Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci

Mencintai Perempuan Yang Anak Ku Benci
Kok tenang sih


__ADS_3

"Ayo sayang kita berangkat sekarang "


"Berdua aja kah Bee "


"Iya sayang ,memangnya siapa lagi yang mau ikut "


"Ya aku kira kak Fatimah akan ikut "


"Gak sayang, yang ada orang orang anggap kamu adalah anaknya aku dan Fatimah ayo sayang "


Sena menarik kedua kopernya di ikuti oleh Sani dari belakang, setelah itu Sena menyimpan semua kopernya dan masuk kedalam mobil menyusul istrinya.


"Apakah sudah siap sayang "


"Sudah bee lets go "

__ADS_1


Sena segera menjalan kan mobilnya sesekali melihat sang istri yang sedang memakan camilan, memang sengaja dirinya belanja terlebih dahulu, agar sang istri tidak kelaparan, kenapa istrinya belum kuliah karena memang belum saja.


***


Arzan yang sedang chatan dengan kawan kawannya dapat telfon dari nomor asing, dengan cepat Arzan mengangkatnya meskipun ragu.


"Hallo ini siapa "


"Hallo Zan kamu baik baik aja


"Emm memangnya apa yang harus aku bongkar, aku hanya ingin mendengar keadaan mu saja Zan, kau tahu aku begitu khawatir dengan keadaan ku, waktu itu aku ingin melihatmu dirumah sakit tapi aku keburu dipaksa oleh mamihku untuk ke Jepang. Sekarang aku ada dijepang "


"Mendadak banget ya ke Jepangnya nggak ada yang lagi kalian sembunyiin kan "


"Nggak ada Zan, emangnya aku sama keluarga aku sembunyiin apa dan gimana apakah udah ketemu siapa yang udah nusuk kamu Zan "

__ADS_1


"Belum sih kan orangnya lagi kabur Mir"


"Kabur emangnya siapa yang lakuin itu "


"Bukannya kamu kan "


"Hah kok aku sih, mana ada aku, aku kan nggak ke pesta itu aku juga tahu kamu ketusuk dari berita loh Zan. Kenapa tiba-tiba kamu mikirnya aku emang nggak ada lagi ya orang yang bisa dituduh sebagai pembunuh selain aku, emangnya aku pernah bunuh orang ya dan kamu lihat aku yang lakuin "


Arzan diam, dia tak mendengar suara Mira yang ketakutan dia begitu tenang, apakah dirinya salah orang tapi dirinya yakin seyakin yakinnya kalau itu Mira, dari tatapannya pokoknya semuanya dirinya tahu kalau itu Mira, masa sih dirinya salah lihat orang, beneran dirinya tak salah lihat kok, dirinya yakin kalau itu Mira.


"Kenapa Zan diem"


"Enggak cuman aku memang lihat orang itu dan perawakannya emang kayak kamu banget dari matanya juga mata kamu loh Mir "


"Oh yah, masa sih aku, emangnya kamu bisa bedain mata orang lain sama mata aku, padahal aku nggak datang loh kamu bisa tanya kok sama mami aku, malahan aku itu dikurung sama mami saat mau pergi ke pesta itu nggak boleh sama mami. Ya udah sih kalau emang kamu nggak percaya sih nggak apa-apa aku nelpon kamu cuma mau dengar keadaan kamu aja, apakah kamu udah baik-baik aja atau gimana soalnya aku di Jepang juga kuliah mami aku pengen aku kuliah di Jepang gitu aja sih. Ya udah deh kalau kamu baik-baik aja aku matiin dulu ya makasih atas tuduhan kamu yang enggak punya bukti itu"

__ADS_1


Mira benar mematikan sambungan dan itu membuat Arzan melongo benarkah ini Mira kenapa dia berbeda apakah benar sebenarnya bukan Mira yang melukainya lalu siapa kah dia.


__ADS_2