Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Introgasi kayak pacar aja


__ADS_3

Sani yang sadar dari lamaunanya segera mengambil rambunya dan mengikatnya "lagi banyak tugas ya, kenapa gak kerjain sama Alvaro aja bareng bareng bukannya lagi deket ya"


"Gila aja om aku bisa deket sama Alvaro, yang ada dia akan ngebully aku terus-menerus gak mungkin aku kerjain tugas sama dia. Kenapa sih tiba-tiba tanya yang kayak gitu om "


"Ya itu yang saya mau tanyain kamu lagi deket sama Alvaro anak saya, sampai-sampai di gudang berduaan pelukan"


"Apaan sih om tiba-tiba introgasi kayak gini, gak kok mana mungkin aku deket sama Alvaro dia aja gak suka sama aku benci sama aku, mana bisa kita deket gak mungkin Alvaro dekatin aku yang ada dia ilfil dan jijik sama aku om tau sendiri kan gimana Alvaro sama aku"


"Lalu video ini apa"sambil menunjukkannya pada Sani


"Kenapa video ini sampai ada sama om emang nyebar ya"


"Jadi kalian deket kan diam-diam di belakang saya, karena kalian terlalu banyak meluangkan waktu untuk selalu kerja kelompok dan mengerjakan tugas sama-sama iya"


"Apaan sih gak om gak gitu emang gak sengaja kali, coba om tanya sama anak om kejadian sebenernya "


"Saya kan udah bilang saya mau tanya sama kamu dan ada sesuatu yang saya ingin tanyakan sama kamu, ya ini salah satunya kamu punya hubungan sama Alvaro "


"Loh kok aku kayak diintrogasi sama pacar ya. Perasaan aku gak punya pacar deh om "


"Jawab Sani saya bertanya sama kamu"


"Itu cuma salah sangka aja kenapa sih bisa nyebar kayak gini , padahal ini tuh gak sengaja untung aja aku gak dia marahin sama Alvaro atau dibanting sama dia, kalau aja nih rambut gak nyangkut mungkin aku udah dibanting sama Alvaro, cuma salah sangka aja om tenang aja aku gak akan pernah pacaran sama anak Om, aku tahu derajat aku tuh gak sebanding sama anak om jadi gak akan mungkin"


Sani langsung berdiri dan meninggalkan Sena begitu saja"apa saya salah bicara ya sampai-sampai diaa pergi meninggalkan saya begitu saja"

__ADS_1


Sena langsung bangkit dan mengikuti Sani yang ada di dapur "Kamu marah sama saya"


"Enggak kok kenapa saya harus marah sama om, emangnya om punya salah ya "


Saat Sani akan kembali lagi sambil membawa air minumya Sena langsung akan membawannya "sudah biar saya saja yang bawa "


"Gak usah om biar aku aja "


Dan pada akhirnya mereka saling rebut rebutan minuman tak ada yang mau mengalah dan pada akhinya mengenai kemeja mahal Sena.


"Tuh kan om lihat sendiri jadinya kayak gini kan gimana dong basah om, tunggu sebentar ya om "


Sani langsung pergi mengambil tissu dan mengelap kameja Sena yang basah, namun tiba tiba Sena langsung memegang tangan Sani, dan mereka saling pandang, Sena makin mendekatkan wajahnya kearah Sani makin dekat makin dekat sampai sampai Sani memejamkan kedua bola matanya.


"Kenapa kamu memejamkan matamu. Apakah kamu berharap saya akan melakukan sesuatu padamu " bisik Sena


Sampai sampai Sani tak bisa melakukan apa apa, kardna Sena memeluknya begitu erat sampai sampai dirinya tak bisa pergi kemana mana dan melakukan apa apa "mau kemana saya kan belum selesai bicaranya sama kamu kok tiba-tiba pergi aja sih"


"Omm lepasin kenapa kayak gini "


Tiba tiba saja tengkuknya merinding dan saat Sena akan berbicara ponselnya berdering Sani yang mempunyai kesempatan langsung melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkan Sena, Sani pergi kekamar mandi entah kenapa malah masuk sana.


Sena langsung mengambil ponselnya ternyata dari anak tercintanya "kalau Alva ada apa, apa ada sesuatu yang ingin kau beli"


"Papi di mana Jam segini kok belum pulang biasanya udah pulang."

__ADS_1


"Maaf papi tadi ada meeting di luar sekarang mau pulang kok, kamu ada mau titip apa gitu sama papi makanan atau keperluan buat kamu belajar"


"Udah deh aku pengen papih pulang dulu aja ke rumah pulang ya Pih aku tunggu


"Ada apa kamu Lagi galau nih sampai-sampai suruh papi buat pulang biasanya gak suka telepon-telepon nih kalau Papinya malam pulang malam"


"Gak ada Pi udah aku gak apa-apa kok, cuman pengen ya kumpul aja sama Papi udah lama kan kita gak ngobrol berdua gak makan sama-sama, papih juga kan sibuk dengan kerjaan Papi aku juga sibuk dengan sekolah aku belajar aku, jadi ya sekali-kali kita habisin waktu berdua pih. Masa gini-gini terus sih tapi kok sekarang kayaknya lagi sibuk banget ya emangnya Papi lagi ada proyek apa sih"


Proyek Mengejar Cinta gumam Sena dalam hatinya "Pih kok diam aja sih , ada proyek apa pih sampai-sampai Papi itu suka pulang malam terus jadi gak ada waktu buat Alvaro gitu, ya sedikit waktunya sama Alvaro emang Papi masih ngeluangin waktu sama Alvaro tapi gak kayak dulu kita selalu banyak habisin waktu berdua sekarang kan cuman kadang sebentar gitu"


"Ya biasalah proyek biasa sayang cuman papih ya harus fokus lagi, karena proyek papih kan bukan itu aja. Sekarang papih pulang kok kamu tunggu Papi pulang ya, ini Papi mau jalan kok tunggu aja ya nak, papih pulang sekarang"


"Iya pihh"


Setelah sambungan terputus Sena langsung berjalan ke arah kamar mandi dia tahu tadi soalnya masuk ke dalam sana. "Saya mau pulang kamu kenapa masuk kamar mandi apa kamu kebelet, tapi kok lama banget sih belum keluar"


"Ya udah kalau mau pulang, pulang aja aku lagi sakit perut nih jangan tunggu aku pasti akan lama gak papa kok om pulang aja hati-hati di jalan"


"Kamu baik-baik aja kan jangan sampai nanti saya pulang kamu kenapa-napa di dalam sana"


"Gak kok saya baik-baik aja om. Om pulang aja saya baik-baik aja kok ini saya sakit perut beneran tadi makan seblak di sekolah udah om pulang aja hati-hati ya"


"Makanya jangan makan yang pedas-pedas jadi kayak gitu kan saya pulang nih gak papa saya tinggal"


"Iya gak apa-apa om pulang aja"

__ADS_1


Tiba-tiba Sani mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali. Sani perlahan membuka pintu kamar mandi dan lega saat tidak melihat Sena di mana-mana.


"Ya ampun kok aku malah deg degan gini ada apa sih sama jantung aku , kayaknya aku harus periksa ke dokter jantung ku, takut nanti aku punya penyakit jantung, jangan sampaikan itu terjadi karena aku harus fokus sama kesembuhan ayah"


__ADS_2