Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Memilih Alvaro


__ADS_3

Sani sudah siap dengan kursi roda yang disiapkan dari rumah sakit dan memang sudah di beli oleh Sena juga, namun sudah 1 jam dia menunggu tak datang datang juga Sena.


"Apakah dia tak jadi menjemputku, apa dia ada masalah makannya tak menjemputku, apakah aku pulang sendiri saja "


Sani perlahan berdiri lalu tertatih tatih naik kekursi roda mendorongnya sendiri dan membuka pintu lalu keluar dari ruangan itu.


Namun sata akan masuk lift kursi rodannya ditahan "kak Fatimah "


"Iya Sani ini aku, kata tuan aku yang jadi menjemputmu, jadi maafkan aku karena telat menjemput mu, "


"Tidak apa kak, memangkan om kemana "

__ADS_1


"Tuan menjemput tuan muda Alvaro dari rumah sakit yang berbeda "


"Oh begitu ya baiklah "


"Apakah kau berharap tuan Sena yang menjemputmu "


"Tidak sama sekali, aku sama sekali kefikiran sampai kesana "


"Baiklah mari pulang "


**

__ADS_1


"Jadi apa yang papih pilih, apa keputusan papih "


"Papih memilih mu, papih ingin kau berubah menjadi anak yang bertanggung jawab tapi papih tidak mau kejadian lagi seperti ini, jika kejadian kau harus bertanggung jawab dan jangan lari dari masalah, papih akan tetap bersamamu dan tak akan memilih Sani karena memang dari awal papih hanya ingin menolongnya saja"


"Benarkah itu papij memiliki aku , aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi pih, aku akan lebih dewasa lagi dan aku tidak akan teledor lagi aku akan bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan, aku tidak akan kabur lagi dan membuat papih kecewa asalkan papih benar-benar meninggalkan Sani dan tak kembali lagi padanya, aku hanya ingin itu saja pih aku tidak mau sampai papih dekat dengan Sani meskipun kalian tidak ada hubungan apa-apa tetap saja aku tidak mau melihat kalian bersama "


"Iya tapi papih mau sekarang kamu minta maaf pada Sani dan juga keluarganya papih tidak mau ada bantahan sama sekali kau harus mau ikut Papih ke sana dan meminta maaf secara langsung di hadapan ayah dan ibunya Sani, kau harus datang ke rumahnya papih akan mengantar mu, Papih tidak akan meninggalkanmu kita sama-sama ke sana dan meminta maaf"


"Apakah kita tidak bisa membayarnya dengan uang saja Pih pasti mereka mau"


"Iya Papih tahu tetap saja kita harus meminta maaf pada mereka dengan tulus, jangan kau hina mereka karena mereka tidak punya uang, mereka tidak bisa dibayar begitu saja dengan uang. Kita juga harus punya sopan santun meminta maaf pada mereka semua karena kau salah, katanya kau ingin berubah dan berjanji pada papih, dan akan bertanggung jawab maka buktikan sekarang jika kau tidak membuktikannya papig akan mencabut kata-kata papih tadi dan membiarkanmu dipenjara kembali saja"

__ADS_1


"Baiklah Pih baik kita ke sana aku akan meminta maaf secara langsung ke sana pada Sani dan juga keluarganya, karena aku ingin membuktikan pada Papih kalau aku sudah berubah dan aku tidak mau kehilangan Papih dan aku tidak mau sampai Papih dekat dengan Sani. Sedikitpun aku tidak Sudi melihatnya dan aku tidak akan pernah mau melihatnya "


Sena menganggukan kepalanya dan berjalan kearah mobil bersama sang anak sebenarnya dirinya sama sekali tak rela tapi demi anaknya yang akan menjadi lebih baik, dirinya akan mencoba merelakan semuanya.


__ADS_2