Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
berpura pura terus


__ADS_3

"Beneran gak mau gue tungguin "


"Engga beneran makasih Alvaro udah anterin aku, aku mau kerja dulu ya bayy "


"Hati hati ya " ucap Alvaro


Sani mengangguk dan segera masuk kedalam Cafe dia masuk kedalam ruang ganti, kerja sudah sangat tak bersemangat.


Sampai sampai saat sedang ganti pakaian dirinya menangis "ist kenapa aku menjadi cengeng seperti ini, ada apa denganku ini, kau harus kuat Sani, kau harus kuat jangan memikirkan om Sena om Sena dasar play boy, kau harus kuat kau harus bisa menjalankan semuanya.


Sani memakai pakaianya dan keluar, menyimpan seragamnya diloker dan mencuci mukanya setelah melihat keadaannya yang baik, Sani langsung menghampiri Bintang


Bintang membalikan badan Sani dan melihat dengan teliti wajah Sani "kamu kenapa, kayaknya kamu habis nangis "


"Aku baik baik aja kok, maaf ya aku telat soalnya tugas aku harus dikejain sekarang juga "


"Iya tenang aja, cerita dong kamu kenapa"


"Pernah gak liat laki laki yang kita suka lagi deket sama perempuan lain, terus kamu sakit hati pernah gak "

__ADS_1


"Ya pernah dong, itu sakit banget kamu lagi rasain itu ya "


Sani menganggukan kepalanya "sama siapa, sama laki laki yang selalu anterin kamu ya "


"Bukan ada lagi pokoknya aku sakit hati banget aku sedih banget tau gak sih, aku udah sangat senang kalau dia akan suka sama aku, tapi nyatanya dia malah bawa perempuan "


"Umur dia diatas kamu atau dibawa kamu "


"Diatas aku, udah dewasa banget "


"Hemm biasannya yang lebih dewasa akan lebih mengerti deh, yang sabar aja mungkin itu temenya atau soudaranya kan kita gak pernah tau "


"Sani anterin ini kemeja 2 "


"Iya sebentar tunggu ya Bintang "


"Ok San "


Sani segera mengambil makanan itu dan membawannya kemeja dua ternyata itu Mira dan juga Arzan "ehh San, kepala kamu kenapa " tanya Mira

__ADS_1


Mira baru liat luka dikepala aku, dia dari tadi disekolah emang ga lihat ya kalau kepala ku seperti ini .


"Sani kamu baik baik aja kan "


Sani menganggukan kepalanya "ya baik baik aja kok, kepala aku baik baik aja, kalian berdua "


"Iya nih kita baru beres kerjain tugas sambil mau makan dulu dan sekalian rayain hubungan kita " ucap Arzan bangga


Sani tersenyum senang dan menatap sahabatnya itu "wahh aku seneng banget selamat ya kalian pacaran juga, pokok ya aku seneng banget, yaudah aku balik lagi ya mau layanin yang lain, selamat ya buat kalian berdua "


"Makasih San " ucap Arzan terbata bata


Sani langsung pergi dan Arzan menengok kearah Mira "kenapa Sani biasa biasa aja sih Mir kata kamu Sani akan cemburu kalau kita pura pura pacaran "


Seketika muka Mira menjadi kesal mereka berdua memang pura pura agar Sani cemburu itu adalah ide Mira, sebenarnya Mira sengaja melakukan itu agar dirinya bisa mendapatkan Arzan tapi malah kayak gini.


"Sabar aja Zan butuh waktu pasti itu Sani pura pura gak cemburu undah tenang aja semuanya pasti akan baik baik aja udah tenang "


"Hemm gitu ya, yaudah ayo makan Mir "

__ADS_1


Arzan masih menatap Sani yang sedang melayani pelangan lainnya, sedangkan Mira sudah terlanjur bete dan tak mau memakan makanannya kenapa begitu sulit mendapatkan laki laki yang dirinya inginkan


__ADS_2