Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Mencari keberadaan Bella


__ADS_3

Papinya Bella yang baru pulang segera masuk ke dalam rumah dan melihat anak dan istrinya sedang makan namun anak bungsunya tidak ada di sana dengan cepat dia menghampiri kedua orang itu "ke mana Bella kenapa kalian cuman makan berdua saja dimana Bella biasanya dia makan ikut kalian lalu kenapa dia tidak ada sekarang "


Serena menatap ayahnya lalu menundukkan kepalanya "tadi Bella kabur Pi. Bahkan dia sampai dorong aku. Mami sama aku tadi udah coba ngejar dia kok, tapi dia udah nggak ada, dia pergi gitu aja bawa koper"


"Lalu kenapa tidak ada satupun orang yang menelpon Papi saat Bella pergi meninggalkan rumah. Kenapa kalian tidak menelepon Papi. Apa ponsel kalian semua rusak apa telepon rumah di sini sudah tidak berfungsi sampai-sampai tak ada yang berbicara padaku kalau Bella pergi dari rumah" marah papihnya Bella


"Sayang jangan marah-marah seperti itu, aku hanya tidak mau mengganggu urusan pekerjaanmu saja, jangan marah-marah seperti itu nanti juga dia akan kembali lagi dia tidak akan pernah tahan di luaran sana sendirian, dia butuh uang dia tidak akan nyaman tidur di tempat yang kumuh" ucap istrinya


Namun ayahnya Bella langsung menggebrak meja dengan begitu keras "kau ini Ibu macam apa, seharusnya kau menelponku mau aku kerja mau kau menggangguku kalau soal anak aku pasti akan ada waktu dan mencari Bella dari tadi siang kan dia pergi, pasti dari pulang sekolah kan dia pergi. Kenapa tidak ada yang berbicara padaku bagaimana kalau Bella kenapa-kenapa. Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya saat dia waktu itu pergi menyusul Alvaro , aku pun tidak tahu kau sama sekali tidak memberitahuku"


"Kenapa kau menjadi marah-marah padaku terus, aku hanya tidak mau mengganggu pekerjaanmu, Bella itu memang nakal makanya dia pergi dari rumah pasti dia akan pergi dengan seorang laki-laki atau kau telepon saja Alvaro pacarnya itu siapa tahu dia kabur dengan Alvaro "


"Dia bukan Serena dia tidak sama dengan anakmu, anakku tidak mungkin pergi dengan seorang laki-laki"


Ayah Bella langsung pergi sedangkan ibunya langsung duduk kembali da menyuruh anak sulungnya untuk duduk kembali "sudah kau lanjutkan lagi makanmu, jangan hiraukan ayahmu ayo makan "


Serena dengan patuh melakukan apa yang disuruh oleh ibunya , "besok kita akan jalan jalan ya Serena "


"Iya mih, ayo "


Sedangkan papihnya Bella sedang menelfon Alvaro dan tak lama kemudian diangkat juga kan " Halo om Rey "

__ADS_1


"Halo Alvaro apakah Bella sama kamu"


"Enggak Om Bella nggak sama aku. Aku ini sama Rizki lagi latihan basket. Emangnya waktu pamitan Bella pamit sama om mau mana, aku udah nggak kontek-kontekan lagi sama Bella dan aku juga udah nggak ada hubungan lagi sama Bella om aku udah putus"


Ayah Bella menghembuskan nafas beratnya dan mengatur kembali emosinya "Bella nggak ada kabur dari rumah tadi kata maminya dia bawa koper tapi om nggak tahu dia ke mana. Om kira dia temuin kamu apa dia sebelumnya ada telepon kamu dulu nggak atau telepon Rizky Arzan"


"Apa Bella kabur, nggak ada om kita sama sekali nggak dihubungi sama Bella. Ya udah sekarang Alvaro bantu cari Bella ya om, kita bertiga cari Bella "


"Makasih Al Om juga ini mau cari, nanti kalau ada informasi apapun kasih tahu om ya. Om juga akan arahkan anak buah om yang lain untuk mencari Bella"


"Iya om sama sama,"


Sambungan pun terputus, setelah itu ayahnya Bella langsung berjalan kembali keluar rumah "mau kemana kamu mas "


**


"Kenapa Al tadi gue denger Bella kabur " Alvaro langsung menatap Rizki dan juga Arzan.


"Iya Bella kabur dari rumah, dan sekarang ayahnya lagi cari. Ayo kita cari Bella bareng-bareng gimana pun dia sahabat kita kan temen kita. Meskipun kita sekarang udah pisah-pisah nggak sama-sama lagi tetep aja kita dulu pernah sama-sama. Ayo cepat kita cari Bella kasihan ayahnya pasti nyari kalian tahu sendiri kan gimana keluarga Bella sebenarnya" tersirat kehawatiran dari wajah Alvaro.


"Ya udah sekarang kita cari Bella aja, semoga dia ketemu pasti dia ada di tempat biasa. Ayo cepat kita ke sana kasihan ayahnya nyari sendiri" ucap Rizki

__ADS_1


Mereka segera masuk kedalam mobil masing masing dan segera berpencar mencari Bella, Alvaro yang paling khawatir, meskipun dirinya dan Bella sudah putus tetap saja rasa sayang itu masih ada.


Alvaro masih menyayangi Bella tapi karena Bella yang tidak bisa berubah makanya Alvaro melepaskannya untuk membuat Bella lebih berpikir lagi, kalau apa yang selalu Bela lakukan itu tidak benar.


Dirinya begitu khawatir pada Bella, sangat-sangat khawatir takut terjadi apa-apa padanya. Bella itu tidak tahu siapa-siapa lagi selain keluarganya dan teman-temannya memang dia terlihat jahat dan menyebalkan tapi sebenarnya dia adalah anak yang kurang perhatian setelah kejadian kakaknya Serena.


"Kemana sih Bell kamu, kenapa harus kabur kalau kamu mau kabur kenapa kamu nggak pulang ke rumah aku aja atau telepon aku gitu. Kenapa tiba-tiba hilang kayak gini sih Bell "


Alvaro terus melajukan mobilnya dia bahkan sampai mencari ke sekitar rumah Bella ya takutnya dia tak jauh-jauh dari rumahnya kan kaburnya, tapi ke mana Bella pergi bahkan tadi dirinya sudah mengecek tempat mereka selalu main tapi tidak ada Bella tidak ada di sana tiba-tiba saja Alvaro seperti melindas sesuatu.


Alvaro langsung turun, tadi sebelumnya Alvaro memundurkan dulu mobilnya, saat alvaro turun dia malah menemukan ponsel, Alvaro seperti mengenal ponsel itu, dengan cepat Alvaro mengambilnya dan untung saja ponselnya masih nyala mensikipun layarnya sudah ada yang pecah, tapi tak begitu parah.


Karena ponselnya memakai cassing yang cukup kuat, saat sudah nyala ada foto dirinya dan juga Bella" ini ponselnya Bella, terus orangnya kemana "


"Bella kamu dimana, Bell kamu dimana " teriak Alvaro sambil berlari kesana kemari "ini aku Alvaro Bell kamu keluar, kamu jangan kabur kayak gini, kamu bisa pergi ke aku kalau ada masalah, Bella kamu dimana Bell " namun tak ada sahutan sama sekali.


Alvaro langsung menghubungi ayahnya Bella "Hallo om Rey aku menemukan ponsel Bella didepat jalan yang akan kerumah om, "


"Om akan kesana sekarang Al "


"Iya om aku tunggu disini "

__ADS_1


Sambungan pun terputus, Alvaro kembali menyusuri jalan sambil berjalan siapa tahu saja ada jejak Bella lagikan.


__ADS_2