
"Sani kau datang kemari ya ampun Tante senang sekali, bagaimana kabarmu kau baik baik saja, ya ampun kau sedang menanggung, aduuh sudah berapa bulan sayang" ibunya Mira sudah memberondong Sani dengan pertanyaan pertanyaannya.
"Aku baik Tante kandunganku sudah masuk 6 bulan "
"Ya ampun senangnya tante jadi selama ini kamu nikah sama Alvaro ya, emang jodoh gak ada yang tahu ya "
Sani dan Alvaro saling tatap dan tersenyum canggung " emm engga Tante Sani itu mamah sambung saya, jadi Sani nikah sama papih saya "
Mamah Mira menutup mulutnya dan berusaha dirinya tak kaget " oh begitu ya, maaf ya Tante gak tahu yaudah yu masuk "
Sani dan Alvaro menganggukan kepalanya dan mereka segera masuk diikuti oleh Mira dibelakang mereka dibawa keruang tengah.
"Duduk ya sebentar Tante bawa minum sama cemilan dulu "
"Iya Tante " jawab Alvaro
"Aku ganti baju dulu ya, nanti aku balik lagi " pamit Mira
__ADS_1
Mereka berdua menganggukan kepalanya dan saling tatap "ngapain coba Mira minta tolong "
"Dia pengen sekolah disini "
"Pasti dia bikin masalah lagi deh, aku yakin dia pengen buat masalah lagi, kamu tahu sendiri kan Mira itu biang kerok "
"Siapa tahu dia udah berubah kalau kita gak bantu siapa lagi coba "
"Ya tapi kalau ada masalah kamu yang disalahin, emang kamu mau disalahin sama orang lain lagi, emang kamu gak kapok Bun "
"Ya gak gitu aku cuman main aja bantu dia, gak mungkin lah nanti aku yang disalahin kita doain aja dia udah berubah ya "
"Lagi ngobrol apa nih "
"Ehh Tan engga" jawab Sani sambil tersenyum
"Jadi gimana kamu sama Mira udah baikan kan, tante masih gak percaya sama dia, Tante takut dia buat ulah lagi, Tante juga tak tau kenapa Mira kayak gitu, kenapa sifat Mira bisa berubah dengan cepat kayak gitu, apa kalian berdua pernah liat Mira dihasut sama orang gak"
__ADS_1
"Emm udah Tan kita udah gak apa apa kok, kita udah akur lagi kok, Tante gak usah khawatir. Disekolah juga Mira gak ada yang ngehasut Tan, setahu ku tak ada sih karena memang Mira itu tertutup banget "
"Gitu ya menurut kamu ikutin aja atau engga, dia pengen pindah kesini apa turutin aja ya San "
"Semua keputusan ada ditante, Sani gak bisa putusin apa apa buat Mira, takut Sani salah, Tante yang lebih berhak "
"Tapi Tante maunya Mira disana aja "
"Nah itu ide bagus Tan, jika Tante belum siap dan gak percaya sama Mira lebih baik buat Mira disana aja, dia akan lebih aman dan gak akan terbayang bayang Arzan lagi, Al yakin deh dia akan berubah " usul Alvaro.
Entah kenapa Alvaro memliki firasat yang kurang bagus tentang kepulangan Mira dirinya yakin kalau Mira akan melakukan suatu pada teman temannya apalagi pada Arzan.
Alvaro masih melihat kalau Mira masih menginginkan temannya yang sekarang sudah mempunyai pacar Anggia kakak dari ibu sambungnya.
"Hemm iya juga ya, Tante harus pastikan dulu "
"Bukannya mamih janji Sani datang kemari mamih akan memindahkan aku disini, lalu kenapa sekarang tiba tiba berumah"
__ADS_1
Semua orang langsung menatap kearah Mira, Sani menyenggol Alvaro yang asal bicara saja tapi Alvaro malah menatapnya dengan sengit.