
"Alvaro kita nggak salah nih makan di dalam mobil kayak gini, kayak apa aja gitu kita "
"Ya dari pada sekarang kita makan di kantin dilihatin sama banyak orang gue tahu lo malu kan dilihatin sama mereka dan lagi pasti Bella akan marah-marah lagi"
"Iya sih malunya karena diliatin kayak apa gitu, aku kan cuma makan aja sama kamu, aku nggak ngelakuin apa-apa, aku cuman makan aja tapi kenapa sih mereka harus liatin aku kayak gitu, emang salah ya kalau kamu berdamai dengan aku"
"Nggak tahu deh mereka itu suka aneh-aneh aja. Udahlah jangan dipikirin mending lo makan bakso itu dari pada nanti ya diinginkan nggak enak"
"Iya bener juga "
Sani segera melanjutkan makannya, meskipun mereka makan didalam mobil, tetap enak saja.
**
Bella yang kesal mengacak ngacak mejanya, sedangkan Rizki memungitu semuanya " udah lah Bell ngapain sih ngamuk-ngamuk kayak gini emang dengan cara lo ngamuk-ngamuk Alvaro akan balik lagi, Alvaro bakal minta maaf sama lo dan dia akan kembali berubah kayak dulu. Enggak kan kita aja udah mata-matain dia tapi nggak ada yang aneh kok dia seperti biasa aja cuman ya luangin waktu buat kerja kelompok aja emangnya salah ya kerja kelompok mereka kan satu kelompok kenapa kita harus curiga juga kan"
"Iya gue tahu mereka satu kelompok tapi emang harus kayak gitu ya, harus makan berdua aneh banget tau nggak sih biasanya Alvaro tuh nggak mau dideketin sama Sani ini malah satu meja makan berdua pasti mereka pacaran deh"
"Makin aneh aja, nggak mungkinlah mereka pacaran lo itu gimana sih Sani juga tahu lo pacarnya Alvaro Dia nggak akan mungkin mau nikung loh jadi tenang aja Alvaro juga gak akan tertarik sama Sani, lo percaya diri dong kalau lu itu emang cantik dan gak akan mungkin ada yang ngalahin ini malah insecure dan bilang kalau Alvaro pacaran sama Sani itu tuh nggak akan mungkin"
__ADS_1
"Iya tapi kenapa ngecurigain banget mereka itu berduaan terus semenjak ada proyek ini nggak ada waktu buat gue. Dia selalu aja ngerjain tugasnya tugasnya dan tugasnya, gak ada yang lain "
"Kita juga sama kan ngerjain tugasnya, kita juga sama nggak ada waktu buat kita main karena ngerjain tugas itu, gimana caranya buat bikin rumah yang bagus biar nilai kita tuh lebih besar dari orang lain ya Alvaro juga pasti mikirin itu mereka juga mikirin hal yang sama, jadi udahlah Bell untuk sekarang jangan egois "
"Tau ah lo tuh malah jadi Bela Alvaro sih. Bukannya gue sama aja lo sama Alvaro nggak ada bedanya tau nggak sih, sama sama nyebelin "
Bella langsung keluar kembali dari dal kelas sedangkan Rixzky dia membereskan meja Bella yang sangat berantakan "dasar tu anak ya udah acak-acakan kelas ini, buku-buku nya sekarang dia pergi gitu aja dan gue yang harus tanggung jawab harus tanya sama Alvaro sumbernya ada apa sih diantara mereka berdua ini, gue jadi pusing tau gak sih yang liatnya"
**
Bella yang tak sengaja melewati parkiran lagi lagi melihat Sani dan juga Alvaro yang keluar dari dalam mobil sambil tersenyum senyum senang.
"Ini gue nggak salah lihat Alvaro sama Sani senyum-senyum berdua, mereka akrab banget ini nggak salah kan yang gue lihat ini benar-benar mereka berdua kan, kenapa sih malah jadi kayak gini, kenapa semuanya menjadi kayak gini, Alvaro yang gak suka sama Sani malah jadi balik baik sama Sani "
"San mending lo ke kelas dulu aja biar nanti gue aja yang ke kantin ngasihin mangkok ini"
"Yaudah deh makasih ini uangnya "
"Apaan sih tenang aja biar gue hari ini yang traktir nanti lo traktir gue waktu pas gajihan sesuai janji "
__ADS_1
"Ya udah deh aku ke kelas duluan ya Makasih ya buat semuanya"
"Okk "
Alvaro pergi kearah kanan sedangkan Sani kearah kiri, dia menuju kelasnya. Banyak orang yang menatapnya kenapa coba dirinya diliatin kayak gini, apa yang salah dari dirinya, saat dirinya sedang fokus melihat pakaiannya tiba tiba saja dirinya ditarik.
Sani segera melihat siapa yang sedang menariknya ternyata Mira "Mir kenapa sih narik narik "
"Udah ayo ikut aja "
Saat sudah ada ditempat yang sepi Mira segera memberhentikan langkahnya dan menatap Sani "kamu ngapain makan sama Alvaro kayak gitu, kalian itu udah di bicarain satu sekolah loh"
"Aku sama Alvaro cuman mau kerjain tugas aja kamu tahu sendiri kan tugas aku tadi berantakan, kita cuma mau bahas tentang kerja kelompok kita mau kayak gimana dan mau kapan dikerjainnya, gitu aja sih tadi cuman makan siang berdua itu karena kebetulan aja, kita habis bahas tugas dan mikir-mikir apa yang harus kita kerjain lagi setelah kerjaan kita rusak gitu aja sih. Apa sih yang aneh"
"Ya jelas aneh lah, gak biasanya kalian tuh seakur gitu jadi membuat satu sekolah tuh geger gara-gara kalian yang akur, biasanya Alvaro buli-buli kamu. Sekarang malah deket-deket sama kamu kan Bella juga ngamuk-ngamuk, tadi kelas berantakan banget gara-gara dia, kayaknya dia marah banget tau gak sih sama kamu dan juga Alvaro "
"Padahal aku cuman deket karena lagi kerja kelompok kenapa sih harua kayak gini, emang aneh ya kalau aku sama Alvaro berteman, kenapa sih bisa aneh kayak gitu, padahal kan bagus aku dan Alvaro bisa akur tapi ini malah kayak gini digosipin mereka itu kayak yang suka kalau aku dibully terus sama Alvaro dan juga temen temennya "
"Ya namanya juga orang, pokoknya aku cuman mau ingetin aja sama kamu. Kamu jangan terlalu dekat sama Alvaro nanti kalau kena imbasnya gimana. Bella itu bukan orang sembarangan jadi udahlah kamu cari yang aman aja nggak usah terlalu dekat-dekat sama Alvaro"
__ADS_1
"Kamu udah tahu alasannya kenapa aku deket sama Alvaro, ini karena tugas kalau kalian semua mau protes ya protes aja sama gurunya. Kenapa selalu buat aku dan Alvaro satu kelompok gitu aja deh Mir, karena aku di sini cuman mau sekolah dan ini juga tugas kelompok masa aku harus kerjain sendiri-sendiri sama Alvaro sedangkan kalian semua berkelompok kan"
Setelah mengatakan itu Sani langsung pergi.