah mobil yang dikemudikan oleh Rendy sudah tak terlihat lagi, Shila melangkahkan kakinya memasuki rumah majikannya.


"Dari mana?" tanya bodyguard Elma yang bertugas berjaga didepan rumah.


"Ada sedikit urusan," sahut Shila.


"Kemarin dekat sama pak Kendra sekarang jalan sama pak Rendy, lah aku yang tiap hari berdiri disini tidak pernah dihiraukan keberadaanku," ucap bodyguard itu.


Shila tersenyum lalu menggelengkan kepalanya.


"Bisa bucin juga? aku kira orang-orang seperti kamu gak bisa bucin," ucap Shila sembari tertawa kecil.


"Ih ketawa lagi, serius nih," ucap bodyguard itu.


"Maaf-maaf abisnya kamu bikin aku meleleh kayak lilin yang habis terbakar," ucap Shila.


"Besok kamu akan tahu kenapa saya jalan sama pak Rendy yang ganteng itu," ucap Shila sembari menggoda teman seprofesinya itu.


"Cih ganteng. Ingat itu suami orang," ucap bodyguard itu dengan nada kesal.

__ADS_1


"Makanya aku bilang pak Rendy itu ganteng karena dia udah punya istri, beda sama kamu yang boro-boro istri gebetan aja gak punya itu tandanya kamu jelek gak ada yang mau," ucap Shila sembari terus tertawa.


"Kamu mah gitu," ucap bodyguard itu.


"Aku bercanda, jangan diambil hati. Kamu ganteng kok kalau dilihatnya dari atas monas," ucap Shila sembari berjalan meninggalkan bodyguard itu.


Bodyguard bertubuh besar dan kekar itu menggelengkan kepalanya sembari menatap kepergian Shila.


"Pantas gak ada orang yang mengira gadis berbahaya, kelakuannya aja seperti itu," gumam bodyguard itu.


Di kamar Shila.


Shila mengeluarkan bukti yang ia dapatkan di tempat menghilangnya Ken.


"Sepertinya memang benar ada yang sengaja ingin mencelakakan pak Ken," lirih Shila.


Waktu sudah menjelang dinihari Rendy dan Liana baru tiba di rumahnya.


Rendy berjalan lebih dulu dari Liana sedangkan Liana mengekor dibelakang Rendy!


"Kamu istirahat ya," ucap Rendy setelah tiba didepan pintu kamar masing-masing.


"Mas ... ." (Liana)


Rendy menatap Liana tanpa berucap ia menunggu perkataan apa yang akan diucapkan oleh istrinya itu.


Rendy tersenyum bahagia ternyata istrinya itu masih memperdulikannya.


*** *** ***


Keesokan harinya para polisi dengan dibantu oleh bodyguard-bodyguardnya Rendy mencari Kendra di sekitar tempat terakhir kali Ken menghilang.


mereka menyisir tempat itu sampai batas wilayah yang tidak ditentukan.


Shila dan Liana baru tiba ditempat itu kedua wanita itu ikut terjun kelapangan untuk mencari Ken.


"Maaf Bu, dilarang memasuki area ini dulu karena polisi sedang melakukan tugas," ucap salah satu polisi yang berada ditempat itu.


"Saya keluarga korban. Saya ingin ikut mencarinya," ucap Liana.


"Tidak bisa, Bu. Silakan anda kembali saja demi keamanan dan keselamatan anda," ucap pak polisi itu.


Shila dan Liana saling pandang lalu mereka menuruti permintaan polisi itu.


Shila dan Liana meninggalkan tempat itu!


"Wanita memang sering diremehkan dalam semua hal," ucap Liana.

__ADS_1


"Tidak juga, saya tidak merasa seperti itu," sahut Shila.


"Maksudnya?" ucap Liana lagi.


"Tidak ada maksud. Saya memang tidak merasa polisi itu meremehkan wanita hanya saja bapak polisi itu tidak tahu siapa anda dan siapa saya," ucap Shila.


"Itu sama saja," ucap Liana sembari tertawa kecil.


Hari sudah malam namun para polisi dan orang-orang yang mencari Ken belum kunjung menemukan dimana keberadaan Ken, hingga akhirnya pencarian dihentikan dan akan dimulai lagi besok pagi.


Hari ke dua pencarian Kendra.


orang-orangnya Rendy sudah terjun ke lapangan untuk mencari Ken tak lama para polisi itu datang dan menutup kasus ini karena menurut pihak kepolisian Ken sudah melakukan bunuh diri dan mungkin jasadnya sudah ada yang menguburkan.


"Tidak, Pak. Tidak mungkin adik saya melakukan hal itu," ucap Rendy.


"Mohon maaf, kami sudah memutuskan untuk. menutup kasus ini jika anda masih penasaran silakan lanjutkan pencarian pribadi," ucapan polisi itu.


Rendy tak dapat berkata-kata lagi, ia mulai merasa putus asa.


"Aneh kenapa pihak kepolisian menyimpan keputusan sebesar ini dalam jangka waktu yang sangat cepat padahal belum ada bukti yang mereka dapatkan," ucap Liana.


"Sudahlah kita tidak bisa melawan hukum. Lebih baik kita cari pak Ken saya merasa pak Ken masih ada disekitaran sini," ucap Shila.


Dikejauhan seorang wanita dan seorang laki-laki tengah memperhatikan gerak-gerik Rendy dan semua orang-orangnya.


"Sayang, untung kamu pintar," ucap Bram.


"Siapa dulu dong, Jenny," ucap Jenny merasa bangga dengan kejahatan yang sudah ia lakukan.


____ ____ ____


Sebelum polisi memulai pencarian dihari ke dua Jenny mendatangi kantor polisi dengan mengaku sebagai istrinya Rendy untuk mencabut laporan Rendy lalu meminta polisi agar tidak menghubungi Rendy dengan alasan Rendy sedang sibuk.


Setelah urusan dengan polisi selesai, Jenny menyuruh orang untuk menemui Rendy di tempat pencarian Ken dan mengatakan pihak kepolisian sudah menutup kasus itu tak lupa Jenny juga meminta orang itu memakai seragam polisi.


___ ____ ____


Di tempat pencarian.


"Semuanya! kita harus bekerja lebih keras lagi karena polisi sudah tidak bersama kita lagi untuk mencari pak Kendra," tegas Shila kepada orang-orang yang Rendy terjunkan untuk mencari Ken.


"Kami akan bekerja sekuat tenaga," ucap salah satu bodyguard itu.


"Saya harap kita bisa menemukan pak Ken secepatnya," ucap Shila lagi.


"Perhatian! kita bagi tugas dan saya harap kita bisa bekerjasama dalam hal ini. Sepuluh orang kearah barat dan sepuluh orang kearah timur, sepuluh orang lagi kearah selatan dan sisanya ikut saya," ucap Shila mulai beraksi dalam pencariannya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2