Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Hari minggu


__ADS_3

Sani bangun dan celinggak celingguk tak ada om Sena, dia sudah tak ada disini, Sani segera melihat kearah jam dan ternyata baru jam 7 pagi.


Sani dengan cepat membuka selimbutnya, dan melihat orang yang dari tadi membangunkan tidurnya, Sani membuka pintu dan ternyata itu Arzan.


"Zan kamu pagi pagi kesini "


"Iya kan kita mau ketemu sama ayah kamu, kamu lupa ya, jam segini baru bangun "


"Iya nih Zan kemarin ngantuk banget "


"Mentang mentang hari minggu yah "


"Iya nih, kamu masuk dulu ya, aku mandi dulu sebentar ya "


"Ok aku tungguin ya "


"Iya Zan "


Sani segera masuk kedalam kamar mandi dan melakukan rutinitas yang selalu dirinya lakukan.

__ADS_1


**


Sedangkan dirumah Sena, dia sudah siap dengan pakaian kantor, anaknya yang sedang nenonton Tv melihat kearah papihnya.


"Papi mau ke mana kok pagi-pagi udah pakai, pakaian kerja sih"


"Ya mau kerja dong Alvaro kamu juga cepat siap-siap kamu kan harus sekolah, kok masih nonton TV sih dari tadi kan papih udah bilang cepetan mandi kamu harus sekolah"


"Hah sekolah bukannya hari ini hari minggu ya pih, papi di kantor ada kerjaan sampai sampai hari minggu papih harus pergi ke tempat kerja, atau mau ketemu sama klien pih"


Sena segera melihat ponselnya dan benar saja ini hari minggu " Ya ampun Alvaro papih sampai lupa kalau hari ini hari minggu, pusing banyak kerjaan papih ini "


"Akan papih fikirkan nak, nanti papih akan ganti pakaian dulu yah, "


"Iya pih "


Sena langsung saja naik kekamarnya dirinya sungguh lupa kalau hari ini hari minggu, dan ya dirinya juga menyuruh Sani untuk sekolah jangan sampai Sani nanti pergi kesekolah.


Sena langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Sani, namun yang mengangkatnya bukan Sani.

__ADS_1


"Hallo saya bicara dengan siapa "


"Ini sam Arzan om, Saninya lagi mandi dulu, "


"Kenapa sepagi ini sudah ada dirumah Sani, sedang apa kau disana "


"Saya dan Sani ada sebuah urusan Om jadi pagi-pagi sekali saya harus menjemput Sani ke sini, makanya saya pagi-pagi udah ada di sini tenang aja Om aku sama Sani gak lakuin apa-apa kok cuman mau ya jalan-jalan aja kayak anak muda lainnya om"


Tiba tiba saja sambungan dimatikan Arzan yang binggung segera menyimpan ponsel Sani lagi saat Arzan berbalik Sani sudah ada dihadapannya.


"Siapa Zan yang telfon "


"Om Sena "


"Oh yaudah yu sekarang kita berangkat, aku udah gak sabar pengen ketemu sama ayah dan pengen lihat keadaan ayah gimana yuk sekarang kita pergi aku takutnya Ibu udah lakuin sesuatu sama ayah aku apa lagi gak ada yang kerja selain aku kan, ayo Zan "


"Yaudah yu "


Mereka segera pergi Sani tak lupa mengunci dahulu pintu rumahnya.

__ADS_1


"Itu anak ya ganti ganti cowoknya kemarin yang agak dewasaa sekarang yang muda " bisik ibu ibu pada yang lainnya.


__ADS_2